Tetap Traveling di Saat Social/Physical Distancing

0
180
Koleksi Buku Traveling.

Untuk para penulis artikel traveling, melakukan perjalanan atau traveling menjadi suatu kebutuhan. Bukan hanya untuk seru-seruan dan jalan-jalan saja, tapi intinya adalah untuk mencari materi tulisan. Mencari berbagai informasi dan mengalaminya langsung saat bertandang ke suatu destinasi wisata tentunya akan membuat tulisan kita lebih real, informatif, dan update. Tetapi, di saat ada himbauan pemerintah terkait social distancing dan physical distancing, bagaimanapun juga harus kita laksanakan dengan baik agar penyebaran virus corona tidak semakin meluas di tengah masyarakat.

Lalu, apakah kita masih bisa traveling di saat social atau physical distancing ini? For your information, physical distancing adalah menjaga jarak satu dengan yang lain. Jarak yang dianjurkan adalah sekitar satu meter. Ada juga social distancing yang lebih tepatnya menghindari keramaian dan pertemuan dalam jumlah besar. Makanya, masyarakat diimbau untuk berdiam diri di rumah saja. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah penularan virus corona, takutnya tertular atau malah menularkan pada orang lain, khususnya pada lansia dan pengidap penyakit berat.

Menurut saya, di situasi seperti ini kita masih bisa traveling kok. Tetapi, dengan cara lain yang lebih aman tanpa melanggar peraturan physical distancing. Kita tidak harus keluar rumah untuk tetap merasakan serunya traveling ke beberapa destinasi wisata di Indonesia, bahkan mancanegara. Caranya? Setiap orang pastinya mempunyai cara yang berbeda-beda, tergantung kebiasaan masing-masing. Tapi, kalau saya biasa melakukannya dengan empat kegiatan ini.

Membuka Koleksi Foto
Koleksi Foto Traveling.

Saat dulu traveling, ada banyak foto yang saya ambil. Nah, di sini waktunya saya untuk melihat-lihat lagi destinasi wisata mana yang telah saya datangi. Hal ini menjadi salah satu cara bagi saya untuk mengingat kembali hal menarik apa yang ada tempat-tempat wisata tersebut. Juga, yang terpenting, saya jadi belajar dan mengenal sejarah dan budayanya lagi.

Bahkan, dengan melihat koleksi foto yang tersimpan di komputer, saya bisa membuat tulisan baru dengan tema yang berbeda. Mungkin, dari sekian banyak foto tersebut ada yang belum terpakai untuk artikel. Jadi, saya bisa membuat artikel baru dalam bentuk listicle dengan pembahasan yang berbeda.

Menonton Channel Traveling
Youtube Traveling Channel.

Ada banyak channel traveling di Youtube yang bisa saya tonton. Menonton beberapa di antaranya bukan saja untuk menghilangkan rasa bosan, tapi saya juga merasa seperti sedang traveling. Karena, traveling intinya adalah menambah wawasan terhadap suatu tempat. Apalagi jika videonya menampilkan destinasi wisata yang belum saya kunjungi. Tentunya akan memberikan informasi baru tentang bagaimana saya dapat mencapai destinasi tersebut, tentang budaya dan sejarahnya, serta kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan.

Nilai plusnya, dengan menonton channel traveling ini juga, saya jadi bisa belajar angle mana yang bagus dalam pengambilan video, bagaimana menyunting video, atau mempercantik tampilan videonya agar lebih menarik untuk ditonton.

Membaca Buku Traveling
Koleksi Buku Traveling.

Beruntung bagi saya yang mempunyai beberapa koleksi buku traveling. Membeli bukunya pun sekarang lebih dipermudah dengan cara daring. Membaca buku membuat saya seperti “menjelajahi” berbagai destinasi wisata di Indonesia dan mancanegara. Apalagi jika buku tersebut ditulis oleh penulis-penulis ternama. Lebih menarik dengan gaya bahasa yang enak dibaca.

Sebenarnya, banyak juga artikel traveling dari berbagai website dan blog yang bisa diakses dengan mudah. Tetapi, tidak ada salah juga jika saya mempunyai buku traveling dari penulis yang telah berpengalaman. Hal ini dapat memberikan semangat bagi saya untuk dapat membuat buku nantinya.

Mengeskplorasi Instagram

Sebelumnya saya hanya melihat berbagai foto dan video dari akun-akun instagram yang saya ikuti. Di saat social distancing atau physical distancing selama 14 hari ini, saya jadi bisa menyempatkan waktu untuk melihat berbagai destinasi wisata dengan mengklik fitur explore. Hal ini membuka mata saya, ternyata masih banyak tempat–tempat wisata di Indonesia bahkan di dunia yang belum saya ketahui.

Dengan menggunakan fitur explore ini, saya merasa seperti traveling ke setiap sudut kota sampai ke tempat-tempat terpencil yang tidak pernah saya pikirkan sebelumnya. Untungnya, foto dan videonya dilengkapi dengan caption yang jelas seperti memberikan informasi lokasi, nama tempat wisata, dan negara.

Itulah beberapa kegiatan yang biasa saya lakukan di saat social distancing atau physical distancing seperti sekarang ini. Walaupun harus tetap berada di rumah, saya masih bisa traveling dan mengenal destinasi wisata di berbagai daerah di Indonesia dan juga mancanegara dengan cara-cara yang disebutkan tadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.