Pengalaman Seru Mencari Kerang di Pantai Sakera, Kepulauan Riau

0
96
Pantai ketika mulai pasang surut.

Bicara tentang Kepulauan Riau, tentunya tak jauh-jauh dari laut, karena sebagian besar  Kepulauan Riau (Kepri) terdiri dari lautan, apakah ada di antara travelers yang pernah berkunjung ke Kepulauan Riau? Jika ada, pasti akan tahu makanan laut apa yang menjadi ciri khas Kepri!.

Saya bukan membahas daerah Riau, ya, karena Riau dan Kepri adalah 2 provinsi yang berbeda. Saya  mengatakan ini sebab banyak orang yang beranggapan bahwa Kepri itu adalah Riau padahal sebenarnya bukan. Kepulauan Riau adalah provinsi baru hasil pemekaran dari provinsi Riau. Riau terdiri dari sebagian besar daratan sedangkan Kepulauan Riau, hampir sebagian besarnya adalah lautan.

Ada banyak pulau-pulau kecil nan indah  yang terdapat di Kepulauan Riau. Jikalau ingin menjelajahi pulau-pulau yang ada di Kepri maka  untuk menempuhnya  memakan waktu yang cukup panjang  menggunakan speedboat maupun kapal roro (kapal penumpang dan barang).

Hasil kerang yang didapat.

Salah satu budget travelling yang ingin saya perkenalkan ada di Kepri khususnya  di daerah tempat tinggal saya, tepatnya di kabupaten Bintan adalah tempat wisata Pantai Sakera. Meskipun sederhana, namun masyarakat sekitar tak pernah bosan mengunjungi tempat wisata satu ini apalagi setiap hari libur tempat ini selalu ramai pengunjung.

Bintan cukup banyak menyediakan tempat destinasi wisata, kali ini saya ingin berbagi pengalaman mengenai wisata alami dan terdekat bernama Pantai Sakera. Tak perlu banyak itenerari untuk mengunjungi tempat ini, karena hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit  dari tempat tinggal dengan menggunakan sepeda motor dan cukup dengan budget minim, kami sekeluarga sudah bisa menikmati indahnya Pantai Sakera.

Tempat wisata ini sudah lumrah dan sering dikunjungi oleh masyarakat Bintan dan Tanjung Pinang. Seperti wisata pantai lainnya, di sini saya juga bisa menikmati keindahan laut sepanjang mata memandang ditemani  tiupan angin sepoi-sepoi, duduk bersama-sama dengan keluarga tercinta sambil menikmati bekal bawaan atau makanan yang tersedia di warung sekitar pantai. Di sini juga tersedia sewa gazebo yang ada di pinggir pantai dengan membayar Rp25.000,-.

Selain itu, pengunjung bisa mandi di  pinggir laut atau menggunakan aneka fasilitas permainan di sekitar pantai, seperti; ayunan, sewa kano, dan sewa pelampung karet untuk berenang bagi anak-anak dan dewasa.

Pantai sakera.

Setelah puas menikmati itu semua, ada satu hal yang paling unik dan berbeda dari  wisata pantai biasanya. Saya begitu  menantikan momen ini, dari dulunya saya memang memiliki hobi mengoleksi kerang-kerangan laut yang ada di sekitar pinggir pantai, dan akan dengan senang hati bila di ajak untuk mencari hasil kerang-kerangan laut, baik untuk sekedar seru-seruan maupun untuk dikonsumsi.

Jujur, sebanyak ini pantai yang sudah saya kunjungi, saya belum pernah merasakan pengalaman seru mencari seafood khas kerang di lautan lepas, namun di tempat ini saya bisa menemukan dan mendapat pengalaman baru.

Yang harus diingat sebelum berangkat, apalagi bagi yang tujuannya berwisata sekaligus mencari kerang adalah mesti mencari momen yang pas, kalian harus melihat laut  terlebih dahulu atau bertanya  kepada nelayan yang tentunya sudah ahli tentang kapan pasang naik dan pasang surut laut di hari itu karena untuk mencari kerang-kerangan, kita harus menunggu air laut surut.

Dengan itu kalian bisa  tahu, kapan untuk sekedar menikmati keindahan laut dan kapan untuk mencari kerang-kerangan terutama bagi yang mempunyai hobi sama dengan saya. Ketika  mencari kerang kalian dipastikan tidak akan sadar dengan waktu karena keasyikan.

Kerang Ranga dan anak kepiting.

Untuk itenerari terbaru Saya sarankan sebelum berpetualang di laut, sebaiknya mencari tahu mana pantai yang biasanya  menghasilkan kerang, tidak lupa membawa kantong untuk menyimpan hasil pencarian, memakai topi maupun sunblock dan sejenisnya agar terlindungi karena kita akan berhadapan langsung dengan sinar matahari.

Laut yang cukup indah ini   ternyata menyimpan hasil kekayaan laut yang kadang tidak ditemui di laut lainnya yang ada di Indonesia. Salah satu seafood andalan Kepri adalah gonggong. Gonggong  memang tidak saya temukan di sini karena setiap pantai yang ada di sekitar daerah ini memiliki jenis kerang-kerangan yang berbeda. Hasil kekayaan laut yang ada  di daerah ini memang sudah menjadi mata pencaharian masyarakat sekitar.

Waktu itu, hasil laut yang saya dapatkan diantaranya kerang tiram, kerang kipas, baby crab dan remis (sejenis kerang dara berukuran kecil). Walaupun mencarinya dibutuhkan kesabaran dan ketelitian tingkat tinggi namun bagi saya, pengalaman tersebut sangatlah menyenangkan.

Setiba di rumah, kerang  tersebut segera saya olah cukup dengan cara di rebus dengan sedikit bumbu. Ada rasa puas ketika menikmati hasil yang didapat dengan segala perjuangannya apalagi ketika mencicipi lezatnya dan  mengingat kandungan gizi yang tinggi di dalamnya, tak sia-sia  rasanya.

Pantai ketika mulai pasang surut.

Berapa rincian untuk budget travelling saya?

  1. Tiket masuk (gratis)
  2. Sewa gazebo, Rp25.000.
  3. Makan, minum dan perlengkapan lain, Rp75.000.

Murah bukan? Hanya bermodalkan Rp100.000, kami sudah bisa mengunjungi dan mendapat pengalaman baru dari laut ini. Walaupun  cuma mengunjungi wisata terdekat but it’s so amazing, saya semakin bersyukur karena bisa  menikmati agungnya kekayaan sang Maha pencipta, bisa menikmati liburan dengan suka cita dan menghabiskan waktu dengan hal yang bermanfaat.

Sekian pengalaman dari saya ketika menjelajahi lautan dan menemukan hasilnya. Menarik bukan? Have a nice trip guys!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.