Warung Soto Bathok Mbah Katro, Sensasi Mencicipi Soto dalam Tempurung Kelapa

0
139
Soto yang disajikan dalam tempurung kelapa.

Menikmati hidangan soto diatas mangkok porselen sudah menjadi hal biasa. Lantas, bagaimana rasanya jika seporsi soto disajikan dalam bathok atau tempurung kelapa? Nah, itulah sesansi semangkok soto yang disajikan oleh Mbah Katro. Soto Bathok Mbah Katro ini merupakan kuliner mblusuk legendaris Jogja. Meski tempatnya di areal persawahan yang jauh dari akses jalan raya, warung Soto Bathok Mbah Katro tak pernah sepi pengunjung. Penasaran kan bagaimana rasanya? Yuk, simak ulasannya!

Sesuai namanya, Soto Bathok Mbah Katro memang disajikan dalam tempurung kelapa atau masyarakat Jawa menyebutnya bathok. Mangkok dari bathok menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Mereka pun ikut tersihir dengan cara penyajiannya seolah-olah tempurung kelapa tersebut turut menambah rasa sedap masakan.

Soto Bathok Mbah Katro.
Lokasi Soto Bathok

Soto Bathok Mbah Katro terletak di Sambisari, Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Lokasinya sangat dekat dengan Candi Sambisari yang menyimpan sejarah panjang tentang kerajaan Hindu di Nusantara. Warung ini buka setiap hari mulai dari pukul 06.00 hingga 16.00 WIB. Sebaiknya, teman traveller mengunjungi Soto Bathok Mbah Katro saat pagi hari saat sarapan. Di pagi hari lauk pauk yang terhidang masih lengkap dan baru diangkat dari penggorengan. Sangat cocok untuk mengisi perut keroncongan sembari menikmati suasana sejuk persawahan di sekitarnya.

Soto Bathok Mbah Katro letaknya tak jauh dari Candi Sambisari yang menyimpan sejarah panjang tentang Kerajaan Hindu di Nusantara. Nah, usai sarapan di warung Soto Bathok Mbah Katro, teman traveller bisa langsung berwisata ke Candi Sambisari. Dijamin seru, deh!

Pemandangan sawah di Soto Bathok Mbah Katro.
Cara Menuju Tempat Kuliner Soto Bathok

Untuk menuju ke Warung Soto Mbah Katro, teman-teman harus melalui jalan Solo-Yogya. Setelah itu, melajulah ke arah timur hingga melewati pertigaan Bandara Adi Socipto, Yogyakarta. Setelah menemukan papan petunjuk Candi Sambisari, ikuti arah petunjuk. Letak Warung Soto Bathok MBah Katro persis di sisi utara candi. Jaraknya hanya sekitar 100 meter dari Candi Sambisari.

Harga yang Murah

Harga untuk semangkok soto di warung ini juga sangat murah. Seporsi soto dengan nasi yang dicampur ke dalamnya hanya dibandrol dengan harga Rp 5.000 saja. Jika ingin nasi terpisah, kita cukup membayar Rp 7.000.

Soto yang disajikan di warung ini hanyalah soto sapi dengan kuah bening. Irisan daging sapi dan tauge yang berpadu dengan kuah gurih sangat menggoda selera.

Menu lain yang disajikan adalah tempe garit yang dogoreng hingga garing dan kriuk. Tempe tersebut hanya dibanderol dengan harga Rp 5.000. Lalu, ada sate usus seharga Rp 1.000 dan sate telur puyuh yang hanya seharga Rp 2.000.

Suasana di Warung Soto Mbah Katro.

Keistimewaan

Selain penyajian dengan bathok kelapa dan harga yang relatif murah, areal persawahan di sekitar warung Soto Bathok Mbah Katro juga menjadi daya tarik tersendiri. Jadi, saat sarapan di warung ini kita bisa sekalian menikmati sejuknya udara dan hijaunya areal persawahan yang sudah jarang ditemukan di kota-kota besar.

Warung Soto Bathok Mbah Katro cocok untuk dijadikan tempat berkumpul bersama keluarga. Warung ini juga cocok untuk anak-anak karena tersedia berbagai permainan.

Suasana di warung Soto Bathok Mbah Katro juga khas Indonesia. Selain menu asli Indonesia, para pegawai di warung ini pun juga mengenakan kain lurik khas nusantara. Bangunan warung sebagian besar terdiri dari material kayu yang membuat kita seolah berada di warung klasik zaman kerajaan. Benar-benar menyajikan sensasi berbeda, deh, makan di warung ini. Bagaimana, tertarik tidak? Jangan lupa mampir ke sini jika berkunjung ke Yogyakarta ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.