Wisata Kota Tua Jakarta, Menikmati Suasana Belanda di Kawasan Ibukota

0
256
Suasana Lapangan Museum Fatahilah.

Wisata Kota Tua mungkin terdengar biasa saja bagi sebagian warga Jakarta. Pasalnya banyak orang yang sering melewatinya. Padahal wisata Kota Tua Jakarta ini sebetulnya bisa menjadi alternatif wisata murah untuk sekedar nongkrong atau foto-foto bahkan bisa dijadikan sarana pendidikan bagi anak-anak karena sangat banyak unsur sejarah yang dapat dipelajari di kawasan ini.

Kota Tua Jakarta juga dikenal dengan sebutan Batavia Lama atau Oud Batavia. Dibangun sekitar tahun 1620 hingga tahun 1650 oleh VOC dan diberi nama Batavia untuk menghormati Batavieren, salah satu leluhur Bangsa Belanda. Setelah selesai dibangun, Batavia menjadi kantor pusat VOC di Kawasan Hindia Timur.

Suasana Lapangan Museum Fatahilah.

Walaupun sudah berumur ratusan tahun, bangunan-bangunan di kawasan Kota Tua Jakarta tetap berdiri kokoh dan sebagian masih banyak yang difungsikan sebagai museum, stasiun, atau gedung perkantoran. Ketika anda berkunjung ke Kawasan Kota Tua Jakarta, anda akan dibawa pada suasana seperti di Belanda. Anda mungkin akan berpikir tidak sedang berada di hiruk pikuknya Kota Jakarta.

Untuk mencapai lokasi ini sebenarnya cukup mudah dijangkau. Cara termudah menuju Kawasan Kota Tua Jakarta adalah menggunakan moda transportasi KRL (Commuter Line). Anda tinggal membeli tiket menuju Stasiun Jakarta Kota. Stasiun Jakarta Kota ini juga salah satu bangunan tua yang sangat artistik di Kawasan Kota Tua. Anda akan dibawa pada suasana stasiun-stasiun di Kawasan Eropa saat tiba di lokasi ini. Setelah tiba di Stasiun Jakarta Kota, anda tinggal berjalan kaki untuk menuju Area Kota Tua Jakarta. Jarak antara Stasiun Jakarta Kota dengan Lapangan Museum Fatahilah yang menjadi pusat Kawasan Kota Tua Jakarta hanya sekitar 200 meter saja.

Suasana jalanan kota tua.

Tiba di lokasi Kota Tua Jakarta anda akan disambut dengan bangunan-bangunan khas Eropa yang tetap berdiri kokoh. Di sepanjang jalan anda akan menyaksikan seniman-seniman yang sedang beraksi. Ada pelukis wajah, pantomim, dan juga cosplayer berbagai jenis kostum yang seringkali diminta untuk foto bareng oleh pengunjung. Setiba di Lapangan Museum Fatahillah, anda akan menyaksikan ramainya pengunjung yang sedang beraktivitas. Ada yg berfoto, bersepeda, atau hanya sekedar duduk-duduk sembari menikmati pemandangan. By the way, Museum Fatahillah sendiri adalah ikon dari Kota Tua Jakarta. Gedung ini dulunya adalah bekas Balai Kota di zaman penjajahan Belanda. Selain itu gedung ini dulunya juga difungsikan sebagai ruang pengadilan dan penjara bawah tanah. Museum ini menyimpan barang-barang bersejarah dari berbagai zaman mulai dari Kerajaan Pajajaran hingga zaman Penjajahan. Tiket masuk Museum Fatahilah adalah Rp. 2000 saja.

Selain Museum Fatahillah, di Kawasan Kota Tua Jakarta juga banyak terdapat banyak bangunan yang bisa dikunjungi antara lain, Museum Bank Indonesia, Museum Wayang, Museum Bahari, Museum 3D Kota Jakarta, Museum Seni Rupa & Keramik, dll. Harga tiket masuknya bervariasi dan cukup terjangkau, hanya sekitar Rp. 2000 – Rp. 5000 saja.

Tempat nongkrong di kota tua jakarta.

Saat penulis mengunjungi lokasi ini, penulis hanya sekedar memotret kawasan Kota Tua dan duduk-duduk saja sambil menikmati suasana Jakarta yang sedang sangat terik. Walaupun terik tetapi jangan khawatir, di Kawasan Kota Tua banyak pedagang yang menjajakan minuman dingin untuk menghilangkan dahaga anda. Bagi anda yang hobi hunting foto dengan nuansa klasik, tempat ini sangat penulis rekomendasikan sebagai objek hunting foto anda. Selain itu tempat ini juga menjadi spot foto favorit bagi para pasangan yang ingin melakukan foto prewedding. Tentu dengan tema klasiknya, Kawasan Kota Tua Jakarta sangat cocok untuk dijadikan tempat foto prewedding. Sekedar saran dari penulis, jika ingin melakukan foto prewedding datanglah pada hari-hari biasa (weekdays) agar tidak terlalu ramai dengan pengunjung.

Jika anda datang berkunjung pada akhir pekan atau hari libur nasional, sangat disarankan untuk datang lebih pagi agar anda bisa lebih leluasa berfoto karena pagi hari biasanya Kawasan Kota Tua masih sepi oleh pengunjung. Selain menghindari pengunjung yang terlalu ramai, datang lebih pagi juga dapat menghindarkan anda dari teriknya cuaca di Kota Jakarta. Jika terpaksa datang lebih siang dengan cuaca yang panas, gunakan pakaian yang nyaman, penutup kepala, kacamata hitam, dan juga sunblock agar tubuh anda terhindar dari paparan sinar matahari yang terik. Selain itu tetap waspada dan berhati-hati dengan barang bawaan anda, karena di kawasan yang ramai akan sangat rawan dan berpotensi untuk terjadinya aksi pencopetan.

Suasana di kawasan kota tua jakarta.

Nah begitulah cerita penulis saat berlibur di Kota Tua Jakarta. Selain biayanya murah, Kota Tua Jakarta juga bisa menambah wawasan sejarah anda. Jadi apakah anda tertarik untuk mengunjunginya?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.