Pulau Natuna, Sejuta Pesona Mutiara di Ujung Utara

0
838
Kawasan Alif Stone Park.

Natuna memiliki laut yang sempat diperebutkan oleh beberapa negara, karena secara sumber daya alam, Natuna memiliki kekayaan ekosistem laut yang berlimpah dan laut Natuna atau yang dulu disebut dengan Laut China Selatan ini memiliki letak yang strategis.

Terlepas dari itu semua, Natuna memiliki pesona lebih sehingga dijuluki “mutiara di ujung utara” yang memang harus diketahui oleh orang banyak. Apasih pesona yang dimiliki Natuna sehingga banyak negara lain yang meliriknya?

Sama seperti Bangka Belitung, Natuna juga memiliki ikon yang menjadi andalannya, yaitu batu besar yang ada di pesisir pantai. Batu-batu itu bertumpuk kemudian membentuk beberapa lorong serta tempat yang dapat digunakan untuk bersantai ketika sore hari, bahkan melihat bintang ketika malam hari tanpa menggunakan alat bantu apapun. Alif Stone Park adalah salah satu tempat batu-batu itu berada.

Selain itu, Natuna juga memiliki pulau kecil yang berbentuk seperti orang yang sedang tidur. Pulau ini dinamakan Pulau Senua yang terletak di seberang Desa Sepempang. Jika ingin pergi kesana, kita cukup menyewa kapal kecil dan menaikinya untuk sekitar 30 menit. Pulau yang tidak berpenghuni itu memiliki keindahan tersendiri untuk dijadikan destinasi wisata ketika traveling ke Natuna.

Tampak Depan Kawasan Masjid dan Gunung Ranai.

Jika hendak ke Natuna, kita hanya bisa menggunakan jalur air maupun udara. Jalur udara ini pun terbatas, yaitu sehari hanya ada satu kali penerbangan ke Natuna. Sedangkan untuk jalur air hanya ada seminggu sekali kapal penumpang yang berlayar. Tantangan justru kita temui saat kita menggunakan jalur air. Selain harganya yang murah, kita bisa berada lebih lama di Natuna untuk menunggu kedatangan kapal. Selama seminggu disana? Kita akan lebih menikmati suasana Pulau Natuna, ada baiknya untuk tinggal di rumah warga sekitar. Selain lebih mengenal warga sekitar, ternyata penginapan memang masih agak susah ditemui disana.

Natuna juga menyuguhkan beberapa festival yang bisa dinikmati oleh siapa pun yang berada di sana, seperti Festival Pulau Senua, Sail to Natuna, dan masih banyak lagi. Perayaan ini biasanya diadakan sekitar sepanjang Juli, ada beberapa lomba yang diadakan pada saat festival-festival tersebut, bahkan untuk Sail to Natuna adalah sebuah program untuk mengeksplorasi potensi bahari yang dimiliki dan berkolaborasi dengan kearifan lokal.

Kernas yang merupakan makanan khas andalan orang Natuna bisa kita temui di warung-warung pinggir pantai, seperti di Pantai Tanjung, karena makanan ini memang nikmat untuk disantap sambil menikmati es kelapa muda di tepi pantai pada saat sore hari.

Masjid Agung Natuna.

Toko oleh-oleh di sana? Jangan kaget jika kalian akan sulit untuk menemui toko oleh-oleh di sana, karena memang masih sangat jarang dijual berbagai barang atau makanan khas Natuna, tapi disinilah letak istimewanya. Ketika menemukan toko yang menjual oleh-oleh khas Natuna, pasti kita langsung buru-buru untuk memborongnya.

Masjid Agung Natuna yang terlerak di Ranai, Bunguran Timur ini adalah salah satu ikon Natuna yang memang terkenal. Tahukah kalian? Bahwa masjid ini adalah bagian kompleks Gerbang Utaraku, yaitu merupakan sebuah kawasan yang memang dipersiapkan untuk pusat pemerintahan dan bisnis Natuna. Ternyata masjid ini adalah titik pusat kawasan tersebut. Kita dapat melihat gunung berada tepat dibelakang masjid ini. Sungguh indah.

Pulau ini bisa dibilang pulau yang tidak terlalu besar. Tapi, keindahan yang disimpan oleh Pulau Natuna sangatlah besar. Itulah sebabnya Natuna berhasil dijuluki “Mutiara di ujung utara”. Pesonanya tak akan ada habisnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.