Toge Goreng Haji Omah: Kuliner Legendaris Kota Bogor

0
230
Toge Goreng dengan kuah tauco dan topping tahu yang lembut.

Suasana dingin dan sejuknya Kota Bogor mungkin sudah tidak lagi seperti dulu. Karena pemanasan global dan kepadatan penduduk, saat ini udara di pusat kota terasa sedikit panas. Namun hal tersebut tidak mengurangi rasa cinta pada kota kelahiranku ini. Setiap sudut Kota Bogor seakan memiliki kisah dan kenangannya sendiri. Saat hendak pulang dari perantauan, aku selalu menyempatkan diri berkeliling kota menaiki sepeda motor untuk kembali mengenang indahnya masa kecil di kota hujan ini.

Kota Bogor kini telah menjadi alternatif warga Jakarta untuk menikmati weekend sambil berwisata kuliner. Beberapa kuliner khasnya seperti roti unyil, asinan, doclang, dan lain-lain.  Dahulu rumahku yang berlokasi di sekitar Jalan Baranang Siang 4 adalah tempat asing, bahkan tidak ada angkutan umum yang melewatinya. Setelah 10 tahun berlalu, kini sepanjang Jalan Baranang Siang 4 hingga Jalan Pandu Raya telah dipenuhi oleh berbagai macam tempat kuliner otentik maupun modern yang didominasi oleh coffee shop di mana para muda-mudi Kota Bogor biasa menghabiskan waktu di malam hari.

Banner Toge Goreng Hj.Omah sebagai penanda lokasi.

Sebagai warlok alias warga lokal, aku memiliki kuliner favorit dari kotaku ini yaitu Toge Goreng. Setiap kali temanku dari kota lain berkunjung ke Bogor, aku selalu mengenalkan kuliner ini sebagai makanan khas Kota Bogor. Awalnya mereka mengira bahwa kuliner ini seperti cemilan bakwan dengan adonan toge yang digoreng, nyatanya tidak begitu. Pada proses pembuatanya, toge direbus dengan tetap menjaga teksturnya agar tetap renyah. Setelah matang, toge lalu diberi topping tahu kuning dan disiram dengan saus tauco dan sedikit kecap manis. Ah menuliskannya saja sudah membuat perutku keroncongan!

Salah satu tempat legendaris yang menjual toge goreng adalah Toge Goreng Haji Omah yang menurut berita sempat diboyong ke Istana Bogor oleh Presiden Joko Widodo saat rapat paripurna di awal tahun 2017. Digolongkan sebagai makanan legendaris di Bogor, Toge Goreng Haji Omah telah berdiri sejak tahun 1970. Rasanya yang otentik berasal dari campuran tauco. Tauco tersebut adalah hasil produksi sendiri sehingga teksturnya terasa lebih kental, tidak berbau menyengat, dan sedikit berasa pedas. Hal ini membuat Toge Goreng Haji Omah tidak pernah sepi pembeli. Salah satu ciri khas Toge Goreng Bogor adalah digunakannya daun patat sebagai media pembungkus toge goreng bagi pembeli yang ingin menikmatinya dirumah. Konon daun patat digunakan untuk mempertahankan rasa asli dari toge goreng.

Area memasak Toge Goreng.

Toge Goreng Haji Omah berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman nomor 23 A, tepatnya berada di sebelah Bogor Junction. Jika datang dari arah Tol Jagorawi, di lampu merah terminal kita harus belok kanan menuju Tugu Kujang kemudian mengitari istana hingga pertigaan. Di depan Polsek Bogor, posisikan kendaraan di arah kiri kemudian mengikuti jalan Jenderal Sudirman hingga sekitar 100 meter untuk sampai di lokasi Toge Goreng Haji Omah.

Meskipun menempati sebuah bangunan yang cukup sederhana, tempat ini selalu dipadati pengunjung. Pembelinya bukan hanya dari sekitar Bogor dan Jakarta saja bahkan banyak juga yang dari luar kota. Mulai dari orang-orang biasa sampai para penjabat. Menariknya, dari tempat makan, kita bisa langsung melihat proses pembuatan toge goreng. Saking enaknya, Toge Goreng Haji Omah bisa menghabiskan 20-25 kilogram toge setiap harinya.

Toge Goreng Haji Omah buka dari pukul 08.30 – 17.00 WIB. Untuk satu porsi toge goreng dikenakan harga sebesar Rp. 16.000 saja. Kuliner yang wajib dicoba saat berkunjung ke Kota Bogor!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.