Santap Sore dengan Pemandangan Perbukitan Menoreh dan Persawahan di Geblek Pari Kulon Progo

0
1590
Cemilan yang dipesan.

Buat kalian yang bosan dengan makanan yang itu-itu aja dan itu-itu terus, tempat ini bisa dijadikan pilihan destinasi untuk mencoba masakan rumahan dan jajanan khas daerah Kulon Progo. Tak hanya masakan yang khas pedesaan, kamu juga bisa menyantap makananmu dengan pemandangan sawah yang luas serta pegunungan dapat menambah suasana santap sore semakin menarik bersama kerabat atau keluarga.

Tempat ini memang begitu unik dan menarik. Konsep yang diusung benar-benar membuat wisatawan tertarik untuk datang ke sini. Mencoba masakan rumahan yang sangat sedap serta jajanan khas Kulon Progo yaitu geblek tempe. Di sini, kamu bisa dengan bebas mengambil sayur dan lauk yang kamu suka di pawon (dapur). Sehingga rasanya seperti berada di rumah. Selain makan, kamu bisa memesan camilan dan minuman yang ingin kamu coba seperti mendoan, geblek tempe, wedhang uwuh atau yang lainnya. Kemudian, kamu bisa memilih tempat yang kamu inginkan apabila masih sepi. Saat aku ke sana, tempat ini tak begitu ramai karena bukan hari libur. Jadi aku bisa memilih meja yang dekat dengan area persawahan.

Bukit Menoreh dan Sawah.

Sembari menyantap makanan, kamu bisa melihat aktivitas petani dan warga sekitar di sore hari. Kemudian kamu juga bisa berfoto di area ini, karena pemandangan di depan sana tidak boleh disia-siakan. Karena dekat dengan sawah dan letaknya di desa, kamu harus aware dengan makananmu ketika ditinggal berfoto. Karena ayam-ayam milik warga siap menyantap makananmu dengan lahap. Selesai makan, kamu bisa tetap di sana sambil menikmati suasana desa yang damai dan asri. Namun jangan lupa membayar yaa.

Ada pengalaman lucu ketika aku dan temanku membayar makanan yang telah aku makan dengan seorang temanku. Dua porsi makan dengan lauk ayam dan sayur sop, 1 porsi geblek dan 1 porsi tempe mendoan ditambah minum 2 hanya habis Rp 30.000. Beberapa kali temanku menegaskan bahwa kami makan dua porsi nasi. Karena ia merasa sangat murah. Bahkan bisa kenyang berdua dengan Rp 30.000, menurutnya tidak masuk akal. Sampai ibu pemilik warung tertawa karena temanku.

Cemilan dan Pemandangan.

Untuk sampai di warung dengan konsep yang asri ini, dari kota Jogja kamu bisa melewati daerah jalan Godean, perempatan Demangan, pasar Godean, jembatan Kali Progo, Lurus ke arah pasar Kenteng kemudian jalan pelan-pelan sambil melihat petunjuk jalan menuju Geblek Pari. Masakan rumahan yang sedap, pemandangan yang ditawarkan dan juga suasana pedesaan yang damai, akan membuatmu betah berlama-lama di tempat ini. Tak hanya nyaman tetapi juga terjangkau.

Mungkin konsep rumah makan seperti ini sudah banyak di Jogja, namun sepertinya di daerah Kulon Progo, baru Geblek Pari ini tempatnya. Tetapi, tempat ini benar-benar dapat dijadikan pilihan ketika bosan dengan hiruk pikuk perkotaan dan juga makanannya. Aku dan temanku sampai di Geblek Pari saja karena bosan mau makan apa. Sembari menahan lapar di perjalanan kurang lebih satu jam, lapar kami terpadamkan dengan hidangan rumahan khas pedesaan yang layak untuk dicoba. Jika kamu enggan karena lokasi yang terlalu jauh, kamu bisa mencari wisata yang dekat dengan Geblek Pari untuk kamu kunjungi, misalnya di perbukitan Menoreh atau ke air terjun dekat sini. Jadi, tak hanya menuntaskan lapar, tapi juga sekalian liburan kan? Kalau kamu lagi liburan ke Jogja, jalan-jalannya ke Kulon Progo ajaa!!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.