Setiap Traveler Punya Cara Sendiri Untuk Jalan-Jalan, Berikut Tipe-Tipenya

0
1625
(sumber: unsplash.com)

Saat membahas traveling, seluruh imajinasi yang dibayangkan mungkin terkesan sama yaitu jalan-jalan. Namun, Walaupun maknanya memang sama yaitu jalan-jalan, melancong, atau plesiran, setiap orang yang melakukan traveling sesungguhnya memiliki caranya sendiri untuk traveling. Ada yang traveling dengan fokusnya untuk makanan, fesyen, atau hanya sekadar menikmati suasana baru. Maka pada saat melihat traveler, kamu tidak bisa menyembut mereka denagn sebutan backpacker ataupun turis. Karena pastinya setiap traveler memiliki tujuan yang berbeda.

Backpacker

(sumber: unsplash.com)

Ada yang bilang kalau semakin lusuh seorang backpacker, semakin banyak pengalaman menjelajahnya. Padahal belum tentu juga loh! Inti dari backpackernya sendiri adalah traveling sesimpel mungkin, bawa barang seperlunya, dan anti membawa koper. Sehingga kamu dapat membawa barang-barang tanpa merasa kewalahan karena seluruhnya sudah ada di dalam backpackmu. Maka, jika kamu tipikal traveler yang segala ingin ringkas dan segala sudah ada di backpack, mungkin kamu tipikal traveler backpacker.

Partier

(sumber: unsplash.com)

Traveling dengan tujuan menonton konser atau mencoba night life party di negeri orang? Mungkin kalau kamu begini, kamu tipikal partier. Karena seorang partier tidak akan tertarik untuk ke destinasi-destinasi umum yang biasanya dijajakan oleh travel agent. Tujuan inti dari partier tentu akan berburu pengalaman mengunjungi acara atau festival dari negara atau kota yang dikunjunginya. Pernah coba mengunjungi event tertentu atau acara musik di luar negeri atau luar kota?

Culture Explorer

(sumber: unsplash.com)

Jika kamu mengunjungi sebuah destinasi untuk mempelajari sejarah atau budaya, mungkin kamu tipikal satu ini. Karena pada saat kamu memutuskan untuk plesir ke satu negara atau kota, kamu tentu tidak akan tertarik untuk mengunjungi theme park, destinasi instagramable, ataupun destinasi bermain lainnya. Tujuan utama dari seorang Culture Explorer adalah mengunjungi tempat bersejarah, tempat-tempat dengan informasi menarik, ataupun mengapresiasi budaya yang terdapat di destinasi tersebut.

Flashpacker

(sumber: unsplash.com)

Jika backpacker hanya terlepas tidak ingin bawaan jadi ribet, berbeda dengan satu ini. Konsep dari flashpacker adalah “tidak ingin segalanya jadi ribet dan diatur” alias traveling sesukamu tanpa terikat dengan apapun baik itu travel agent, guide, dan lain-lain. Terlebih, flashpacker ini bisa dibilang “agak modal” karena singkatnya waktu liburan membuat segalanya harus maksimal agar traveling pun lebih puas. Walaupun konsepnya singkat dan bebas, bukan berarti anggaran yang disiapkan pun ikut bebas. Biasanya flashpacker cukup apik untuk mempersiapkan perjalanannya, salah satunya biaya akomodasi.

Healing Traveler 

(sumber: unsplash.com)

Memang sebagian orang memiliki tujuan masing-masing untuk traveling, tak terkecuali tipe traveler satu ini. Healing traveler ini khusus untukmu yang sedang mencari inspirasi atau memang sedang mencari ketenangan. Maka tujuan inti dari healing traveling pun tak jauh dari tujuan personal tersebut, entah destinasinya adalah tempat sunyi di pegunungan, sunyi yang penuh desiran ombak, dan lain sebagainya.

Foodie Traveler

(sumber: unsplash.com)

Pernah termotivasi untuk mengunjungi satu negara karena ingin mengicip setiap makanan khasnya? Mungkin kamu tipe satu ini jika traveling. Karena seorang foodies sedang di satu destinasi menarik, selain menikmati setiap tempatnya atau pemandangannya, pasti mencicipi setiap makanan selalu ada di dalam list. Entah itu makanan mewah, makanan kelas fast food, hingga yang paling penting yaitu street food! bukan plesiran namanya kalau melewatkan jajan street food. Jangankan untuk foodies, bagi setiap traveler wajib hukumnya mencoba jajan street food kalau plesiran, kemanapun destinasinya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.