Senja Terindah di Gumuk Pasir
Senja Terindah di Gumuk Pasir.

Teman–teman pembaca travelblog.id sudah pernah ke Gumuk Pasir? Atau malah belum tahu apa itu Gumuk Pasir? Okey, Nania kasih tahu ya. Gumuk Pasir adalah salah satu bentang alam yang proses terbentuknya dibantu oleh angin laut. Pasir yang mengendap di pesisir pantai akan terbang terbawa angin. Membutuhkan waktu yang cukup lama hingga terbentuk gundukan pasir yang tinggi.

Gumuk Pasir pesisir atau Sand Dunes di Asia Tenggara ditemukan di  3 negara lho! Yaitu di Filipina (La Paz Sand Dunes), Vietnam (Mui Ne Sand Dunes) dan Indonesiaku tercinta. Di Indonesia sendiri juga terdapat beberapa Gumuk Pasir di pesisir lautan Jawa, namun yang bentuknya paling signifikan dan indah ya Gumuk Pasir Parangkusomo Jogja ini teman-teman. Tingginya kurang lebih 5 sampai 15 meteran, sedangkan untuk luasnya mungkin 2 kali ukuran lapangan sepak bola. Pasir disini bersih dari bebatuan dan begitu lembut ketika kaki di pijakan tanpa sandal. Memang sebaiknya kalau bermain pasir itu tanpa sepatu atau alas kaki bukan? Jadi lebih asyik. Warna pasir yang sedikit gelap, dark grey mungkin ya kalau dimasukkan dalam kategori warna. Membuat hasil jepretan jadi lebih indah tanpa melalui proses editing. Seperti beberapa foto saya berikut ini :

Menikmati sunset di Gumuk Pasir Parangkusumo
Menikmati sunset di Gumuk Pasir Parangkusumo.

Selain spot foto yang instagramable dan ayunan kayu yang harus antre kalau mau sekedar foto atau duduk. Ada beberapa fasilitas lain disini. Ada tempat parkir plus tukang parkir yang ramah. Berlama–lama main pasir dijamin aman deh. Ada juga toilet yang seringnya digunakan untuk membersihkan pasir yang menempel di kaki atau pakaian kita. Ada beberapa watung tenda kecil yang menjajakan makanan ringan dan minuman disana.

Kalau biasanya di jalan beraspal kita biasa melihat remaja bermain skateboard, di Gumuk Pasir ini juga ada tapi beda. Namanya sandboard, yang diperuntukkan bagi orang-orang bernyali besar. Belum ada alat perlindungan diri untuk sandboarding, meluncur tanpa pengaman kan ngeri ya. Bagi yang tidak masalah dengan APD dan tetap ingin mencobanya cukup dengan membayar 100 ribu rupiah. Bisa patungan kok dengan teman–teman. Kemudian akan di pandu oleh mas–mas yang jelas sudah berpengalaman dalam dunia sandboarding. Tapi bagi yang sudah mahir dan tidak membutuhkan guide cukup membayar 70 ribu rupiah saja untuk bermain sepuasnya. Untuk mencobanya saya tidak berani, cukup ekstrem rasanya untuk perempuan seperti saya ini. Tapi… seandainya jatuh pun tetap tidak sakit sepertinya. Kan jatuh di pasir.

Untuk yang ingin sekalian mengunjungi pantai, ada Pantai Cemoro Sewu, Depok, Parangtritis, dan Parangkusumo yang tidak jauh dari lokasi Gumuk Pasir. Bisa menggunkan tour jeep jika ingin berkeliling dengan rombongan. Harganya 200-350 ribu rupiah. Drivernya ramah dan berkenan menunggu saat berhenti untuk mengambil foto atau sekedar minum es kelapa muda sambil menikmati angin sepoi–sepoi.

Beberapa semak dan pohon kecil Gumuk Pasir
Beberapa semak dan pohon kecil Gumuk Pasir.

Waktu yang tepat untuk bermain pasir atau berswafoto adalah pada pagi sebelum matahari panas atau di sore hari sambil menikmati senja. Namun, kalau ingin merasakan sensasi saat nobita berpetualang di negeri 1001 malam yang bagian tersesat di gurun pasir. Ya tidak apa-apa kesini siang hari. Hehehe… Tapi jangan lupa bawa sunblock dan topi.

Harga tiket masuk sudah dengan parkirnya. Untuk kendaraan roda dua dikenakan biaya parkir sebesar 5 ribu rupiah, sedangkan untuk mobil 10 ribu rupiah.

Gumuk Pasir berlokasi di Jl. Pantai Parangkusumo, Parangtritis, Bantul, Yogyakarta.

Jam Buka
Setiap Hari 07.00 - 18.00 Wib

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.