Suasana Zaman Edo di Kota Tua Uchiko, Jepang

1
288
Suasana Kota Uchiko.

Jepang memiliki banyak destinasi wisata yang erat dengan cerita budaya dan sejarah. Berbagai macam kuil, kastil, hingga museum dapat kamu kunjungi di sini. Kota yang biasanya menjadi destinasi wisatawan adalah Kyoto, Hiroshima, Nagasaki, hingga Osaka. Namun, pernahkah kamu mendengar tentang Kota Tua Uchiko?

Uchiko merupakan sebuah kota kecil yang terletak di Prefektur Ehime, wilayah selatan Jepang. Uchiko memang tidak terlalu dikenali wisatawan untuk tujuan destinasi. Padahal, di kota ini kamu dapat melihat rumah-rumah bergaya tradisional peninggalan Zaman Edo dan Meiji yang begitu cantik dan masih utuh. Tidak hanya rumah biasa, kamu juga bisa menemukan toko-toko, lumbung padi, hingga apotek bergaya khas zaman Edo dan Meiji. Suasana kota yang tenang membuat atmosfir kehidupan masyarakat Jepang zaman Edo dan Meiji di Uchiko semakin terasa. Untuk memasuki wilayah ini, kamu tidak akan dikenakan tarif seperserpun, alias gratis!

Apotek di Uchiko.

Uniknya, rumah-rumah di kota ini merupakan milik masyarakat dan beberapa di antaranya masih ditempati. Sebagian besar masyarakat yang tinggal di Uchiko berprofesi sebagai petani sayuran atau petani jeruk Yuzu, jeruk khas Prefektur Ehime. Namun, ada juga masyarakat yang tinggal di perkotaan dan mengubah rumahnya menjadi museum komersil untuk wisatawan.

Selain melihat rumah bergaya zaman Edo dan Meiji, kamu juga bisa mengunjungi Museum Lilin Kamihaga. Museum ini dulunya merupakan tempat pembuatan lilin yang telah diekspor hingga ke benua Amerika dan Eropa. Di sana, kamu akan disuguhkan dengan proses pembuatan lilin yang begitu tradisional. Beberapa manekin akan menunjukanmu cara pembuatannya. Lilin yang dibuat memiliki ukuran yang bervariasi, mulai dari yang kecil dan tipis hingga yang besar dan tebal. Kamu juga bisa membeli lilinnya sebagai oleh-oleh, lho!

Terdapat manekin yang menunjukkan suasana pembuatan lilin di dalam museum.

Setelah mengunjungi Museum Lilin, kamu juga bisa mengunjungi Pemukiman Keluarga Kamihaga sebagai pemilik dari pabrik lilin. Tidak hanya dari luar, kamu diperbolehkan untuk masuk ke dalam rumahnya. Kamu akan disuguhkan dengan suasana klasik rumah Jepang dan taman khas Zaman Edo. Mulai dari ruang keluarga, ruang tamu, kamar mandi, hingga dapur untuk para pembantu.

Salah satu keunikan dari rumah Keluarga Kamihaga ini adalah menggunakan kayu sebagai pondasi dan sama sekali tidak menggunakan besi (paku) dalam pembangunannya. Jika kamu perhatikan, seluruh pondasi di rumah dibuat sedemikian rupa hingga saling mengunci. Selain itu, rumah ini juga memiliki Zen Garden di dalamnya.

Manekin Keluarga Kamihaga di ruang keluarga.

Pada kawasan ini sesekali kamu akan menemukan warung souvenir milik masyarakat lokal. Ada juga “warung” sayur khas pedesaan Jepang, di mana kamu tidak akan menemukan si penjual di dalamnya! Kamu bisa membeli sayur dan buah dengan memasukkan uang pas di dalam kotak yang mereka sediakan.

Setelah berkeliling kawasan Uchiko, kamu masih bisa mengunjungi Teater Kabuki Uchiko-za, sebuah teater antik dan terbesar di kawasan Uchiko pada masanya. Dulu, masyarakat kalangan atas dapat menonton dari lantai dua, sedangkan masyarakat kelas bawah hanya dapat menonton dari lantai satu. Seluruh kursi di teater ini terbuat dari kayu. Kursi di lantai dua memiliki sandaran dan jarak kaki yang lebih lebar, sedangkan kursi di lantai satu lebih mirip kursi kayu warteg dengan jarak kaki yang sangat sempit.

Kota Tua Uchiko terletak 40 menit menggunakan kereta dari Kota Matsuyama, Prefektur Ehime. Jika kamu berkunjung ke Jepang dan ingin merasakan klasiknya zaman Edo, jangan lupa berkunjung ke Uchiko!

Ssst, di Teater Kabuki Uchiko-za kamu bisa meminjam busana tradisional secara gratis untuk berfoto, lho!

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.