Tha Phae Gate: Tembok Benteng, Jatung Kota Chiang Mai.

0
246
Gerbang utama Tha Phae Gate yang megah.

Berkeliling kota Chiang Mai menggunakan sepeda motor terasa sangat menyenangkan. Suasana kotanya yang tenang, sejuk, dan tidak terlalu padat membuat tempat ini menjadi salah satu kota favorite yang pernah aku kunjungi. Ketika sedang berjalan menuju Sunday Market dari Chiang Mai University, tempatku menginap, aku melihat sebuah benteng di tengah kota yang begitu cantik. Di sekitaran benteng tersebut terdapat banyak sekali burung-burung merpati yang membuat suasananya terasa seperti suasana di Eropa, meskipun aku belum pernah menginjakan kaki di Eropa. Suasana pagi yang sejuk hari itu membuat aku ingin berfoto di benteng yang megah tersebut. Benteng itu bernama Tha Phae Gate.

Simbol Nama Tha Phae Gate dalam bahasa Thailand.

Daerah di sekitar Tha Phae Gate ini adalah daerah terbaik untuk mencari penginapan. Sekitar area Tha Phae Gate dekat dengan atraksi atau tujuan wisata utama Chiang Mai, seperti Wat Phakhao Temple, Wat Phan on Temple, Night Bazaar dan area Riverside. Tha Phae Gate adalah salah satu landmark paling terkenal di Chiang Mai dan merupakan bagian dari tembok kota yang dahulu merupakan benteng Kota Chiang Mai. Sampai saat ini, benteng tersebut masih berfungsi sebagai batas geografis Chiang Mai. Area Tha Phae Gate dikelilingi oleh banyak hotel, restoran, café, spa and massage, dan berbagai toko souvenir. Bisa dikatakan area ini adalah jantung Kota Chiang Mai.

Hamparan taman yang luas dari Tha Phae Gate sering dijadikan lokasi berbagai acara besar di Chiang Mai, seperti melepaskan Lentera saat acara Loy Kratong, water-fights pada acara Songkran, dan pertunjukan musik live setiap Sabtu malam yang dilakukan secara rutin sepanjang tahun.

Gerbang utama Tha Phae Gate yang megah.

Tha Phae Gate adalah saksi sejarah dari cerita perang yang menakjubkan di abad ke-13 sampai 18. Pada saat itu Chiang Mai berfungsi sebagai ibu kota kerajaan Thailand. Selama pembentukan kota, Tha Phae Gate dibangun sebagai langkah defensif jika terjadi serangan pasukan Burma. Dahulu Tha Phae Gate adalah gerbang utama yang dilewati oleh para pedagang, diplomat, dan biksu tamu ketika mereka melakukan kunjungan bisnis ke Kota Chiang Mai. Karena rute masuk utama ke Chiang Mai adalah melalui Sungai Mae Ping, jalan ini adalah jalan raya utama Chiang Mai.

Pada akhir tahun 2018, Tha Phae Gate masuk dalam berita utama di seluruh dunia setelah sepasang turis menyemprotkan graffiti bertuliskan namanya ke gerbang kuno. Tindakan tidak sopan ini tertangkap oleh CCTV dan membuat penduduk setempat marah. Polisi setempat pun akhirnya mengugat turis tersebut dengan 10 tahun penjara dan denda hinga $ 25.000. Oleh karena itu, kemanapun kita sedang berkunjung, jangan lupa untuk selalu mejaga adat istiadat dan menghargai nilai historisnya tanpa merusak sesuatu apapun dari lokasi yang kita kunjungi.

Burung-burung merpati disekitar area Tha Phae Gate.

Tha Phae Gate berada di sisi timur Old-Town Chiang Mai, di antara Jalan Rachadmoen dan Jalan Tha Phae, tepatnya berada di Moon Muang Rd., Chiang Mai City. Tempat ini mungkin bisa dikatakan sebagai taman di tengah kota sehingga untuk berkunjung ke Tha Phae Gate kita tidak dikenakan biaya apapun. Untuk menikmati suasana yang lebih menarik, mungkin waktu terbaik untuk mengunjungi Tha Phae Gate adalah pada hari Sabtu sore menjelang malam agar bisa menikmati live band di panggung semi-permanen yang ada di area benteng. Di sekitaran area ada banyak penjual jagung kering, makanan burung-burung merpati, yang bisa kita beli seharga 20 bath/kantong.

Tha Phae Gate adalah tempat yang cocok untuk mengabadikan foto sebagai penanda kalau kita pernah mengunjungi Kota Chiang Mai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.