Wisata Alam Gumuk Reco Desa Sepakung Dan Tantangan Serunya

0
105
ayunan langit yang memacu adrenalin.

Kabupaten Semarang memiliki banyak sekali wisata alam yang harus dieksplor secara mendalam. Alam-alamnya pun menyuguhkan pemandangan yang membuat para wisatawan betah untuk berlama-lama menikmatinya. Tidak heran apabila banyak sekali wisatawan yang berbondong-bondong untuk mengunjungi Kabupaten Semarang hanya karena ingin menikmati wisata alamnya. Salah satu wisata alam di Kabupaten Semarang yang wajib kamu coba adalah Gumuk Reco, Desa Wisata Sepakung.

Gumuk Reco merupakan wisata alam yang menyajikan pemandangan bukit-bukit serta tebing yang terbilang sangat curam. Wisata ini memang belum banyak yang tahu, namun akhir-akhir ini Gumuk Reco menjadi pusat perhatian para wisatawan karena Gumuk Reco tidak hanya menyajikan pemandangan alam yang menyegarkan.

Di dalam wisata Gumuk Reco kamu akan menemukan berbagai wahana yang memacu adrenalin sehingga wisata ini tentu akan menyajikan tantangan-tantangan yang dapat membuat jantung berdebar. Wahana-wahana yang berada di wisata alam Gumuk Reco antara lain: ayunan langit, panjat tebing, jembatan kayu, hammock di antara tebing, flying fox dll. Semua itu dapat kamu coba di wisata alam Gumuk Reco. Dengan demikian, kamu dapat menikmati alam sekaligus memacu adrenalin dalam waktu yang sama.

Jembatan di pinggir tebing.

Aku berkesempatan untuk mengunjungi Gumuk Reco. Gumuk Reco sendiri berada di Jl. Kenongo, Kepil, Sepakung, Banyubiru, Semarang, Jawa Tengah. Wisata ini dibuka mulai dari jam 08.00-17.00WIB. Saat itu aku mengunjungi Gumuk Reco pada siang hari. Tepatnya jam 12 siang aku menuju ke Gumuk Reco dengan menggunakan elf. Perjalanan untuk menuju Gumuk Reco pun terbilang jauh dari Ungaran. Selain itu, jalanan yang harus dilalui pun terbilang sangat ekstrem.

Saat sampai di Banyubiru, Ambarawa, aku masuk ke jalanan yang sudah menanjak Tanjakannya pun bukan main. Bahkan di samping persis pemandanganku waktu itu adalah jurang langsung. Wah, dari pertama kesini saja sudah mendebarkan. Namun selain jurang, sepanjang perjalanan aku dapat memandangi Rawa Pening, Ambarawa, dari atas sini. Selain itu, hijaunya bukit-bukit yang melintas membuat mata ini langsung segar sepanjang perjalanan. Baru aku ketahui, ternyata ini berada di bukit-bukit gunung Telomoyo. Memang, gunung Telomoyo merupakan gunung yang dapat dilalui oleh kendaraan hingga sampai puncak.

Pintu masuk Gumuk Reco.

Tidak terasa, setelah menempuh perjalanan kurang lebih selama 45 menit, aku akhirnya sampai di Desa Wisata Sepakung, Gumuk Reco. Di sini, suasana alamnya memang sangat mempesona. Untuk masuk ke sini, aku hanya membayar Rp5.000 waktu itu dengan parkir sebesar Rp2.000. Masuk ke dalam pohon-pohon menjulang tinggi ke atas sana. Lalu pertama kali masuk, salah satu wahana yang paling diminati oleh orang-orang adalah: Ayunan langit. Memang wahana ini benar-benar sangat memacu adrenalin karena kamu akan diayunkan oleh petugas setempat dan di bawahnya langsung akan ada jurang. Eits, namun tenang saja, sebelum diayunkan kamu akan diberi alat-alat pengaman oleh petugas. Untuk mencoba wahana ini, kamu harus membayar sebesar Rp10.000.

Selain ayunan langit, ke atas lagi ada wahana panjat tebing serta berfoto dengan hammock di antara terbing. Tak hanya itu, kamu juga dapat melintas jembatan di pinggir tebing. Untuk mencoba jembatan pinggir tebing, kamu juga akan diberi alat-alat pengaman oleh petugas berupa helm, tali, dll.

Sayangnya pas aku sampai sini cuaca sedang tidak bersahabat sehingga aku tidak diperbolehkan mencoba jembatan pinggir tebing ini. Walaupun begitu, aku sudah puas menikmati alam yang berada di Desa Wisata Sepakung ini. Semoga ke depannya wisata alam ini akan maju dan dipenuhi oleh wisatawan dari luar kota.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.