Yuk, Berkunjung ke Gua Maria Bukit Kanada di Lebak, Banten

0
1400
Gua Maria Bukit Kanada.

Tahukah anda bahwa ada tempat ziarah yang jarak tempuhnya hanya sekitar dua jam dari hiruk pikuk kota Jakarta? Inilah Gua Maria Bukit Kanada. Letaknya ada di Lebak, Banten. Untuk mencapainya, selain berkendara, bisa juga dengan naik KRL tujuan Rangkasbitung. Dari stasiun, anda bisa menyambung naik angkot atau memesan transportasi online. Pelan-pelan saja, tidak usah ngebut, sekalian menikmati jalanan yang sudah diaspal tapi pemandangan kanan dan kirinya masih hijau. Rehat sejenak dari padatnya lalu lintas Jakarta.

Memasuki kawasan ziarah, anda akan disambut oleh anak-anak penjual lilin. Jika berkenan, silahkan saja berbagi rezeki dengan mereka. Pada gerbang masuk, anda akan disambut oleh deretan gambar dinding dan beberapa ayat alkitab. Umat kristiani mengenal ayat-ayat tersebut dengan Sabda Bahagia. Salah satu isinya adalah ”Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah. Karena mereka lah yang empunya Kerajaan Surga”.

Berjalan lebih jauh lagi, ada area terbuka yang cukup besar. Ada papan pengumuman dan juga spanduk informasi kegiatan misa di sana. Dari sini, anda dapat melihat bahwa keseluruhan areanya bersih dan asri.

Gua Maria
Gua Grotto Kebangkitan.

Area beralaskan keramik putih dengan patung besar Bunda Maria. Seperti biasa, para pendoa yang datang banyak yang meletakkan bunga sebagai bentuk persembahan. Nah, jika di area depan tadi anda membeli lilin, silahkan menyalakannya disini. Tersedia beberapa kursi plastik disini, tapi boleh juga langsung duduk di lantai.

Samar-samar ketika saya duduk berdoa, saya mendengar suara beberapa orang sedang mendaraskan doa Salam Maria. Anehnya, saya tidak melihat mereka di sekitar saya. Berhubung penasaran, saya mencoba mencari sumber suara. Ternyata di bagian samping patung Bunda Maria, ada tempat kecil agak tersembunyi dan disanalah ternyata mereka berdoa.

Area Perayaan Misa
Area Ekaristi di Sekitar Gua Maria.

Di sini ada dua lokasi perayaan ekaristi, yang pertama saya temukan adalah di samping Gua Maria. Areanya terbuka, saya duduk di bangku semen yang berderet beberapa lajur. Betapa tenang hati saya berada disini. Padahal sekedar duduk dan bernafas.

Area kedua yang saya temukan menyerupai gua tempat Yesus dimakamkan. Batu-batu bersusun rapih buatan manusia. Pintu masuknya tidak besar, sungguh membuat penasaran ada bagaimana ya bagian dalamnya.

Tapi sebelum melangkah masuk, mata saya tertuju pada gambar dinding berupa sayap malaikat, lengkap dengan langit biru dan awan putih. Urung masuk gua, saya sempatkan diri untuk berfoto disana. Pura-pura jadi malaikat turun dari khayangan!

Gambar di Dinding Dekat Gua Maria.

Selesai berimajinasi menjadi malaikat, saya melangkahkan kaki memasuki pintu gua yang kecil itu. Saking kecil dan beratap rendah, tangan saya bisa menyentuh bagian langit-langitnya.

Ternyata ruangan di dalamnya sungguh menarik hati. Nuansa warna krem dan alami. Sungguh cantik! Begitu teduh dan sejuk. Ada meja altar, tentu saja. Ada kursi berderet. Tapi yang paling menarik adalah ada replika tubuh Yesus sedang terbaring. Sungguh magis.

Trek Jalan Salib

Sebagaimana tempat ziarah, disini tersedia juga trek jalan salib. Ada jalur pendek dan ada juga jalur panjang jika ada merasa tertantang menapaki anak-anak tangga.

Di tempat ziarah ini siapapun anda dipersilahkan datang. Terkadang bukan tentang dengan tata cara bagaimana anda berdoa (atau bahkan anda tidak berdoa), tapi silahkan datang dan nikmati suasananya. Ada baiknya jika anda datang dengan berpakaian sopan. Fasilitas toilet dan air bersih tersedia dengan baik disini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.