Teabumi, Sensasi Ngeteh di Rumah Sendiri

0
185
Suasana outdorr table saat peluncuran Laras Teabumi.

“Ngeteh yuk!”, isitilah ini memang kalah pamor dibandingkan dengan istilah “Ngopi yuk!” saat ingin mengajak kawan atau kerabat untuk hang out bareng, tapi percaya deh kalau istilah satu ini lagi mulai banyak didengungkan oleh para pecinta teh dan master-master tanah air yang pelan tapi pasti mulai membuat teh itu sendiri menjadi familiar di telinga orang. Terbukti dengan banyaknya Tea Class dan Tea Event lainnya yang diadakan di kota-kota di Indonesia, khususnya Bandung, yang selalu dipenuhi oleh para pecinta teh atau orang-orang yang mulai menyukai teh.

Ngomong-ngomong soal teh, di kota Bandung ada satu tea house yang layak dikunjungi untuk ngetehngeteh santai. Namanya Teabumi. Letaknya ada di Jalan Pajajaran No. 72 Bandung. Letak Teabumi yang berada di tengah kota ibarat sebuah keberuntungan yang jarang terjadi. Pasalnya jarang ada tea house di tengah kota Bandung ini. Biasanya untuk menikmati teh dengan suasana yang tenang harus pergi ke Dago.

Meskipun lokasinya berada di tengah kota yang jalanannya selalu dipenuhi oleh kendaraan dan suara hiruk pikuk lalu lintas di luar sana, tapi Teabumi memberi tempat bagi pengunjungnya untuk menikmati teh dengan suasana yang tenang seperti di rumah sendiri. Kebetulan saat itu saya seorang diri datang ke Teabumi, karena dengar cerita dari seorang teman yang katanya di Jalan Pajajaran ada tea house yang enak tehnya dan tempatnya bikin betah. Maka ketika saya punya waktu luang petang itu jadilah saya ke sana.

Salah satu sudut di Teabumi.

Ketika saya sampai di Teabumi, di sana sedang banyak pengunjung. Maklum, mungkin saat itu memang malam Minggu jadi banyak yang ingin menghabiskan waktu akhir pekan dengan pasangan atau kerabatnya. Sedikit jiper juga ketika saya masuk ke dalam karena saya sendirian sedangkan pengunjung lainnya berkelompok tapi ternyata Teabumi tidak membuat pengunjung yang datang sendiri merasa terasing. Teabumi menyediakan sudut-sudut nyaman untuk makan sendiri. Alih-alih merasa kesepian saya malah merasa betah berlama-lama sendiri. Rasanya lebih khusyuk menikmati tehnya.

Teabumi menata meja-mejanya dalam dua lokasi, outdoor dan indoor. Kamu tinggal milih mau makan di meja yang mana. Meja-meja indoor-nya tersebar di seluruh ruangan. Kamu tidak perlu merasa khawatir terganggu dengan tamu-tamu di meja sebelah karena Teabumi menata mejanya dengan jarak yang aman untuk menjaga privasi tamunya. Apalagi ada meja di sudut-sudut yang bisa kamu pesan ketika ingin menikmati suasana tanpa kehadiran orang lain seperti yang saya lakukan waktu itu.

Meja outdoor-nya berada di halaman belakang. Ada cukup banyak meja di sisi ini. Ada meja yang disediakan untuk pengunjung yang datang berkelompok atau untuk pengunjung yang hanya datang dua orang. Jangan lupakan foto-foto dan dekorasi di Teabumi. Buat saya pribadi benda-benda pemanis ini menjadi hal lain yang menambah kesan homey yang membuat betah berlama-lama. Hal lain yang saya suka dari desain ruangan Teabumi adalah kesan klasik yang ditimbulkan dari furnitur yang digunakannya.

Menu Teabumi, selain teh dan kopi Teabumi menyajikan makanan berat dan camilan.

Nah, sekarang kita bahas soal menu yang disajikan oleh Teabumi. Teabumi, sesuai dengan Namanya pasti menyertakan teh sebagai menu utamanya. Artisan tea yang disajikan di Teabumi sangat beragam. Dari teh dengan karakter yang ringan sampai teh yang punya karakter kuat ada. Favorit saya adalah Glorious White Tea yang ringan dan lembut. Paduan teh putih yang lembut dengan kuncup mawarnya pas sekali. Dengar-dengar dari sang pemilik, Meiping Chandra atau yang biasa disapa Teh Icha, yang ditemui saat peluncuran Laras Teabumi, varian terbaru dari Teabumi, ini bilang bahwa teh yang digunakan olehnya adalah asli dari petani Indonesia.

Kalau kamu bingung mau milih teh apa untuk dicicipi, kru Teabumi akan dengan ramah menjelaskan pertanyaan seputar menu dan teh yang ingin kamu pesan. Memang, untuk orang awam jawaban-jawaban seperti “Rasa tehnya istimewa”, “Bahannya racikan tehnya sederhana”, atau “Ada sensasi menarik di dalam rasa tehnya” sedikit membuat bingung, setidaknya itu yang saya rasakan. Karena bagi orang awam seperti saya, saya mengharapkan jawaban yang lebih sederhana dan mudah dipahami. Buat kamu yang lebih suka kopi, Teabumi juga menyediakan minuman berbahan dasar kopi. Jangan khawatir kelaparan. Teabumi juga punya menu yang menyajikan makanan-makanan berat dan menu sarapan. Kamu bisa langsung pesan kalau sudah dapat pilihan menu yang cocok. Harga yang dibanderol untuk menu di Teabumi relatif ramah di kantong mahasiswa sekalipun. Range harganya berada di kisaran Rp. 28.000 – Rp 100.000.

Jadi untuk memastikan bagaimana teh dari Teabumi dan menu lainnya ini, silakan datang langsung ke tempatnya. Jangan terlalu malam, biar kamu bisa lebih santai menikmati teh dan yang lainnya. Jam operasionalnya hanya sampai jam 10 malam dari jam 7 pagi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.