Wisata Sejarah Museum Kretek Kudus

0
312
Pusat dari lokasi Museum Kretek.

Kali ini aku akan menceritakan pengalamanku berkunjung ke Museum Kretek yang ada di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Seperti yang sudah diketahui oleh banyak orang, Kudus merupakan salah satu kota yang memiliki pabrik rokok besar di Indonesia. Selain itu, di kota ini juga terdapat banyak sekali pabrik rokok kecil hingga menengah yang berdiri sampai saat ini. Oleh sebab ibu, Kudus dijuluki sebagai Kota Kretek. Kretek sendiri merupakan salah satu jenis rokok yang terbuat dari tembakau asli.

Jika kita mengunjungi kota ini dari Semarang atau Demak, kita akan disambut dengan gerbang perbatasan kota yang megah berbentuk daun tembakau. Gerbang ini menunjukkan bahwa Kudus merupakan kota dengan sentral industri rokok yang besar. Jika kalian melewati Kota Kudus atau memang ingin berlibur ke Kudus, kalian bisa sekalian berkunjung ke Museum Kretek.

Di Museum Kretek diceritakan bagaimana perkembangan industri rokok di Kota Kudus dan sekitarnya. Salah satu tokoh terkenal yang berkecimpung dalam dunia rokok dan menjadi salah satu pemilik pabrik rokok pertama di Kudus adalah Niti Semito.

Isi dari dalam bangunan utama Museum Kretek.

Karena ciri khas kota ini adalah rokok kreteknya, Museum Kretek menjadi salah satu tempat wisata budaya dan sejarah yang cukup terkenal di kota ini. Museum Kretek merupakan suatu museum yang terletak di Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Museum Kretek didirikan untuk memaparkan bagaimana perkembangan rokok kretek yang sangat pesat di Tanah Jawa khususnya di Kota Kretek ini. Museum ini diresmikan pada tanggal 3 Oktober 1986 oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang menjabat saat itu.

Berkunjung ke Museum Kretek akan menambah wawasan dan pengetahuan kita mengenai sejarah perkembangan rokok di Kudus. Bukan hanya itu saja, kita juga akan mengetahui bagaimana teknologi modern dapat mengubah industri rokok, revolusi kemasannya, dll. Museum dengan luas kurang lebih 2 hektar ini memiliki bangunan utama di tengah. Di dalamnya terdapat patung-patung karya seniman Kudus dan cerita-cerita sejarah. Terdapat rumah adat Kudus yang bisa digunakan untuk berfoto-foto. Di dalamnya pun ada contoh pakaian adat Kudus yang unik. Ada juga arena berenang untuk anak-anak dan juga ada mini bioskopnya. Halamannya sangat luas sekali dengan adanya patung di depan gedung utama menjadikan museum ini menjadi lebih menarik.

Museum Kretek bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang akan menambah pengetahuanmu terkait sejarah atau perkembangan rokok di Kudus. Untuk mengunjunginya pun, kamu tidak perlu mengeluarkan biaya besar-besaran. Cukup membayar seharga Rp 1500-Rp 5000 per orang, tergantung apakah di lokasi tersebut ada acara spesial atau hari libur. Tidak membutuhkan waktu yang lama untuk mengelilingi gedung utamanya. Cukup 1–2 jam saja sudah bisa menikmati dan memahami sejarahnya.

dokumentasi masa lampau.

Sayangnya masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dari Museum Kretek ini. Over all, sarana prasaran sudah memadai, hanya saja perawatannya kurang diperhatikan dengan baik sehingga beberapa tempat sedikit kotor. Untuk waktu operasional, jam buka tempat wisata sejarah ini adalah pukul 09.00 – 15.00 WIB. Tempat ini juga menyediakan area parkir untuk motor dan mobil yang cukup luas.

Oke deh sekian cerita kunjunganku di Museum Kretek Kudus. Pokoknya kalau kamu bertandang ke Kudus, jangan sampai melewatkan untuk mengunjungi museum ini ya! Tempatnya menarik dan kamu pun tidak perlu mengeluarkan biaya banyak untuk menikmati apa yang ditawarkan museum ini. Selanjutnya, aku bakal menceritakan oleh-oleh khas Kudus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.