Wisata Sejarah Tersembunyi di Penjara Banceuy

0
897
Penjara Banceuy
Mural dengan kisah sejarah.

Bandung adalah kota bersejarah, mulai dari sejarah masa purbakala sampai masa kolonial Belanda. Banyak objek dan wisata sejarah yang bisa kita kunjungi di Bandung, umumnya wisatawan hanya mengunjungi kawasan terkenal saja, seperti kawasan Asia Afrika dan Braga. Tetapi ada sebuah objek yang belum banyak diketahui banyak orang, letaknya di sekitar daerah Alun-Alun Bandung. Objek ini sedikit tersembunyi di dalam ruko dan tempat perdagangan di Jalan Banceuy.

Pada masa kolonial Belanda, kawasan Braga bukan hanya menjadi kawasan elit saja. Di kawasan ini terdapat juga sebuah penjara kelas menengah ke bawah. Penjara ini bernama Penjara Banceuy, penjara ini dibangun dari masa kolonial Belanda. Penjara Banceuy dibangun tahun 1877. Sejak masa kolonial, penjara ini sudah digunakan secara aktif. Penjara ini difungsikan sebagai tahanan bagi tahanan kriminal kelas rendah dan tahanan politik. Penjara sudah tidak digunakan sejak tahun 1980 an, sekitar tahun 90 an dibongkar. Lahannya kini diperuntukkan untuk ruko dan komplek perdagangan.

Penjara Banceuy
Patung Soekarno.

Penjara Banceuy identik dengan perjuangan politik kaum nasionalis di Indonesia, seperti Soekarno, Gatot Mangkoepradja, Maskoen, dan Soepriadinata. Tanggal 29 Desember 1929, Soekarno dan ketiga aktivis Partai Nasionalis Indonesia ditangkap di Yogyakarta ketika sedang melakukan rangkaian rapat umum. Mereka ditangkap lalu dibawa ke Bandung untuk ditahan di Penjara Banceuy, selama kurang lebih 8 bulan mendekam di dalam penjara. Ketika tahanan datang, rambut para tahanan harus dipangkas pendek, baju pun harus diganti memakai baju tahanan. “Hukuman” itu benar benar menyiksa baik secara fisik dan mental untuk Soekarno dan kawan-kawannya, seperti tergambar dalam wawancaranya dengan jurnalis Cindy Adams. “Sungguh pengalaman yang meremukkan, rasanya aku mau mati.” Kata Soekarno kepada Cindy Adams.

Penjara Banceuy
Sel yang tersisa.

Hari Sabtu 2 Februari 2019, saya mengunjungi Penjara Banceuy. Penjara ini sudah dibongkar secara total, kini hanya tersisa satu buah bangunan sel dan menara penjaga. Sel ini adalah sel yang ditempati oleh Bung Karno, sel bernomor 5. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana buruknya konstruksi bangunan penjara masa itu, jika selnya hanya berukuran 2 kali 1,5 meter saja. Perlahan saya mengamati bekas sel dan membayangkan kondisi penjara pada tahun 1929, gelap, sepi, dan sumpek.

Kisah kisah yang terjadi di masa itu bisa kita amati di tembok tembok objek wisata ini. Ada keterangan dan ilustrasi yang bisa kita baca agar memahami sejarah tempat ini dengan baik, kisah ini dimulai dari masa remaja Soekarno sampai ke pledoi “Indonesia Menggugat”. Semua kisah diceritakan secara naratif dan memakai gambar ilustrasi. Para pengunjung yang belum pernah membaca literatur sejarah pun bisa dengan mudah memahami kisah sejarah dari objek ini. Selain sel dan mural sejarah, terdapat sebuah patung Soekarno di objek ini. Seakan menjadi titik tengah dari tata ruang objek wisata Penjara Banceuy.

Penjara Banceuy
Plang Petunjuk di Penjara Banceuy.

Untuk menuju objek ini tidak terlalu sulit. Wisatawan bisa masuk melalui pintu depan, yang terdapat di Jalan Banceuy, akan terlihat plang “Situs Penjara Banceuy” di sebelah kanan jalan jika dari arah Alun-Alun Bandung. Jika pintu depan tertutup, wisatawan bisa masuk lewat pintu belakang, yang terdapat di komplek ruko Banceuy. Jangan khawatir, biaya masuk ke objek ini hanya seikhlasnya saja, pengunjung juga diminta mengisi buku tamu sebelum masuk. Hemat kan?

Jadi, tertarik wisata sejarah yang hemat dan unik? Yuk ke Penjara Banceuy!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.