Shao Kao-Asyiknya Menikmati Sate Ala Negara Tirai Bambu (Non-Halal)

0
70
Lokasi untuk berfoto.

Bosan dengan sate tradisional yang disajikan dengan bumbu kacang atau kecap? Bosan karena sate hanya sebatas daging hewan? Bingung mencari tempat berkumpul bersama teman-teman? Bagi kalian penghuni Surabaya maupun yang akan bermain ke Surabaya, aku rekomendasikan untuk mencoba sebuah tempat makan yang bernama Shao Kao.

Shao Kao merupakan tempat makan yang mengusung tema Negara Tirai Bambu/Negara Tiongkok. Dari namanya kita sudah bisa merasakan keseriusannya mengusung tema ini. Dengan tema Negara Tiongkok bukan berarti makanan yang ditawarkan hanya berupa chinese food dengan porsi besar seperti yang sudah umum kita temui. Shao Kao juga menyajikan berbagai macam jenis sate yang menjadi menu andalannya. Satu catatan penting diawal, tempat makan ini tidak Halal karena menyajikan daging babi dan minuman beralkohol.

Lokasi Shao Kao yang kudatangi berada di Jalan Kertajaya Indah nomor 57, Surabaya. Jam buka dimulai dari jam 12 siang hingga tutup jam 1 dini hari untuk hari Senin hingga Kamis. Sedangkan hari Jumat sampai Minggu tutup jam 2 dini hari. Apabila ke sini, kalian harus bersiap-siap dengan kondisi susahnya mencari parkir khususnya apabila kalian datang untuk makan malam. Seringnya parkir akan mengekor panjang di tepian jalan raya. Tetapi tidak perlu khawatir, ada jasa valet parking yang disediakan. Silahkan kalian manfaatkan.

Sate non-daging yang ditawarkan.

Begitu masuk, kalian akan disambut oleh tulisan Shao Kao dalam ukuran besar yang terlukiskan ditembok. Lokasi ini bisa kalian pakai untuk foto bersama. Setelah dari situ, kalian masuk ke lokasi utama tempat pengunjung makan. Lokasi dibagi menjadi 2 bagian yaitu: indoor dan outdoor. Outdoor lebih diperuntukan bagi kalian yang ingin makan sambil merokok. Pilihlah lokasi duduk kalian terlebih dahulu sebelum memesan makanan. Setelah mendapatkan tempat duduk dan nomor meja, kalian bisa menuju lokasi lemari pendingin yang berisikan sate yang ditawarkan. Di sana kalian akan disambut oleh pelayan Shao Kao. Mereka menanyakan nama kalian lalu menuliskan di sebuah kertas sebagai penanda menu yang kalian ambil. Untuk harganya bervariasi sekali, mulai dari harga termurahnya adalah 5000 rupiah hingga puluhan ribu rupiah.

Sate yang ditawarkan tidak hanya daging. Sayur-sayuran, telur, mantau, dan bakso-baksoan juga ditawarkan. Menu favoritku adalah sate telur dadar gulung, sate mantau, dan sate jamur enoki. Setelah selesai memilih dan mengambil sate yang kalian inginkan, berikan kepada pelayan yang ada disekitar kalian. Mereka akan bertanya bumbu apa yang ingin dipakai. Ada 2 macam bumbu yang ditawarkan yaitu barbeque atau asin. Untuk kalian yang mengingankan ada sensasi pedasnya bisa pilih bumbu barbeque. Kalau masih membutuhkan lebih dari itu, di masing-masing meja sudah disajikan bubuk cabai yang bebas seberapa banyak mau dipakai.

Suasana lokasi makan yang ramai pengunjung.

Aku menambah nasi putih untuk aku nikmati bersama sate pilihanku. Sebenarnya sate-sate ini kalau di negara aslinya tidak dinikmati dengan nasi karena sate ini berposisi sebagai jajanan pinggir jalan (streetfood), bukan menu makanan utama. Tetapi namanya orang Indonesia, kalau tidak pakai nasi tidak akan bisa kenyang.  Selain sate-satean, Shao Kao juga menawarkan sedikit olahan chinese food seperti nasi goreng, mie goreng, dan rice bowls. Jangan lupa sampaikan pesanan minuman kalian kepada pelayanan yang ada. Minuman yang ditawarkan terdiri dari 2 bagian, yaitu alkohol dan non-alkohol.

Di masing-masing meja sudah tersedia tempat untuk membuang tusuk satenya. Jadi, setelah selesai melahap, langsung masukan tusuk satenya ke dalam tempat tersebut. Budayakan hidup bersih dan rapi ya! Aku pribadi menyukai Shao Kao bukan hanya karena makanannya, melainkan kombinasi antara tempat dan makanan yang nyaman menjadi cocok dipakai untuk berkumpul bersama teman. Kalau sudah berkumpul pasti banyak mengobrol. Kalau sudah banyak mengobrol, seringnya mulut ini ingin berdansa mengunyah makanan kembali karena perut mulai lapar kembali. Kalau makan sate-satean ringan seperti ini, keinginan tadi bisa terpuaskan dengan sempurna. Obrolan menjadi lebih panjang dan berbobot.

Yuk dicoba bersama teman-temanmu biar makin asyik!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.