Tak Kenal Maka Tak Sayang Gunung Semeru

0
422
Pemandangan dari Puncak Semeru.

Gunung tertinggi di Pulau Jawa. Ya, itulah julukan tersohor dari Gunung Semeru. Nama yang juga sudah sering didengar terutama ditelinga para pecinta gunung dan pendaki.

Gunung Semeru mengandung banyak keindahan alam. Paling terkenal adalah Danau Ranu Kumbolo. Tidak hanya itu saja yang bisa membuat mata kalian termanjakan. Berikut keindahan alam lainnya yang akan kalian temukan di Semeru:

Perkebun Warga

Hal pertama yang akan bisa kalian lihat adalah hamparan luas nan-hijau yang merupakan ladang sayur warga Desa Ranupani. Di sini juga merupakan letak gerbang awal perjalan mendaki Semeru. Jangan lupa sempatkan berfoto di sini sewaktu berangkat dan pulang. Kemudian kalian coba bandingkan kedua foto tersebut. Semoga ada cerita menarik dibalik foto tersebut

Danau Ranu Kumbolo

Ini adalah pos kelima yang juga menjadi spot camping pertama para pendaki. Danau tenang membentang luas. Tetapi ingat, jangan mengotori danau ini karena Ranu Kumbolo dianggap suci oleh sekelompok orang. Selain itu, Ranu Kumbolo juga menjadi sumber kehidupan sesama pendaki lainnya. Selalu perhatikan kepentingan bersama diatas kepentingan diri sendiri.

Cemoro Kandang.
Oro-Oro Ombo

Merupakan lapangan luas yang ditumbuhi oleh tanaman berwarna ungu, yaitu Verbena Brasiliensis. Tanaman ini sebenarnya tanaman hama. Kalau mau kalian cabut silahkan saja, tapi harus diingat untuk tetap bertanggung jawab kalau membawanya. Jangan sampai bibit tanaman hama ini malah menjadi tersebar karena ulah kalian.

Cemoro Kandang

Seperti namanya, diwilayah ini banyak pohon cemara yang menjulang tinggi. Di sini udaranya juga terasa lebih sejuk mengingat vegetasinya cukup rapat. Wilayah ini merupakan posĀ  keenam. Sempatkan istirahat di pos ini karena perjalanan selanjutnya akan menanjak seperti menaiki anak tangga

Jambangan

Pada pos ini, kalian seperti diberi energi dan semangat untuk segera melanjutkan perjalanan kembali. Karena kalau langit cerah, kalian akan bisa melihat pucak Gunung Semeru secara jelas. Apabila kalian melewati pos ini sewaktu malam, berwaspadalah selalu karena daerah Jambangan dekat dengan rumah kucing penghuni asli Semeru. Kucing itu dikenal dengan sebutan Panthera Pardus, spesies macan tutul.

Jambangan.
Kalimati

Merupakan pos paling ujung dari pendakian Gunung Semeru. Di sini kita akan mendirikan tenda tepat di bawah kaki puncak Semeru. Kalimati sangatlah luas. Jadi, akan lebih lega untuk memilih lahan mendirikan tenda yang nyaman.

Untuk camping di sini, sumber mata air yang dipakai guna kebutuhan minum dan masak cukup jauh. Nama sumber mata airnya adalah Sumber Mani. Perjalanan ke sana memakan waktu 1 jam dengan track seperti anak tangga. Jadi, berangkatnya adalah menuruni anak tangga dan pulangnya menaiki anak tangga dengan bonus air yang menambah beban naik.

Jangan lupa sempatkan berjalan-jalan sambil menikmati pemandangan di sini. Kalian akan bisa menemukan prasasti para pendaki yang meninggal dalam perjalanannya di Gunung Semeru.

Tidak hanya itu, di balik tempat tenda didirikan terdapat kumpulan bunga abadi (bunga edelweiss). Bunga Edelweiss tidak untuk dipetik. Cukup dinikmati dengan berfoto bersamanya saja.

Kalimati.
Puncak Semeru

Lahan tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3676 mdpl (meter di atas permukaan air laut) . Tempat kalian akan benar-benar merasakan negeri di atas awan. Sepanjangan mata memandang adalah awan putih. Selama naik dan turun puncak jangan sampai lengah. Harus tetap fokus! Resiko kehilangan arah sangatlah besar di sini.

Cukup banyak bukan keindahan alam Gunung Semeru? Baiknya kita selalu menjaga dengan bijak dan bertanggung jawab. Jangan sampai anak cucu kita tidak mendapatkan apa yang bisa kita nikmati sekarang. Sampai jumpa di artikel selanjutnya. Salam belajar dari alam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.