Rujak Cingur, Bukti Kenikmatan Kuliner Jawa Timur

0
252
Cukup satu kata : "Lezat!"

Kalau kita membahas kekayaan kuliner di Jawa Timur, wah tidak akan ada habisnya. Provinsi yang terletak di sisi timur Pulau Jawa ini memang terkenal memiliki banyak kuliner yang selalu sukses memanjakan lidah travelers yang sedang berlibur ke sana. Apalagi kalau kamu datang ke ibukotanya, Surabaya. Mau tahu apa saja kuliner yang sedap di Kota Pahlawan ini? Ada lontong balap, sate kelapa, hingga tahu campur. Nah, kalau kamu sedang berlibur di kota ini dan ingin makan yang segar-segar, kamu harus mencoba rujak cingur!

Salah satu penjual rujak cingur di Kota Kediri.

Bagi sebagian orang kata cingur mungkin masih terasa asing di telinga. Nah kalau kamu belum tahu, cingur yang artinya mulut dalam bahasa Jawa ini adalah bagian mulut sapi alias moncong! Ya, rujak cingur memang menggunakan moncong sapi sebagai bahan baku utama pembuatan kuliner unik ini.

Meskipun bahan bakunya yang berupa moncong sapi ini terdengar kurang familiar, namun kamu akan terkejut dengan cita rasanya yang sangat lezat. Sekali mencicipi menu yang satu ini, saya yakin kamu bakal ketagihan. Saking lezatnya, rujak cingur yang merupakan kuliner khas Jawa Timur ini bisa kamu temukan tidak hanya di Kota Surabaya. Kuliner ini bisa kamu temukan di kota lainnya, mengingat rasa dari rujak ini yang banyak digemari oleh masyarakat Jawa Timur.

Kesegaran dari rujak cingur sangat terasa karena rujak ini juga menggunakan bahan-bahan segar yang sangat komplit. Ada irisan buah-buahan tropis seperti mentimun, manga, kedondong, nanas, maupun bengkuang. Tidak lupa ditambahkan juga bahan berkarbohidrat seperti potongan tahu goreng, tempe goreng, maupun potongan lontong. Selain itu ada juga pedagang rujak cingur yang menambahkan bahan-bahan sayuran berupa daun kangkung dan potongan kacang panjang. Seluruh bahan-bahan ini disajikan di atas piring beralaskan daun pisang.

Bahan-bahan untuk saus diulek di atas cobek hingga merata.

Sebagai pelengkap, ditambahkan juga saus khas yang terbuat dari bahan-bahan berupa gula merah, kacang tanah sangrai, dan garam. Tidak lupa ditambahkan cabai hingga tingkat kepedasan sesuai selera. Rasa dari bumbu rujak cingur ini semakin khas karena telah ditambahkan petis udang yang gurih  dan asam jawa di dalam sausnya. Aroma khas petis udang dan segarnya asam jawa sangat terasa di saus ini. Ada juga pedagang yang menambahkan pisang klutuk muda untuk menambah rasa sepet. Bumbu-bumbu tersebut disatukan dan diulek di atas cobek besar hingga bertekstur agak kental. Saus yang berwarna kehitaman inilah yang membuat rujak cingur memiliki aroma harum yang begitu khas. Setelah saus rujak selesai di buat, saus ini kemudian disiramkan secara merata di atas berbagai bahan yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Tidak lupa ditambahkan kerupuk sebagai teman pelengkap. Hmmm, sungguh menggugah selera!

Ketika kamu mencicipi rujak cingur, kamu akan menemukan rasa manis, asam, gurih, dan pedas yang menyatu dengan lembut. Kenikmatan dari kombinasi kesegaran buah-buahan dan sayuran yang dibalut saus rujak akan membuatmu ketagihan. Kalau kamu memesan rujak cingur yang pedas, jangan heran jika kamu akan keringatan. Suara kriuk dari kerupuk sebagai pelengkap juga dijamin semakin membuatmu semangat menghabiskannya.

Cukup satu kata : “Lezat!”

Sssst, penjual rujak cingur di Kota Surabaya maupun sekitarnya memang cukup banyak, tapi kamu harus berhati-hati juga ya. Faktanya ada saja penjual yang mengaku menggunakan cingur (moncong sapi) sebagai bahan utamanya, namun malah menggunakan kikil (bagian kaki sapi). Memang sih, untuk kamu yang ingin mencoba rujak cingur namun masih belum berani mencicipi cingurnya, kikil bisa menjadi pengganti alternatif. Tapi sayang saja ya rasanya, mencicipi rujak cingur tanpa menikmati cingur itu sendiri, hehe.

Tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam, kamu cukup membayar sekitar 10 ribu rupiah untuk menikmati nikmatnya seporsi rujak cingur. Sangat terjangkau bukan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.