Pulau Lalayo, Pulau Subur dengan Pemandangan yang Menakjubkan

0
194
Pulau Lalayo.

Lalayo artinya terapung. Pulau subur dengan pasir putih yang cantik dan pemandangan yang indah itu berada  di Kecamatan Moutong, wilayah paling utara Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Waktu yang tepat untuk berkunjung ke Pulau Lalayo adalah pagi hari di saat matahari baru saja menampakkan wajahnya. Pada waktu ini para nelayan baru saja mendaratkan perahu untuk berlomba-lomba mendapatkan ikan yang akan dijual kembali di pasar.

Pagi itu kami memesan perahu berkapasitas delapan orang untuk mengantar kami ke Pulau Lalayo. Bunyi mesinnya mulus, pertanda perahu masih bekerja dengan baik. Kami naik ke perahu dengan wajah ceria dan tidak lupa berdoa.

Hanya  sekitar 20 menit saja untuk sampai di Pulau Lalayo dari perkampungan Moutong. Jarak tersebut terbilang cukup dekat. Sesungguhnya kami ingin lebih cepat sampai karena daya pikat Pulau Lalayo begitu kuat sehingga kami jadi tidak sabar untuk segera sampai. Tali pemberat perahu dinaikkan dan pak nelayan mendorong dengan kayuh.

Panorama hijaunya alam di Pulau Lalayo.

Saya perhatikan pemandangan sekitar. Moutong memang indah. Seraya perahu menjauh dari pesisir, Anda akan takjub menikmati keindahan deretan gunung-gunung landai yang menghiasi desa-desa di Moutong. Warna-warni bangunan penduduk berlatar hijaunya gunung yang terpancar matahari pagi semakin menekankan keindahan pemberian Sang Pencipta.

Deru suara mesin tidak akan mengalihkan perhatian Anda dari keindahan Pulau Lalayo yang semakin dekat. Hawa sejuk yang dibawa semilir angin terasa bersahabat. Saya mencoba menyentuh air laut, terasa hangat.

Pak nelayan memutar perahunya ke arah kanan. Awalnya kami tidak mengerti, padahal sedikit lagi perahu pasti sudah merapat di Pulau Lalayo. Tak jadi soal, kami keburu terhipnotis dengan keindahan alam sekitar. Kali ini bukan lagi tentang deretan gunung-gunung, tapi hamparan karang di bawah laut yang jernih sehingga kami nampak seperti berlayar di atas aquarium raksasa. Siapa saja akan terpesona dan Anda tidak perlu menyelam untuk menikmati pemandangan ini. Perahu melambat, pak nelayan tahu benar kami sedang tidak ingin melewatkan momen berharga ini.

Pemandangan Moutong dari Pulau Lalayo.

Kami dibawa berkeliling pulau sembari menikmati tur aquarium besar. Di bawah sana banyak ikan warna-warni bermain-main di antara beragam jenis karang, mulai dari karang  yang berbentuk kecil, besar, pipih, bundar, hingga lonjong. Ragam bentuknya, ragam juga warnanya. Yang menakjubkan, selain keindahan ikan-ikan, kami melihat banyak bintang laut berwarna-warni di bawah sana. Ada yang orange, hitam, dan biru, bak pernak pernik dalam aquarium raksasa. Sangat cantik, menjadikan pulau ini lengkap pesonanya. Kami tak berhenti berdecak kagum. Bagi saya, berjumpa dengan bintang lauy yang begitu banyak menjadi hadiah spesial persembahan Pulau Lalayo.

Setelah mengelilingi pulau, pak nelayan mencari tempat yang pas untuk mendaratkan perahu. Sedikit kesulitan mencari tempat yang pas, karena waktu itu air laut tengah surut sehingga karang-karang menghalangi perahu mendarat bebas tanpa hambatan.

Setibanya di Pulau Lalayo, kami benar-benar dibuat takjub. Pulau ini memiliki pesisir berpasir putih dengan air yang jernih, menggoda kita untuk menceburkan diri. Lalayo begitu subur, ditumbuhi banyak pohon seperti pohon kelapa dan rumput ilalang yang hijau. Meski berada di tengah lautan, tanaman tersebut membuat udara terasa sejuk. Pulau yang luasnya sekitar 5 hektar dan tak berpenghuni ini bisa bikin Anda betah berlama-lama.

Kami bermain-main sepuasnya dan selalu dibuat kagum. Belum lagi di bibir pantai masih tampak bintang laut yang cantik itu bertebaran. Mereka tidak hanya ada di atas hamparan karang, tapi juga dipinggiran pantai yang airnya dangkal berpasir. Anda bisa puas melihat lebih dekat.

Pulau Lalayo.

Saya menyapa para bintang laut dengan girang, berharap tidak ada yang melihat kekonyolan ini. Anda bisa mencobanya. Rasanya seperti bertemu Patrick Star di film Sponge Bob. Tetapi hati-hati! Jangan pindahkan mereka ke daratan karena mereka bisa mati. Kami pun sempat melihat banyak bintang laut jadi bangkai terjemur diatas pasir. Kita tentu tidak ingin keindahan Pulau Lalayo berkurang karena punahnya bintang laut yang lucu-lucu itu, kan?

Kemanapun mata memandang yang ada hanyalah keindahan Moutong di kejauhan sana. Seonggok tanah yang diberi nama Lalayo ini seolah diletakkan pada posisi yang pas di tengah laut Moutong. Rugi rasanya jika Pulau Lalayo tidak masuk dalam daftar perjalanan Anda jika berkunjung ke Parigi Moutong. Meski belum dikelola, pulau ini sangat layak dijadikan salah satu destinasi wisata bahari Parigi Moutong.

Untuk mengunjungi Pulau Lalayo di Kecamatan Moutong, ada dua alternatif yang bisa dipilih. Jika Anda berada di luar Sulawesi Tengah dan mengambil jalur udara, Anda bisa memilih Bandar Udara  SIS Al-Jufrie yang berlokasi di Palu, Ibu Kota Sulawesi Tengah. Anda juga bisa mendarat di Bandar Udara Jalaluddin di Provinsi Gorontalo. Dari bandara manapun titik keberangkatan Anda, waktu tempuh yang dibutuhkan tetap tujuh jam perjalanan darat untuk sampai ke lokasi.

Tenang saja, meski jaraknya cukup jauh dari Ibu Kota Kabupaten Parigi Moutong, Anda tidak akan bosan atau mati gaya. Sepanjang jalan Anda akan disuguhkan ragam pemandangan yang indah, kuliner yang memanjakan lidah, dan masyarakatnya yang ramah. Kalau Anda tertarik dengan kuliner lokal, coba saja lalampa Toboli, salah satu panganan khas Parigi Moutong yang akan Anda jumpai setelah dua jam perjalanan dari Bandar Udara SIS Al-Jufrie. Sepanjang jalan Anda juga akan melihat keindahan yang disuguhkan Teluk Tomini, seperti Pantai Kayu Bura, Tanjung Inova Marantale, dan Pantai Muara Indah Ogodako.

Oh ya, Anda juga  akan melewati Tugu Khatulistiwa, salah satu ikon kebanggan Parigi Moutong. Setelahnya Anda akan melewati beberapa wisata mangrove, jembatan bersejarah di Palasa, wisata buah di Beringin Jaya Bolano, dan masih banyak lagi bonus perjalanan  yang akan menambah daftar pengalaman anda mengunjungi Parigi Moutong.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.