Pesona Wajah Bumi Maleo

0
229
Hiu paus di botubarani.
Seperti Maleo, setia… hingga ajal menjelang.

Bumi Maleo adalah sebutan untuk Provinsi Gorontalo. Provinsi Gorontalo yang berada di Sulawesi bagian Utara ini beribu kota Gorontalo. Provinsi Gorontalo merupakan provinsi ke-32 di Indonesia yang lahir pada tanggal 5 Desember 2000. Kota Gorontalo sering disebut juga Kota Hulontalo, selain itu terkenal pula dengan julukan “Kota Serambi Madinah”.

Hiu paus di botubarani.

Meskipun Gorontalo merupakan sebuah wilayah kecil, namun kekayaan alamnya termasuk juga destinasi wisatanya sangatlah banyak. Gorontalo merupakan daerah pesisir yang bersebelahan langsung dengan Laut Sulawesi di bagian Utara dan Teluk Tomini di bagian Selatan. Karena itu, tidak heran jika di pesisir Gorontalo terdapat pantai-pantai cantik yang memesona.

Untuk menuju ke Gorontalo tidaklah sulit apalagi jika ditempuh dengan pesawat terbang dari Jakarta atau dari kota-kota lain di seluruh Indonesia. Banyak penerbangan langsung yang mengarah ke Gorontalo. Destinasi terdekat dari bandara yang bisa langsung kita kunjungi adalah Benteng Otanaha. Benteng Otanaha terdiri atas tiga bangunan yang masing-masing berbentuk lingkaran. Benteng itu hanya berupa dinding tanpa atap. Tinggi dinding sekitar 1 meter dengan ketebalan sekitar 50 sentimeter.

Benteng Otanaha adalah sebuah benteng yang dibangun oleh Raja Ilato pada tahun 1522 Masehi dengan prakarsa pemimpin-pemimpin kapal Portugis yang berhenti di pelabuhan Gorontalo. Benteng ini selain terbuat dari pasir dan batu kapur, juga dibuat dengan material khusus yang menjadikannya unik, yaitu telur Burung Maleo sebagai semennya. Benteng ini sangat kuat meskipun semennya terbuat dari telur.

Benteng Otanaha.

Burung Maleo merupakan hewan endemik dari Pulau Sulawesi, khususnya di Gorontalo yang keberadaannya sekarang hampir punah. Itulah yang menjadi sebab kenapa Kota Gorontalo mendapat sebutan juga sebagai Bumi Maleo. Burung Maleo sangat unik dari kebanyakan burung lainnya, mereka tidak hidup berkelompok, biasanya mereka hidup berpasangan saja. Ukurannya seperti ayam, namun dia memiliki mahkota jambul dan habitatnya di daerah yang panas serta lebih suka di daratan daripada terbang. Begitu juga dengan telurnya, ukuran telur Burung Maleo kira-kira sepanjang telapak tangan, perbandingannya 1 butir telur Burung Maleo sama dengan 5 hingga 8 kali lipat telur ayam.

Kata orang, burung yang paling setia adalah burung Merpati karena jika salah satu dari mereka mati duluan pasti tidak lama kemudian yang lainnya juga akan mati. Namun ternyata, burung Maleolah burung yang paling setia. Maleo adalah monogami spesies yang sangat setia pada pasangannya. Sepanjang hidupnya, ia hanya mempunyai satu pasangan. Burung ini tidak akan bertelur dan kawin lagi setelah pasangannya mati, oleh karena itu burung ini sangat langka.

Benteng Otanaha berada di atas perbukitan Dembe I, Kota Barat, Provinsi Gorontalo, Sulawesi. Dari pusat Kota Gorontalo berjarak kurang lebih 8 km. Pengunjung bisa menggunakan transportasi umum becak motor (bentor) dengan waktu kurang lebih sekitar 20 menit. Lokasi benteng ini bersebelahan langsung dengan Danau Limboto, satu-satunya danau yang ada di Gorontalo. Pengunjung bisa menikmati keindahan dan keasrian Danau Limboto dari atas benteng. Mengedarkan pandangan berkeliling dengan hamparan pesona Danau Limboto.

Benteng Otanaha.

Danau Limboto merupakan muara dari beberapa sungai besar di Sulawesi antara lain Sungai Molalahu, Sungai Bionga, Sungai Bone Bolango, Sungai Daenaa, serta Sungai Alo. Danau Limboto mempunyai luas sekitar 3000 hektar. Danau Limboto juga memiliki festivalnya sendiri yang sangat seru untuk diikuti bertajuk “Festival Danau Limboto”.

Terdapat jenis satwa khas Danau Limboto yang oleh orang Gorontalo biasa disebut Bondula. Bondula merupakan Burung Mandar Besar yang merupakan penghuni asli Danau Limboto. Burung-burung ini sering terbang bergerombol dan menjadi tangkapan favorit pemburu di Danau Limboto.

Setelah puas menikmati Benteng Otanaha dengan latar Danau Limboto, perjalanan dilanjutkan ke Pantai Leato. Pantai Leato berada di Kelurahan Leato, Kecamatan Kota Selatan, hanya sekitar lima kilometer atau 15 menit perjalanan dari pusat Kota Gorontalo. Akses ke pantai ini juga cukup mudah. Pantai Leato cukup indah dengan pasir putihnya. Apabila senja menjelang, kita bisa melihat kesibukan para nelayan yang akan berangkat melaut. Dengan diantar oleh matahari senja di garis cakrawala, mereka perlahan bergerak mengarungi lautan untuk mencari nafkah.

Senja di Pantai Leato.

Di sepanjang Pantai Leato kita bisa menjumpai banyak warung makan yang menyajikan makanan laut khas Gorontalo. Salah satu hasil laut yang terkenal adalah ikan nike. Ikan nike ini merupakan ikan yang bentuknya kecil dan muncul pada musim tertentu saja. Ikan nike atau duwo dalam bahasa Gorontalo, adalah salah satu ikan endemik Gorontalo. Ikan ini bisa dimasak menjadi beberapa menu seperti perkedel nike, sayur pepes, maupun woku. Ikan yang berukuran 4-5 sentimeter ini ditangkap nelayan ketika malam hari.

Melimpahnya ikan nike tidak lepas dari keberadaan Sungai Bone di Gorontalo. Sebagai ikan jenis yang hidup dengan siklus air tawar dan air laut, nike bereproduksi di perairan air tawar. Larva yang dihasilkan akan melanjutkan siklus hidupnya di laut.

Gorontalo merupakan wilayah yang memiliki potensi bahari luar biasa. Sebut saja Bone Bolango dengan Taman Laut Olele, Gorontalo Utara dengan Pulau Saronde, dan Boalemo dengan Pulau Cinta. Selain itu ada satu destinasi yang menjadikan Gorontalo menjadi sangat spesial, yaitu Pantai Botubarani. Selain memiliki hamparan pasir putih yang indah, di pantai ini juga sering terlihat penampakan whaleshark atau hiu paus.

Berenang bersama hiu paus.

Pantai Botubarani terletak di Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, perairan Gorontalo, Teluk Tomini. Di Gorontalo, hiu paus ini disebut dengan nama lokal Munggiyango Hulalo. Sama seperti ikan nike, kemunculan Hiu Paus ini pun juga hanya pada musim-musim tertentu saja. Dan ikan nike merupakan makanan favorit dari hiu paus. Maka ketika musim ikan nike telah tiba, bisa dipastikan bahwa hiu paus juga akan muncul.

Lokasi perairan Botubarani menjadi destinasi wisata hiu paus di Gorontalo mulai April 2016. Di perairan Botubarani, awal kehadiran hiu paus diduga karena buangan limbah kulit udang dari sebuah perusahaan pengolahan udang yang posisinya berdekatan dengan pantai. Setelah itu, aktifitas wisata hiu paus dilakukan dengan sengaja memberikan kulit dan kepala udang.

Woku Nike.

Bila ingin menyaksikan hiu paus dari perahu atau menyelam, lakukanlah pada pagi hari. Jarak aman untuk berenang dengan hiu paus adalah 4-5 meter. Mereka adalah binatang yang jinak, jika mereka mendekat, jangan membuat gerakan tiba-tiba yang menyebabkan kepanikan. Tetap tenang saja, hiu paus akan segera pergi dengan sendirinya.

Para awak perahu biasanya membawa udang atau ikan untuk makanan hiu paus tersebut. Ketika sedang musimnya, banyak hiu paus muncul di Pantai Botubarani ini. Jika ingin berenang menggunakan kaki katak, usahakan jangan terlalu dekat dengan binatang ini karena ditakutkan akan mengenai badannya dan menyebabkan luka. Selain itu, jangan pernah mengadakan kontak fisik dengan hiu paus apalagi sampai menungganginya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.