Suroboyo Bus, Mengubah Botol Plastik Menjadi Berharga

0
380
Suroboyo Bus.

Tak hanya tata kota yang kini semakin cantik, Kota Surabaya juga membenahi moda transportasi umum yang dapat dijangkau oleh warga dari berbagai kalangan. Suatu hal yang menarik, moda transportasi yang baru diluncurkan pada April 2018 lalu tidak menerima pembayaran dalam bentuk uang. Namun, Suroboyo Bus menggunakan sampah botol plastik sebagai alat pembayarannya. Hal ini cukup baru di Indonesia, dan merupakan strategi pengelolaan sampah yang sudah terorganisir. Sehingga membuat masyarakat dapat dengan mudah bepergian hanya dengan mengumpulkan sampah botol plastik yang ada di lingkungan sekitar.

Pada Sabtu lalu, 3 Agustus 2019, aku dan tiga orang temanku ingin mencoba berkeliling Kota Surabaya dengan menggunakan Suroboyo Bus. Masing-masing dari kami telah mengumpulkan botol plastik sebesar 1.500 ml sebanyak 6 botol untuk perjalanan pulang pergi. Ketentuan jumlah botol plastik dari Suroboyo Bus untuk botol berukuran 1.500 ml sebanyak 3 buah untuk sekali perjalanan, botol berukuran 600 ml sebanyak 5 buah dan untuk botol berukuran gelas adalah 10 buah.

Kami menunggu bus di halte Lapangan Hockey di depan RSUD Dr. Soetomo, sekitar 10 menit kemudian bus datang dari arah Kertajaya. Untuk memantau posisi bus, kalian bisa menggunakan aplikasi yang harus diunduh terlebih dahulu di toko aplikasi bernama GoBis. Setelah bus datang, pintu akan terbuka. Lalu kami masuk dan memasukkan botol kami ke dalam tong. Lalu melapor kepada kondektur bus untuk diberikan bukti pembayaran.

Pemandangan di Dalam Bus.

Armada bus yang didesain juga bagus dan nyaman. Walaupun sudah lebih dari satu tahun, tetapi bus masih tampak baru. Tidak ada fasilitas yang rusak, bahkan semuanya masih dalam kondisi bagus. Antara sopir dan penumpang juga terdapat sekat sehingga sopir tidak terganggu oleh penumpang bus. Bus yang lebar membuat orang-orang yang berdiri karena kehabisan tempat duduk pun merasa nyaman. Terdapat juga tempat duduk khusus untuk wanita dan kursi prioritas untuk lansia.

Tak hanya fasilitas seperti tempat duduk dan kursi prioritas, namun, Suroboyo Bus juga dilengkapi AC dengan suhu yang nyaman. Dan diiringi musik sepanjang perjalanan serta peringatan setiap kali akan berhenti pada halte berikutnya. Kondisi di dalam bus pun sangat nyaman, tidak ada bau yang membuat pening kepala dan walaupun banyak sampah plastik, kondisi bus tetap nyaman. Kondektur dan sopir bus pun ramah, tidak memarahi anak-anak yang bertingkah, mereka hanya menegur untuk duduk dengan baik.

Tempat Duduk Prioritas dan Khusus Wanita.

Terdapat beberapa jalur yang dilewati oleh Suroboyo Bus ini, diantaranya bus yang menghubungkan Surabaya Timur – Surabaya Barat, ada pula bus yang menghubungkan Surabaya Utara – Surabaya Selatan. Saat itu, kami menumpangi bus yang menghubungkan daerah Surabaya Timur – Surabaya Barat. Dan benar-benar mengelilingi kota Surabaya dengan bermodalkan tiga buah botol plastik 1500 ml, karena bus yang kami tumpangi sampai di daerah Unesa Lidah Wetan dan Mall PTC yang berada di area barat kota Surabaya.

Kami berhenti di depan kampus Unesa agak lama, karena sopir beristirahat sejenak. Sekitar 5 menit kemudian, bus berjalan lagi ke arah kota Surabaya. Sesampainya di halte Basra, kami turun untuk berganti rute bus yang ke arah utara. Ketika bus sudah sampai kami pun memasukkan botol lagi, karena kami ingin ke House of Sampoerna, kami turun di daerah halte Rajawali. Setelah turun kami melanjutkan menggunakan taksi online untuk sampai ke House of Sampoerna. Tetapi jika kamu hanya ingin berkeliling kota Surabaya kamu bisa memanfaatkan moda transportasi ini hanya dengan botol plastik yang mudah kamu dapatkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.