Soto Podjok: Soto Tertua dan Terlezat Sajian Kota Kediri

0
136
Kudapan Tahu Goreng dan Menu Utama Soto Ayam.

Cara terbaik dan tercepat untuk mengenal suatu budaya yang terdapat disuatu daerah adalah dengan mencoba kuliner setempat. Cara ini selalu kupakai setiap berkunjung ke daerah yang baru. Seperti yang aku lakukan saat berkunjung ke Kota Kediri. Salah satu kuliner terkenal yang ada di Kediri adalah soto. Banyak tempat yang menawarkan soto di sini, tapi yang harus kalian kunjungi adalah Soto Podjok. Warung soto tersebut sudah lama berdiri dan terkenal paling enak. Enak tidak hanya menurut aku saja, melainkan menurut banyak orang juga.

Soto Podjok berdiri sejak tahun 1926. Dari dulu hingga sekarang, lokasinya masih berada di tempat yang sama yaitu Jl Doho No. 146. Penamaan Soto Podjok tidak lepas dari posisi tempat makan ini yang memang berada di pojok. Warung soto yang  buka setiap hari ini selalu ramai pengunjung, baik dari dalam maupun luar kota. Bagi kalian yang berkunjung ke sini, lebih baik carilah waktu di luar jam makan agar bisa langsung mendapatkan tempat duduk. Seandainya masih tetap harus mengantri, saranku tetap ditunggu saja, jangan terburu berpindah tempat mencari tempat makan yang lain. Penyajian makanan di sini termasuk cepat. Secara tidak langsung kecepatan ini akan berdampak pada perputaran pengunjung yang cepat pula. Kalian menjadi tidak perlu mengantri terlalu lama, kan?

Ketika melangkah masuk, kalian akan disambut dengan pemandangan unik. Jajaran kalender dan jam dinding dalam jumlah yang sangat banyak berderet terpasang rapi di dinding. Berdasarkan info dari temanku yang kelahiran Kediri, kedua barang ini didapat dari para pelanggan. Jadi, banyak kalender dan banyak jam dinding menandakan banyak konsumen yang sudah menjadi pelanggan. Secara tersirat, kedua barang ini bisa juga dimaknai sebagai gengsi yang ingin ditunjukkan.

Tampak Dalam Lokasi.

Untuk pemesanan makanan dan minuman, kalian bisa langsung menuju ke dapur penyajian. Menu utama yang ditawarkan adalah soto ayam. Yang membuat soto ini berbeda dengan soto pada umumnya adalah penambahan santan sebagai pemberi rasa gurih. Sedangkan soto pada umumnya, rasa gurih didapatkan dari penambahan koya. Ayam yang digunakan merupakan ayam kampung, sesuai dengan moto dari tempat ini yaitu “ayam kampung asli lho…!!”.

Dalam mempersiapan makanan, penyaji melakukan satu atraksi menarik. Ketika selesai menambahkan kecap ke dalam makanan, botol kecap tersebut dengan sengaja ditaruh kembali ke meja kayu secara keras sampai menimbulkan bunyi “dhok”. Konsep ini sama dengan penyajian kuliner yang bernama soto dhok. Selain soto ayam, kudapan tahu goreng menjadi menu terkenal dari tempat makan ini. Jangan terlewat memesan karena tahu yang disajikan enak dan bumbu kecap yang dipakai memberikan cita rasa manis yang berbeda.

Dapur Penyajian.

Komposisi dari soto ini adalah potongan ayam kampung, kecambah, daun seledri, kuah, dan terakhir diberi taburan bawang goreng. Sambal dan jeruk nipis menjadi pelengkap. Saranku, kalian harus mencicipi kuahnya terlebih dahulu sebelum tercampur dengan apapun agar bisa merasakan kegurihan kuah soto itu sendiri. Bagi kalian yang senang menikmati soto dengan kerupuk, bisa langsung mengambilnya di meja makan. Silahkan memilih dari sekian banyak jenis kerupuk yang ditawarkan. Apabila kalian ingin mencoba cara makan asli orang Kediri, kalian bisa menambahkan kecap manis ke dalam kuah soto. Tapi jangan terlalu banyak karena rasa asli soto ini menurutku sudah manis.

Berdasarkan pengalaman makan di Soto Podjok, aku mendapatkan pengetahuan baru bahwa kuliner khas Kediri rata-rata menggunakan santan dan kecap. Hal ini menandakan bahwa rata-rata masyarakat Kediri senang dengan rasa gurih dan manis. Sekian cerita pertama perjalanan kulinerku di Kota Kediri. Sampai jumpa dicerita selanjutnya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.