Wisata Tersembunyi Suku Air Desa Torsiaje Provinsi Gorontalo

0
1371
Perjalanan menuju Desa Torsiaje yang didiami Suku Bajo.

Desa Torsiaje merupakan salah satu destinasi wisata yang ada di Provinsi Gorontalo. Desa Torsiaje ini berlokasi di Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Desa Torsiaje di diami oleh suku Bajo yang dikenal sebagai suku laut, hal ini dikarenakan Kampung Bajo berada di atas air laut Teluk Tomini dan berjarak sekitar 600 meter dari daratan.

Uniknya, meskipun pemukiman dibangun di atas air, desa ini memiliki lapangan bulu tangkis. Terdapat juga gedung taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan masjid-masjid. Untuk teman-teman yang ingin tahu bagaimana serunya cerita tentang Kampung Bajo ini silahkan dibaca sampai habis. Biar lebih nikmat, sambil membaca siapkan minuman hangat hehe..

Cerita ini berawal dari satu minggu setelah pernikahanku dengan Silvie Luciana Mohammad Al-Habsy. Sebelumnya memang kami telah merencanakan bahwa setelah menikah akan mengelilingi Pariwisata yang ada di Provinsi Gorontalo. Pada hari minggu, 28 April 2019 aku dan istriku melakukan perjalanan menuju Kabupaten Pohuwato. Sesampainya di Kabupaten Pohuwato kami langsung menuju rumah dari teman istriku yaitu Ezky (Purna Ketua Dewan Kerja Cabang Pohuwato).

Sebagian penduduk membudiidayakan ikan dan menjadi nelayan.

Note : Berangkat dari Kota Gorontalo pukul 05.55 WITA sampai di Kabupaten Pohuwato pukul 10.45

Setelah sholat Dzuhur kami mencari makan di kawasan wisata Pantai Pohon Cinta. Karena suasana saat itu sangat panas kami hanya menikmati makan siang dengan minuman segar sambil melihat pemandangan pantai yang menyejukkan mata. Dalam hati berkata “Sungguh besar sekali nikmat yang diberikan oleh Allah kepadaku dengan di dampingi istri sambil minum es dogan di tepi pantai”.

Setelah kenyang dan tenggorokan basah kamipun langsung pulang ke rumah Ezky. Kami berencana akan kembali ke Pantai Pohon Cinta dan Hutan Mangrove setelah Sholat Ashar, tetapi sore itu hujan sampai malam hari sehingga kami hanya di rumah saja.

Perjalanan menuju Desa Torsiaje

Keesokan harinya pukul 07.30 WITA, aku, istriku dan Ezky melakukan perjalanan menuju Desa Torsiaje. Sekitar pukul 09.30 kami pun sudah tiba di dermaga, selanjutnya kami menaiki perahu untuk sampai ke pemukiman di atas laut ini. Sungguh indah sekali pemandangan disini, banyak bintang laut dan ikan-ikan kecil yang cantik seolah menari menanti kedatangan kami heheee

Sesampainya di Kampung Torsiaje ini kami langsung berkeliling sambil berfoto-foto dan membuat video untuk youtube. Seiring berjalan mengelilingi kampung ini, aku terus memperhatikan kehidupan sehari-hari masyarakat suku bajo. Dikampung tersebut tidak hanya terdapat rumah-rumah warga saja tetapi juga ada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Kantor Desa, Puskesmas, Masjid dan berbagai tempat-tempat penting lainnya.

Note : Biaya perahu Rp.10.000/orang bulak-balik.

Karena disini adalah pemukiman yang berada di atas laut, sebagian besar penduduknya adalah nelayan dan membudidayakan ikan di bawah rumah ataupun di depan rumahnya masing-masing.

Bersama adik-adik sekolah dasar Desa Torsiaje.

Aku pun lanjut menyusuri kampung Torsiaje ini dengan mendatangi Sekolah Dasar karena kebetulan terlihat anak-anak sedang di luar kelas. Kami pun menyapa dan mengajak mereka untuk foto dan membuat video bersama. Di dalam video aku mengajak anak-anak untuk mengatakan “Wong Kito Galo” yang artinya orang kita semua. Slogan “Wong Kito Galo” ini merupakan slogan yang paling sering diucapkan oleh orang Palembang.

Desa Torsiaje ini juga menyediakan penginapan yang disediakan oleh pemerintah dan juga masyarakat setempat. Diketahui bahwa harga penginapan disini tidak terlalu mahal yaitu Rp. 100.000/ malam. Dan ketika penginapan disini sudah penuh, kita juga bisa menginap di rumah-rumah warga setempat.

Menarik bukan, ada yang pengen kesini? Mari majukan pariwisata Indonesia dengan menyebarkan ragam pariwisata yang ada di Indonesia. Siapa tahu dengan kalian menyebarkan ini semakin banyak yang mengetahui tempat ini. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini dan nantikan tulisan-tulisan berikutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.