Tiket Pesawat Low Cost Carrier (LCC) Memang Murah, Asalkan…

0
232
Bijaklah dalam memilih kursi, terutama kamu yang berbadan tinggi.

Banyak jalan menuju Roma, begitulah kata sebuah peribahasa klasik yang berarti “banyak jalan menuju suatu tujuan”. Tidak terkecuali bagi kamu yang ingin pergi berlibur ke luar negeri, banyak pilihan moda transportasi yang bisa kamu gunakan. Mulai dari pesawat hingga kapal pesiar. Jika kamu memilih untuk menggunakan pesawat, kamu bisa memilih maskapai Low Cost Carrier (LCC) atau Full Service Airline (FSA). Tunggu dulu, apa itu LCC dan FSA?

Low Cost Carrier adalah maskapai yang memberikan harga tiket yang sangat murah. Sebagai gantinya, mereka menghapus atau menjadikan beberapa layanan penumpang sebagai opsi tambahan seperti bagasi, katering, hingga layanan check in. Contoh maskapai LCC yang terkenal adalah Air Asia dan Scoot.

Sedangkan Full Service Airline (FSA) adalah maskapai yang memberikan layanan penuh untuk penumpangnya, baik sebelum maupun selama di dalam pesawat. Imbasnya, tentu saja harga tiket yang ditawarkan lebih mahal dibandingkan LCC. Contoh FSA yang terkenal adalah Garuda Indonesia.

Check in online selain lebih nyaman, juga memakan biaya yang lebih murah.

Katanya sih, maskapai LCC ini cocok bagi kamu yang ingin berlibur ala backpacker karena harga tiketnya yang super murah. Benarkah begitu? Sebenarnya tidak juga lho! Faktanya, ada beberapa hal yang bisa membuat pilihanmu naik pesawat LCC terasa lebih mahal dibandingkan FSA, baik dari uang yang kamu keluarkan hingga fasilitas yang kamu dapatkan. Nah buat kamu yang ingin tahu, berikut beberapa tips sebelum naik pesawat LCC agar tetap nyaman namun dengan tiket yang murah!

Pertimbangkan jadwal keberangkatan dan promo harga tiket

Untuk mendapatkan harga tiket dari maskapai LCC yang murah, kamu harus pintar-pintar mencari jadwal keberangkatan yang tepat. Biasanya harga tiket pesawat (baik maskapai LCC maupun FSA) akan melonjak di musim liburan atau musim di mana para pelancong sering berpergian. Misalnya, tiket yang harus kamu bayar jika kamu ingin pergi ke Jepang di musim semi tentu lebih mahal dibandingkan jika kamu datang di musim dingin.

Jika membeli tiket pesawat LCC, kamu bisa mendapatkan harga yang murah jika memesan tiketnya jauh-jauh hari, setidaknya satu bulan sebelum keberangkatan. Oh ya, sering-seringlah mengecek website resmi dari maskapainya. Seringkali maskapai LCC menyelenggarakan promo yang membuat harga tiketnya menjadi lebih murah lagi.

Perhatikan Biaya Tambahan

Tiket yang dijual maskapai LCC biasanya memang lebih murah dibandingkan maskapai FSA. Namun tidak selamanya begitu lho! Tiket maskapai LCC bisa dijual lebih murah dibanding FSA karena ada beberapa fasilitas yang dihilangkan atau dijadikan opsi yang membuatmu harus merogoh biaya tambahan. Sebaiknya sebelum kamu membeli tiket perhatikan baik-baik fasilitas apa saja yang mereka jadikan opsi tambahan, baik untuk tetap menjaga kenyamananmu selama di perjalanan atau mencegah ada biaya tambahan.

Jangan sampai perjalanan liburanmu terganggu oleh perut yang lapar ya!.

Misalnya maskapai Air Asia, mereka memberikan biaya tambahan untuk penumpang yang ingin membeli catering atau memilih kursi. Kursi dengan jarak kaki yang lega tentu memiliki tarif yang lebih mahal. Bijaklah dalam memilih kedua fasilitas ini agar perjalananmu terasa lebih nyaman. Anggaplah kamu yang berbadan tinggi ingin berlibur ke Jepang, memilih untuk tidak membeli makanan dan tidak memilih kursi. Apakah kamu siap untuk bisa bertahan 6 jam dalam rasa lapar dan kaki pegal karena jarak antar kursi yang rapat? Hehehe.

Saya ambil contoh lain yang lebih ekstrim: Ryan Air, sebuah maskapai LCC dari Irlandia yang sangat terkenal dengan harga tiketnya yang sangat murah. Saya pernah menemukan mereka menjual tiket untuk perjalanan Jerman-Norwegia sejauh 1.100 km hanya seharga 14 euro (Rp217.000)! Sangat murah bukan? Namun tentu saja, sebagai maskapai LCC Ryan Air tentu menjadikan fasilitas lain sebagai opsi berbayar. Jika kamu lupa check in online dan memilih check in di bandara, kamu harus membayar biaya tambahan sebesar 45 euro, hampir 700 ribu rupiah!

Bijaklah dalam mengatur biaya bagasi

Sebagian besar backpacker tentu menginginkan biaya perjalanan yang murah, salah satu caranya adalah menekan biaya bagasi. Maskapai LCC tentu memberikan opsi kepada para penumpangnya, apakah ingin membawa bagasi check in (dengan biaya tambahan) atau tidak. Sayangnya, masih ada traveler pengguna maskapai LCC yang tidak bijak dalam mengatur bagasi mereka. Misalnya, mereka tidak memesan bagasi check in namun terlanjur membeli oleh-oleh yang banyak. Alhasil mereka harus membeli bagasi tambahan secara online. Yang lebih parah lagi, jika mereka baru mengetahui bahwa mereka kelebihan bagasi ketika sudah di bandara. Mau tidak mau, mereka hanya memiliki dua pilihan: membuang sebagian barang mereka atau membeli bagasi di counter check-in (dengan harga yang jauh lebih mahal tentunya). Sayang kan?

Pada dasarnya, tiket yang dijual maskapai LCC memang lebih murah dibandingkan maskapai FSA. Namun kebijakan yang kamu ambillah yang membuat harga tiketnya menjadi tetap murah dengan perjalanan yang terasa menyenangkan.

Atau kamu lebih memilih untuk naik pesawat dari maskapai FSA? 😀

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.