Wisata Sejarah Di Candi Borobudur

0
274
Stupa di Candi Borobudur.

Indonesia merupakan negara yang kaya akan sejarahnya. Berbagai bentuk peninggalan-peninggalan dari masa lalu membuktikan adanya kehidupan masyarakat dari jaman dahulu yang kental dengan budayanya. Indonesia, negara yang dijuluki dengan sebutan seribu candi, memiliki banyak peninggalan candi yang tersebar dari Indonesia barat hingga Indonesia timur. Candi-candi tersebut umumnya merupakan peninggalan dari kerajaan-kerajaan yang pernah berdiri di Nusantara.

Salah satu candi yang sudah diketahui oleh masyarakat umum di Indonesia yaitu candi Borobudur. Candi Borobudur merupakan candi Buddha yang paling besar di dunia. Candi ini dibangun pada masa Dinasti Syailendra. Kerajaan Mataran Kuno yang diduga membangun candi ini berpindah tempat hingga candi ini ditinggalkan karena alasan yang tidak diketahui secara pasti. Candi ini kemudian tertutup tanah dan pepohonan hingga menjadi sebuah bukit. Hingga akhirnya ditemukan kembali saat Jawa sedang berada di bawah kendali Inggris. Setelah dilakukan pemugaran dan renovasi dengan bantuan UNESCO, Candi Borobudur resmi masuk daftar situs warisan dunia.

Relief di dinding candi.

Candi Borobudur terdiri dari sepuluh tingkat. Enam tingkat paling bawah berbentuk bujur sangkar. Tiga tingat berbentuk lingkaran, dan tingkat terakhir yaitu puncaknya berupa stupa paling besar. Enam tingkat terbawah memiliki dinding-dinding yang penuh dengan relief. Relief-relief ini menceritakan dan menggambarakan bagaimana kehidupan pada masa kerajaan yang membangun candi ini. Relief-relief ini dapat dibaca dengan berjalan searah jarum jam. Sedangkan pada tiga tingkat berbentuk lingkaran, terdapat stupa-stupa yang tersusun melingkar. Di dalam stupa tersebut terdapat patung Buddha.

Candi ini memiliki empat pintu masuk di semua sisi menuju puncak utama. Selain sebagai tempat wisata, Candi Borobudur juga masih digunakan oleh penganut agama Buddha untuk beribadah, melakukan ritual dan ziarah serta untuk memperingati hari besar agama.

Selain Candi, sobat travelers juga dapat menikmati hiburan lain seperti safari gajah dan menunggang gajah yang disediakan di lokasi wisata Candi Borobudur. Tarif untuk safari gajah berbeda-beda tergantung jauhnya rute yang dilalui. Tarif untuk safari gajah berkisar dari Rp 250.000 hingga Rp 1.500.000 untuk setiap penumpang. Selain safari gajah, di jalur keluar Candi Borobudur terdapat pasar yang menjual aneka aksesoris, pakaian, tas, dan hiasan khas Candi Borobudur. Harganya juga cukup terjangkau untuk souvenir yang dijual di lokasi wisata. Jadi, sobat travelers dapat mencari oleh-oleh di sini.

Suasana Candi Borobudur saat Sunset.

Candi borobudur terletak di Jalan Badrawati, Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Lokasi candi ini dapat ditempuh sekitar satu jam dari kota  Yogyakarta. Untuk menuju lokasi ini akan lebih mudah menggunakan kendaraan pribadi. Candi ini terletak di atas ketinggian sehingga selain menikmati keindahan candi yang penuh dengan sejarah, sobat travelers juga dapat menikmati bentang keindahan alam yang dapat dilihat dari Candi Borobudur.

Keindahan alam dan candi Borobudur akan semakin eksotis apabila dinikmati saat sunrise atau sunset tiba. Karena sinar matahari akan membuat candi menjadi berwarna keemasan. Candi Borobudur selalu ramai oleh wisatawan domestik maupun asing. Untuk dapat menikmati keindahan Candi Borobudur, sobat travelers akan dikenakan biaya Rp 50.000 untuk dewasa dan Rp 35.000 untuk anak-anak. Harga tersebut berlaku untuk wisatawan lokal. Sedangkan untuk wisatawan asing akan dikenakan biaya harga sekitar Rp 70.000 hingga Rp 100.000. Biasanya terdapat paket wisata candi-candi yang ada di sekitar Candi Borobudur yang dapat dilihat di loket masuk. Bagaimana sobat travelers, bagi yang belum pernah ke sini tunggu apa lagi, wisata dan fasilitas yang ada di sini tidak akan mengecewakan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.