TFP Warung Kopi, Anomali di Tengah Pasar Tradisional Kota Solo

0
226
Hidangan di TFP Warung Kopi Pasar Gede Solo.

Jika pasar tradisional umumnya menjual kebutuhan pokok dan aneka kuliner tradisional, lain halnya dengan salah satu warung di Pasar Gedhe Harjonagaro Solo. Pasar Gedhe Harjonegara merupakan pasar tradisonal terbesar di kota Solo.

Tak hanya menjadi roda perputaran ekonomi masyarakat setempat, pasar ini juga menjadi tujuan wisata para pelancong yang datang ke Solo. Seperti sebuah pasar tradisonal lainnya, Pasar Gede memang tempat yang pas untuk mencari oleh-oleh khas Solo atau kuliner tradisonal khas kota ini.

Uniknya, di salah satu sudut pasar tersebut justru menyajikan hidangan yang jauh dari kesan tradisionalWarung tersebut bernama The French Press (TFP) Warung Kopi. TFP Warung Kopi ini bagaikan anomali di Pasar Gede yang terkenal akan jajanan tradisional seperti dawet telasih, lenjongan, cabuk rambak atau timlo khas Solo.

TFP Warung Kopi Pasar Gede Solo.

Salah satu warung yang terletak di lantai dua bagian barat Pasar Gedhe ini justru menyajikan hidangan western, seperti sandwich, salad, pancake dan sejenisnya. Nah, penasaran kan dengan keunikannya? Yuk, simak ulasannya.

Menuju Lokasi

Untuk menuju ke TFP Warung Kopi, kita bisa menaiki angkutan umum atau ojek online menuju ke Pasar Gede, tepatnya di Jalan Suryopranoto, Sudiroprajan, Kecamatan Jebres. Setelah itu, kita menuju ke area barat yang terkenal sebagai pasar buah. Nah, TFP Warung Kopi berada di lantai dua Pasar Gede bagian barat tersebut.

Lokasi warung ini sangat strategis, jadi kita tidak perlu khawatir tersesat. Dari Stasiun Balapan Solo saja hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit.

Selalu Ramai

Meski hanya berupa warung kecil di salah satu sudut pasar tradisional. TFP warung kopi selalu ramai pengunjung, loh. Warung ini buka setiap Senin hingga Sabtu mulai pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB.

Meski demikian, pengunjung biasanya selalu datang sebelum jam buka untuk mengambil nomor antrian terlebih dahulu. Bahkan, pengunjung pun harus antri tempat untuk mendapatkan tempat duduk jika ingin makan di warung ini.

Suasana di TFP Warung Kopi Pasar Gede Solo.
Berkonsep Warung Jalanan

Warung ini didirikan oleh pria asal Solo yang berprofesi sebagai Head Chef di St. Martin and Crafty, Leicester, Inggris.

Cita-citanya yang menginginkan adanya pasar tradisional sebagai tujuan wisata di kampung halamannya membuat ia mendirikan warung tersebut.

Pada November 2018 ia pun mendirikan TFP Warung Kopi, sebuah warung kecil namun memiliki kualitas makanan yang terjamin.

Untuk menjaga kualitas makanan pun TFP French Kopi hanya dibuka selama 4 jam, karena tidak memiliki kulkas untuk menyimpan bahan makanan. Jadi, bahan makanan yang digunakan hanya bisa bertahan selama 3 hingga 4 jam.

Karena sang pemilik yang berdomisili di Inggris, warung tersebut dipercayakan kepada keponakannya. Tidak sembarangan, sang pemilik pun melatih keponakannya selama empat bulan agar rasa masakan yang dihasilkan seperti yang diinginkannya.

Hidangan di TFP Warung Kopi Pasar Gede Solo.
Menu yang Berganti-ganti

Layaknya restoran ala western, TFP Warung Kopi menyediakan variasi salad, spaghtetti, sandwich yang hanya dibandrol dengan harga Rp 10.000 hingga Rp 25.000 saja. Untuk hidangan utama atau kain course,  warung ini menyajikan beef, chicken, dan meatball seharga Rp 35.000. Selain itu, warung ini juga menyediakan mendu spesial yang berganti-ganti setiap harinya. Sangat unik, bukan?

Untuk variasi minuman, TFP Warung Kopi menyediakan chocolate, macha, latte, cofe, milo caffe, dan aneka olahan teh yang dibandrol dengan harga Rp 5.000 hingga Rp 20.000 saja. Cukup murah untuk sebuah hidangan khas “bule” yang biasanya dibandrol dengan harga menguras kantong.

Nah, jika teman-teman sedang berkunjung ke Solo, jangan lewatkan sensasi mencicipi hidangan ala “bule” di tengah-tengah Pasar Gede yang lekat dengan unsur tradisonalnya ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.