Sup Mie Vietnam yang Menggugah Selera

0
866
Pho yang kami makan dengan irisan dagin sapi di atasnya.

Hanoi yang merupakan ibukota dari Negara Vietnam, kota terbesar kedua di Vietnam setelah Ho Chi Minh yang kaya akan peradaban arsitektur dan kebudayaan dari Cina dan juga Prancis yang terkenal dengan destinasi wisata seperti Ha Long Bay ini juga memiliki makanan khas yang cukup terkenal.

Cuaca hangatnya kota Hanoi kurang lengkap jika tidak dirasakan sambil mencicipi semangkuk sup mie khas Vietnam, Pho atau Fhe yang biasa disebut oleh warga Lokal. Kebanyakan orang, jika mendengar kata Vietnam pasti yang akan diingat terlebih dahulu adalah sup mie ini.

Phở merupakan makanan yang berasal dari Kota Hanoi, Vietnam bagian Utara namun telah menyebar ke selatan dan bahkan sudah meyebar ke beberapa negara, salah satunya adalah Negara kami tercinta, Indonesia sudah menjadi tradisi bagi warga Vietnam untuk menyantap sup mie ini, meskipun normalnya Pho adalah makanan untuk sarapan, namun saat ini Pho dimakan secara rutin oleh warga lokal.

Sup Mie Vietnam.

Mie untuk Pho biasa disebut dengan Banh Pho yang terbuat dari tepung beras. Tampilannya tidak jauh berbeda dengan Bihun atau Kwetiaw di Indonesia, namun tekstur mie yang disajikan lebih kenyal dan tebal. Selain mie, ada juga sayuran yang disajikan didalam Pho, yaitu terdapat tauge besar dan tak lupa irisan daging sapi yang kenyal dan juga irisannya pun tidak terlalu tipis. Sebelum dihidangkan, di atas mie ditaburkan juga irisan daun bawang, dan juga bawang bombay sebagai penyedapnya. Namun untuk daging kami bisa memilih antara daging ayam atau sapi dan juga matang atau mentah, jika kalian memilih mentah, siraman dari kuah yang panas tetap dapat membuat irisan daging menjadi matang.

Kuah kaldu sapi yang sangat kental dan juga lezat disantap hangat hangat di kota Hanoi. Kuah yang dibuat dengan cara digodok potongan besar daging sapi, dan tulang sapi dengan perlahan dan menciptakan kuah yang kental dan tetap bening.

Kami mencoba menelaah rasa yang dihadirkan dari Pho ini, aroma dan cita rasa yang hadir dari kuah kaldunya sangat menggugah selera makan kami agar segera menyantapnya, terlebih terdapat beberapa jenis sayuran yang dapat membuat rasa dari Pho ini menjadi segar. Kuah bening yang kami rasakan, seperti kuah sup, penyedap rasa dari pho ini sendiri juga dihadirkan dari bahan dasar alami.

Suasana keramaian Old Quarter untuk mencicipi Pho.

Cukup berbeda rasa yang disajikan langsung oleh warga lokal Vietnam dengan yang ada di Indonesia, Pho ini sangat mewakili sajian asal Vietnam, makanan yang sederhana namun mutakhir. Menurut warga lokal, untuk membuat variasi sup mie ini tidak bisa dilakukan banyak hal yang dapat dilakukan selain menambahkan banyak daging di dalamnya, namun, untuk wisatawan seperti kami itu bukan hal yang membingungkan, karena saat itu kami juga menambahkan bon cabai didalamnya sebagai tambahan penyedap untuk lidah orang Indonesia.

Harga dari semangkung Pho berkisar dari 30.000 – 60.000 Vietnam Dong, tergantung kualitas dari restoran tempat kalian beli, Saat itu kami membeli Pho di area sekitar Old Quarter dengan harga 40.000 Vietnam Dong.

Pho dapat ditemukan hampir disetiap sudut kota Hanoi atau Vietnam, terlebih di jantung kota Hanoi, yaitu Old Quarter atau yang paling di rekomendasikan oleh warga lokal yaitu di Pho Gia Truyen di jalan 49 Bat Dan. Jadi kalau berkunjung ke Vietnam pastikan kalian merasakan suasana lokal kota Vietnam ditemani dengan semangkuk Pho.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.