Serunya Mencari Makanan Halal di Luar Negeri

0
548
Mencari restoran halal. Hmmm, di mana ya...

Salah satu hal yang menjadi bahan pertimbangan para traveler yang ingin pergi ke luar negeri adalah makanan. Tentu saja, tidak mungkin kita tidak makan sama sekali sepanjang perjalanan. Bagi kamu yang beragama Islam, makanan halal tentunya sudah menjadi suatu kebutuhan. Sebagai negara dengan mayoritas penduduknya Muslim tentu tidak sulit menemukan makanan halal di Indonesia. Makanan halal bisa kamu temukan hampir di seluruh restoran maupun warung makan. Nah, bagaimana jika kamu akan pergi ke luar negeri? Tentu beda cerita ya!

Jika tujuanmu berwisata adalah ke negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam seperti Malaysia atau Turki, tentu tidak sulit untuk mencari makanan halal di sana. Lain ceritanya jika kamu akan pergi melancong ke negara yang penduduk Muslimnya minoritas seperti Jepang, Korea, atau Belanda. Karena makanan halal bukanlah suatu kebutuhan bagi masyarakat di sana, maka kamu butuh berbagai usaha ekstra agar bisa tetap makan makanan halal di sana.

Membawa bekal adalah salah satu upaya yang cukup sering dilakukan oleh para wisatawan dari Indonesia, terutama para backpackers. Selain menghemat pengeluaran, bekal yang dibawa juga tentunya bisa kita pastikan sendiri halalnya. Rendang kering, kentang mustofa, abon, dan mie instan adalah empat bekal utama yang biasanya dibawa para backpackers. Sayangnya upaya membawa bekal ini juga memiliki kekurangan. Selain menambah berat bagasi, beberapa negara menerapkan aturan ketat tentang makanan yang dibawa wisatawan untuk dibawa masuk ke negara mereka. Misalnya Australia, yang terkenal ketat dengan pengawasannya di bandara. Makanan yang berbahan dasar daging juga biasanya rawan untuk disita di bandara. Selain itu, masa kamu jauh-jauh ke luar negeri tapi hanya makan mie instan sepanjang perjalanan? Hehehe.

Sebenarnya, mencari makanan yang halal saat kita berada di luar negeri itu tidak sulit kok! Asal kita tahu triknya, makanan halal dengan mudah bisa kita temukan. Berikut adalah tips singkatnya:

Cari informasi
Pilih menu yang aman saja, hehehe.

Bayangkan jika kamu sedang solo traveling di Jepang, kemudian perutmu berbunyi tanda minta diisi. Kamu ingin makan makanan halal, ke manakah kamu harus bertanya?

Jawabannya, cukup buka aplikasi di ponsel saja! Ya, sebenarnya terdapat banyak aplikasi yang bisa memberitahumu lokasi restoran yang menyediakan makanan halal di berbagai negara. Biasanya saya memakai Zabihah atau Halal Navi. Kedua aplikasi ini akan membantumu untuk mencari restoran halal terdekat, terutama bagi kamu yang ingin mencoba wisata lokal namun ingin tetap memastikan restorannya halal!

Perhatikan label halal pada kemasan makanan maupun restoran
Berburu produk bersertifikasi halal.

Jika kamu membeli makanan di supermarket, kamu dapat memeriksa label halal yang ada di produk tersebut. Banyak negara yang sudah memiliki institusi legal untuk memberikan sertifikasi halal pada produk makanan kok, seperti European Halal Certification Institute (EHCI) milik Jerman atau Japan Islamic Trust milik Jepang.

Untuk sertifikasi halal di restoran sebenarnya agak berbeda. Jika kamu menemukan restoran bersertifikasi halal, belum tentu semua menu yang disediakan adalah halal. Hal ini dikarenakan makanan halal bukanlah suatu kebutuhan bagi masyarakat setempat. Terutama bila kamu pergi ke Jepang, ada beberapa kategori yang biasanya dimiliki berbagai restoran:

  • Halal: menggunakan bahan yang halal pada menu makanannya, meski masih menyediakan menu yang haram (berbahan daging babi atai alkohol) yang terpisah
  • Muslim Friendly: tidak menggunakan daging babi dan alkohol, namun daging yang digunakan masih belum tentu halal
  • Muslim-Welcome: menu yang disediakan bebas daging babi, namun belum tentu bebas alkohol pada bahan masakannya dan daging yang digunakan belum tentu halal
Kenali bahan dasar makanannya
Cek bahan turunannya, apakah tergolong halal?

Jika kamu tidak dapat menemukan label halal pada makanan yang ingin kamu beli, jangan khawatir. Kamu masih bisa mengecek bahan-bahan yang digunakan pada makanan tersebut. Apakah mengandung babi, ayam, maupun alkohol. Perhatikan juga bahan-bahan turunan seperti pengemulsi atau gelatin, apakah terbuat dari bahan nabati atau hewani yang tidak halal?

Hal yang sama bisa kamu terapkan di restoran yang ingin kamu datangi. Jika restoran tersebut tidak memiliki sertifikasi halal dan kamu tidak tahu bahan makanan dari menu yang ingin kamu pesan, jangan khawatir. Kamu bisa menanyakannya kepada pramusaji. Mereka akan membantumu dengan senang hati untuk menjelaskan bahan apa saja yang dipakai pada makanan yang mereka sajikan. Kamu bisa memilih menu yang terlihat aman, seperti yang berbahan dasar sayuran, telur, atau ikan.

Mencari makanan halal di negara yang penduduk muslimnya minoritas memang tidak mudah, namun bukan berarti tidak mungkin. Justru perjalananmu mencari makanan halal akan menjadi pengalaman seru yang pastinya sulit dilupakan. Masa kamu jauh-jauh ke luar negeri tapi hanya makan mie instan sepanjang perjalanan? Hehehe.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.