Tebing Keraton: Surga Para Pemburu Sunrise

0
2289
Area Tebing Keraton.

Tebing Keraton terletak di Dago Atas, sebenarnya terletak di area Lembang secara administratif. Kira kira sekitar 13 – 15 kilometer dari pusat kota Bandung, walaupun tidak terlalu jauh, tetapi suasana alamnya masih asri dan sangat terjaga. Cocok sekali untuk kamu yang penat dengan polusi dan udara perkotaan.

Objek yang diunggulkan dari Tebing Keraton hanya sekedar tebing, hutan, sedikit trek jalan kaki, dan camping ground saja. Lalu apa yang spesial dari Tebing Keraton, sehingga banyak wisatawan yang mengunjungi tempat ini?

Area Tebing Keraton.

Hari Sabtu, 16 Maret 2019, saya mengunjungi Tebing Keraton. Setelah 1 jam setengah perjalanan, saya sampai di parkiran objek wisata ini. Seorang pemuda menghampiri saya, “5 ribu rupiah, kang” katanya sambil memberi tiket parkir. Setelah memastikan keamanan kendaraan, saya berjalan menuju loket objek wisata. Tiket masuk ke Tebing Keraton adalah 15 ribu rupiah per satu orangnya, tidak terlalu mahal untuk ukuran objek wisata di Bandung Raya.

Trek jalan di Tebing Keraton.

Kebetulan, pengunjung pada hari itu tidak membludak, ramai tapi tidak sampai penuh. Lagipula, terasa kurang enak jika mengunjungi objek wisata alam dengan kondisi yang sesak dan penuh. Setelah membeli tiket, saya mengikuti trek pejalan kaki, treknya sudah ditata dengan rapi. Trek ini terletak di tengah tengah hutan pinus dan pepohonan yang tinggi, udara dan suasananya langsung seketika berubah ketika kita berjalan di tengah hutan yang asri. Kurang lebih sekitar 5 – 10 menit, kita akan sampai di area “Sky Walk” Tebing Keraton. Area ini seperti Hutan Kota Babakan Siliwangi, koridor dan jalur pejalan kakinya dibangun diatas permukaan tanah.

Trek Sky Walk Tebing Keraton.

Di area Sky Walk, pengunjung banyak yang berfoto dan duduk santai sambil menikmati pemandangan yang indah. Lalu, tepat di depan Sky Walk adalah area tebing yang disebut Tebing Keraton. Area tebing ini adalah area favorit untuk melihat sunrise (matahari terbit) dan sunset (matahari terbenam) karena pemandangan di area ini sangat indah.

Lembah, aliran sungai, hutan pinus, dan jurang terlihat semua dari area tebing. Bahkan awan dan kabut pun seakan bersatu untuk menampilkan keindahan yang luar biasa. Jika kamu datang pada pukul 05.00 pagi, maka kamu akan melihat keindahan yang luar biasa di Tebing Keraton. Fajar merekah, kabut menyambut, dan hijaunya pepohonan adalah pemandangan yang mahal untuk dinikmati! Di area tebing pun, kamu bisa berfoto di bebatuan yang berjajar, spot inilah yang menjadi spot favorit para wisatawan ketika berkunjung ke Tebing Keraton.

Gazebo di Tebing Keraton.

Setelah berfoto dan menikmati keindahan alam, kita bisa duduk santai dan beristirahat di gazebo yang disediakan di area trekking. Kursi dan mejanya cukup banyak tersedia di sepanjang trek hutan pinus. Menikmati keasrian hutan sambil berbincang bincang adalah hal mahal kedua yang bisa dinikmati, apalagi jika dinikmati dengan keluarga dan orang spesialmu!

Walaupun banyak hal yang bisa dinikmati, tentu juga ada kekurangannya. Salah satu kekurangan yang harus kamu pertimbangkan adalah masalah parkir mobil, karena jika kamu memakai mobil maka kamu harus memarkirkan kendaraan cukup jauh dari objek wisata. Kurang lebih sekitar 1 sampai 2 kilometer, dan kamu harus berjalan kaki atau naik ojek untuk menuju objek wisata. Begitulah kebijakan pengelola dan masyarakat setempat. Tapi untuk kamu yang membawa motor, kamu bisa memarkirkan motormu di dekat gerbang objek wisata.

Gimana? Tertarik menikmati keindahan Tebing Keraton? Yuk berangkat!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.