Potret Keunikan Pasar Gede Solo, Simbol Toleransi Antar Etnis Tionghoa dan Jawa

0
191
Suasana di Pasar Gede kota Solo
Suasana di Pasar Gede kota Solo
  • Pasar Gede merupakan pasar ikonik dan terbesar di Solo
  • Berbagai kebutuhan pokok dan oleh-oleh khas Solo juga tersedia di Pasar Gede
  • Menu bergaya western di TFP Warung Kopi yang terdapat di salah satu sudut barat Pasar Gede
  • Suasana di Pasar Gede kota Solo
  • Ribuan lampion di Pasar Gede saat momen Imlek
  • Di sudut barat Pasar Gede juga terdapat kedai kopi kekinian bernama Kedai Kopi Pak Agus

Pasar Gede merupakan saksi bisu peristiwa bersejarah di kota Solo yang terjadi sejak 1927. Tak hanya sebagai tempat perputaran roda ekonomi, Pasar Gede juga menjadi bagian simbol toleransi antara etnis Tionghoa dan Jawa yang ada di kota batik ini.

Pedagang yang ada di pasar tersebut tak hanya didominasi suku Jawa, pedagang dari etnis Tionghoa yang mahir berbahasa mandarin juga bisa kita temui di pasar ini. Saat momen imlek, area Pasar Gede juga disemarakan oleh ribuan lampion ala Jawa dan Tionghoa yang bisa menjadi spot foto instagenik.

Selain menjual kebutuhan pokok harian seperti pasar tradisional lainnya, Pasar Gede Solo juga menjual aneka kuliner lokal hingga hidangan bergaya western. Di salah satu sudut pasar juga terdapat kedai kopi kekinian yang memiliki mesin roasting dan alat seduh kopi canggih, loh. Jika ingin berkunjung, pasar ini berlokasi di jalan Urip Sumoharjo, tepat di pusat kota Solo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.