Wisata Religi dan Sejarah di Masjid Agung Surakarta

0
155
Masjid Agung Surakarta bagian depan
Masjid Agung Surakarta bagian depan

Solo merupakan salah satu kota yang menyimpan berbagai budaya dan jejak sejarah. Mulai dari tradisi-tradisi lokal, kuliner khas, bangunan sejarah, maupun tempat-tempat bersejarah. Bentuk budaya dan warisan sejarah tersebut dapat kita lihat pada salah satu bangunan penting di Solo, yaitu Masjid Agung Surakarta. Masjid Agung Surakarta terletak di Jalan Masjid Agung No.1, Kauman, Kec. Ps. Kliwon, Kota Surakarta. Masjid ini berada di sebelah barat Alun-alun utara Surakarta dan di sebelah utara Pasar Klewer, pasar batik yang menjadi sasaran wisatawan di Solo. Letaknya yang berdekatan dengan Pura Mangkunegaran, salah satu bangunan ikonik di Solo, membuat masjid ini menjadi salah satu tempat yang wajib dikunjungi oleh para wisatawan. Selain wisata religi, banyak hal yang dapat diperoleh dari Masjid Agung Surakarta ini, salah satunya yaitu pengetahuan sejarah.

Masjid Agung Surakarta merupakan masjid peninggalan kerajaan Mataram Islam. Dahulu masjid ini memiliki peranan yang penting dalam penyebaran agama Islam di Surakarta. Hal ini karena seorang raja selain sebagai pemangku kekuasaan tertinggi di pemerintahan, juga memegang peranan sebagai penyiar agama. Masjid Agung Surakarta berdiri di wilayah yang berdekatan dengan Kraton, dimana hal ini terinspirasi dari masjid Agung Demak yang juga dibangun dekat dengan kraton dan alun-alun.

Gapura atau Gerbang Masuk Masjid
Gapura atau Gerbang Masuk Masjid

Masjid Agung Surakarta memiliki arsitektur yang kental dengan nuansa Jawa. Atap masjid berbentuk tumpang, seperti pada kebanyakan masjid tua lain di Indonesia. Bentuk kubah dari masjid ini pun juga bergaya Jawa. Bentuknya menyerupai pakubumi. Penambahan kubah masjid ini dilakukan oleh Pakubuwono IV. Di bagian serambi dan dalam masjid juga masih mempertahankan kayu sebagai penyangganya, meskipun telah dilengkapi dengan beberapa penyangga dari beton. Terdapat kolam yang mengitari bangunan utama masjid, tepatnya di depan serambi masjid, yang dulu digunakan agar setiap orang yang akan memasuki masjid selalu dalam keadaan bersih. Namun, sekarang kolam ini sudah tidak difungsikan lagi karena beberapa alasan.

Selain bangunan utama masjid, di area Masjid Agung Surakarta juga terdapat beberapa bangunan bersejarah lain seperti jam matahari, menara, dan gerbang yang unik.  Jam matahari dibuat pada masa Pakubuwono X. Dulu jam matahari ini berfungsi untuk menentukan waktu salat. Meskipun sekarang sudah tidak digunakan lagi, tetapi keutuhan bentuknya selalu dijaga hingga sekarang. Hasil dari perawatannya sangat terlihat, jam kecil ini berada di depan samping selatan masjid, diletakkan dalam kotak kaca dengan huruf aksara Jawa dibagian bawahnya. Jam matahari ini menjadi salah satu hal yang unik dari Masjid Agung Surakarta. Di samping utara masjid juga terdapat bangunan megah yang menjadi peninggalan sejarah, yaitu menara. Di dinding menara tersebut terdapat ukiran bertuliskan X, yang menandakan bahwa menara ini dibangun oleh Pakubuwono X. Saat ini dibagian atas menara diletakkan beberapa pengeras suara adzan. Menara ini juga sering digunakan oleh pengunjung untuk berfoto karena keunikan dan kemegahannya.

Menara Masjid Agung Surakarta
Menara Masjid Agung Surakarta

Bangunan yang tak kalah megah dan unik lainnya adalah gapura atau gerbang masuk Masjid Agung Surakarta. Jika bangunan-bangunan lain di area masjid bernuansa Jawa, maka berbeda dengan bangunan yang satu ini. Gapura atau gerbang masuk masjid ini bercorak Timur Tengah, yang juga merupakan hasil pengubahan pada masa Pakubuwono X, yang semulanya bercorak Jawa. Gapura atau gerbang ini terdiri dari tiga pintu, di mana pintu bagian tengah lebih besar dari kedua pintu yang mengapitnya. Di bagian paling atas gapura terdapat sebuah jam (seperti jam dinding). Gerbang masuk masjid ini menjadi keindahan tersendiri dari Masjid Agung Surakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.