The Tjolomadoe Karanganyar : Sulap Pabrik Gula Menjadi Destinasi Wisata Kekinian

0
228
Wisata Oleh-Oleh Goela.

Travelovers mau berkunjung ke Solo? Sudah list destinasi mana aja yang mau dituju? Pastinya travelovers list wisata budaya seperti keraton ataupun wayang orang sebagai destinasi utama? Memang wisata budaya Solo sayang banget buat dilewatin! Setelah puas mengunjungi wisata budaya Surakarta, saya rekomendasikan tempat baru yang cocok banget buat dikunjungi. Wisata ini enggak jauh dari Surakarta, tepatnya di daerah Kabupaten Karanganyar yaitu ex Pabrik Gula The Tjolomadoe Surakarta. Kurang lebih 30-45 menit dari pusat Kota Surakarta.

Hmm.. Pabrik Gula? Terdengar kurang menarik buat dikunjungi.

Eits, tapi jangan salah. Ex Pabrik Gula The Tjolomadoe ini beda dari Pabrik Gula kebanyakan karena sudah diubah menjadi tempat wisata yang kekinian. Awalnya kawasan ini merupakan pabrik gula Colomadu yang pertama dibangun pada tahun 1961. Pabrik ini bertahan cukup lama pada masa Mangkunegaran IV. Lalu pada saat Jepang datang menjajah, pabrik gula ini cukup lama vakum dan pada akhirnya di tahun 1998 Pabrik Gula Colomadu sudah tidak beroperasi lagi.

Wisata Oleh-Oleh Goela.

Nah, area The Tjolomadoe ini berada di Jalan Adi Sucipto No.1, Paulan Wetan, Malangjiwan, Kec. Colomadu, Kabupaten Karanganya. Setelah lama tidak beroperasi, kini area ex parbik gula ini direvitalisasi oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan disulap menjadi kawasan kekinian dan instagenik. Jadi apa ya sekarang?

Kini bangunan ex pabrik gula Colomadu ini tetap berdiri dengan kokohnya dan masih mempertahankan arsitektur khas Belandanya. Setiap sudutnya dicat sehingga tampak bersih dan siapa sangka bahwa sekelilingnya sudah sangat rapid an tertata. Bisa dibilang sih setiap sudut bangunannya instagenik untuk swafoto masakini.

Gak cukup sampai situ aja kok, travelovers bisa memasuki area The Tjolomadoe dengan membayar tiket masuk sebesar 25.000 rupiah dan dapat free satu botol air mineral. Di dalam gedung The Tjolomadoe ada berbagai kawasan yang menarik untuk ditelisik. Diantaranya ada Museum Pabrik Gula yang isinya merupakan alat-alat penggilingan gula buatan Jerman di masa lalu, Museum Ketelan, area food and beverages, hall untuk konser, dan hall mustifungsi. Jadi selain bisa digunakan untuk wisata, bisa juga untuk hall tempat pernikahan ataupun acara lainnya.

Pabrik Gula Colomadu Tampak Depan.

Wisata The Tjolomadoe ini menurut saya pribadi adalah palet komplit. Bagaimana tidak? Merupakan cagar budaya yang menawarkan wisata edukasi dan sejarah, serta disajikan dengan tampilan yang kekinian. Nah, jam pas untuk berkunjung adalah ketika sore hari sembari menunggu matahari terbenam karena travelovers bisa bersantai sembari menikmati sore di sini. Ketika siang hari akan sangat terik, so kesini pas sore menjelang malam aja ya. Selain itu ketika hari mulai gelap, kawasan ini menawarkan tampilan menarik lewat lampu-lampu yang eksotik. Jam buka kawasan The Tjolomadoe ini adalah  10.00 hingga 21.00 WIB ya travelovers.

Setelah puas berkeliling sembari mengopi di area The Tjolomadoe. Travelovers bisa berburu buah tangan di sentra oleh-oleh Goela yang berada tepat di depan gedung ex pabrik gula ini. Banyak cinderamata lucu serta buah tangan berupa makanan yang bisa travelovers buru. Selain buah tangan yang berbentuk fisik, jangan lupa ambil potret sebanyak-banyaknya. Karena setiap sisi bangunannya sangat menarik untuk dijadikan latar belakang berfoto.

Depan Area Museum Ketelan.

Fasilitas yang ditawarkan juga lengkap seperti lahan parkir yang luas, bangku untuk bersantai, musholla, serta toilet. Saat ini masih terus dalam tahap pembangungan, jangan lupa berkunjung ketika sedang di area Surakarta ataupun Karanganyar ya travelovers!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.