Waduk Cengklik, Tempat Berkumpul dan Menikmati Momen “Sunset” di Boyolali

0
184
Pengunjung bisa menyusuri waduk dengan menaiki perahu motor
Pengunjung bisa menyusuri waduk dengan menaiki perahu motor
  • Gunung Merapi dan Merbabu yang terlihat dari Waduk Cengklik
  • Menikmati secangkir kopi di Waduk Cengklik
  • Area persawahan di sekitar waduk cengklik
  • Pengunjung bisa menyusuri waduk dengan menaiki perahu motor
  • Suasana waduk cengklik

Waduk Cengklik terletak di desa Ngargorejo, Kecamatan Ngemplak, Boyolali. Lokasi waduk ini tak jauh dari Bandara Adi Sumarmo dan sekitar 16 km dari pusat kota Solo. Untuk memasuki area waduk, kita hanya perlu membayar biaya retribusi sebesar Rp 3.000 saja. 

Waduk cengklik merupakan danau buatan yang dibangun sekitar 1926 – 1928. Awal mulanya, danau ini dibangun untuk mengaliri sawah dan perkebunan milik Pura Mangkunegaran. Luas waduk mencapa 12,5 hektar dan mampu mencukupi kebutuhan irigasi untuk tiga kecamatan di sekitarnya.

Namun, saat musim kemarau waduk ini akan menyusut dan membentuk pulau-pulau kecil yang menjadi pemandangan unik tersendiri. Waduk ini menjadi spot yang cocok untuk melihat sunset di sore hari. Biasanya, orang-orang berkunjung ke tempat ini untuk bersantai atau berolahraga bersama teman dan keluarga.

Pada musim hujan, pengunjung juga bisa menyusuri area danau dengan perahu yang disewakan. Di sekitar area danau juga terdapat warung-warung yang membantu kita mengisi perut saat lapar atau sekedar minum kopi sembari menikmati keindahan waduk. Di sekitar area danau juga terdapat area persawahan yang cocok untuk berofoto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.