Selimut Eksotisme Ekowisata Mangrove Cengkrong

0
434
Hijaunya hutan bakau yang diselimuti perbukitan. Indah kan?

Trenggalek adalah sebuah kabupaten di bagian selatan Jawa Timur yang memiliki eksotisme tersembunyi. Kabupaten yang sebagian besar wilayahnya terdiri atas pegunungan ini justru menyimpan banyak sekali destinasi bahari yang begitu cantik. Berbagai pantai dengan pemandangan bukit yang berbaris-baris dapat kamu jumpai di kabupaten ini. Pantai di Kawasan Prigi misalnya, yang namanya sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Jawa Timur sebagai primadona wisata Kabupaten Trenggalek.

Selain pantai, Kabupaten Trenggalek ternyata menyimpan sejumlah objek wisata eksotis lain yang wajib dikunjungi. Salah satunya adalah ekowisata hutan bakau yang cukup terkenal, yakni Area Ekowisata Mangrove Pancer Cengkrong. Lokasinya yang cukup dekat dari Kawasan Pantai Prigi (hanya sekitar 4 km) membuat Mangrove Pancer Cengkrong sangat cocok sebagai destinasi lanjutan setelah kamu asyik bermain di pantai Prigi.

Akses yang Mudah
Pintu masuk.

Jalan menuju Area Ekowisata Mangrove Pancer Cengkrong tergolong cukup mudah, meski pintu masuknya cukup tersembunyi terutama bagi yang belum pernah ke sini. Tempat parkirnya yang luas cukup untuk menampung beberapa bus pariwisata. Setiap pengunjung hanya perlu membayar tiket seharga lima ribu rupiah. Sebelum memasuki kawasan hutan bakau, kamu akan melihat kumpulan burung merpati yang menyambutmu hangat. Tertarik ingin memberi makan mereka? Kamu bisa membeli sebungkus jagung kering seharga Rp2.000.

Hutan Bakau Berselimut Perbukitan
Selamat datang di Jembatan Galau!

Hutan bakau di kawasan ini tumbuh di atas tanah lumpur dari aliran Sungai Kalisongo, sungai yang bermuara di Pantai Cengkrongan. Karena berlumpur, untuk bisa mengelilingi kawasan hutan bakau, pengunjung bisa berjalan di atas jembatan kayu sepanjang 900 meter yang uniknya diberi nama Jembatan Galau.

Jika saya boleh jujur, pemandangan yang disuguhkan Kawasan Mangrove Pancer Cengkrong ini sangat mempesona. Apalagi jika kamu datang ketika cuaca sedang cerah. Luasnya hutan bakau sejauh mata memadang yang dikelilingi oleh hijaunya perbukitan akan sangat memanjakan kedua mata kalian. Ditambah suara gemericik aliran Sungai Kalisongo yang membelah hutan bakau semakin memberikan efek relaksasi.

Tidak hanya pemandangan hutan bakau saja, di atas Jembatan Galau juga terdapat beberapa spot favorit wisatawan untuk berfoto yang telah diberi berbagai ukiran menarik sebagai background. Beberapa gazebo di atas jembatan telah tersedia untuk pengunjung yang ingin beristirahat sejenak. Jika ingin mencoba berkeliling hutan bakau dengan perahu, kamu bisa menaikinya dari tepi Sungai Kalisongo. Terdapat sebuah perahu kayu yang bisa membawamu berkeliling dengan membayar tiket tambahan. Sayangnya, perahu ini hanya beroperasi di musim penghujan.

Spot favorit saya!

Ssst! Jika kamu ingin tahu, spot favorit saya adalah di atas jembatan pinggir Sungai Kalisongo! Selain bisa memandang hutan bakau yang dikelilingi bukit dan menikmati suara sungai, saya juga bisa melihat berbagai ikan yang berenang-renang di dalam sungai. Datanglah di pagi hari sebelum kawasan hutan bakau ini ramai oleh pengunjung. Dijamin, super rileks deh rasanya!

Meski harga tiketnya sangat murah, kamu perlu ingat bahwa Kawasan Mangrove Pancer Cengkrong merupakan kawasan ekowisata yang mengutamakan aspek keberlanjutan lingkungan. Oleh karena itu, kawasan ini hanya bisa dikunjungi 250 orang dalam satu waktu dan hanya diberi waktu maksimal satu jam. Kamu juga harus selalu menjaga kebersihan kawasan ini. Tempat sampah disediakan oleh pengelola di berbagai tempat. Jadi jangan membuang sampah sembarangan ya!

Sebagai kawasan ekowisata, Mangrove Pancer Cengkrong sangat cocok dijadikan sebagai destinasi wisata edukasi, terutama bagi anak-anak. Dengan mengunjungi Kawasan Mangrove Pancer Cengkrong, kita bisa belajar tentang betapa pentingnya keberadan tanaman bakau di kawasan pesisir sebagai penyangga kehidupan kawasan sekitarnya dan meredam ombak yang menerjang daratan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.