Pengalaman Pertama Kunjungan di Kebun Binatang Surabaya

0
360
Hiasan Dinding Soerabaya Zoo.

Soerabasche Palntenen Dierentuin yang artinya Kebun Botani dan Binatang merupakan nama awal dari Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang kini kita kenal. Awal didirikan pada tanggal 31 Agustus 1916 di Kaliondo, pindah pada tahun 1917 ke Jalan Groedo, kemudian pindah kembali pada tahun 1920 ke daerah Darmo hingga sekarang. KBS menjadi salah satu primadona destinasi wisata keluarga diĀ  Kota Surabaya yang memiliki luas mencapai 15,3 Ha dengan koleksi hewan mencapai 2.200 satwa yang terdiri dari mamalia, aves, reptil, dan ikan. Lokasi Kebun Binatang Surabaya beralamat di Jl. Setail No.1, Darmo, Kec. Wonokromo atau sekitar 5 km dari pusat Kota Surabaya.

Beberapa tahun silam, berita KBS yang beredar di media massa kurang mengenakan karena banyak kasus hewan tidak terurus hingga kematian hewan. Mungkin itu dulu, kini wajah KBS telah berubah menjadi lebih baik, mulai dari segi fasilitas dan kondisi hewan di kebun binatang. Pada tahun 2014, pemerintah Kota Surabaya secara resmi diberikan kepercayaan oleh Kementrian Kehutanan sebagai pengelola sesuai dengan SK Izin Lembaga Konservasi Kebun Binatang Surabaya hingga saat ini.

KBS cukup mudah ditemukan karena lokasinya yang berada di jalan utama. Sebelum memasuki kawasan kebun binatang, pengunjung akan disambut oleh patung sura (hiu) dan baya (buaya) yang menjadi icon Kota Surabaya. Cukup dengan tiket masuk sebesar Rp15.000/orang, pengunjung sudah bisa menikmati kawasan rimbun pepohonan dengan berbagai jenis koleksi hewannya. Bagi pengunjung yang membawa banyak barang bawaan tidak perlu khawatir karena kebun binatang menyediakan tempat penitipan barang di sebelah kiri dari pintu masuk setelah pengecekan tiket.

Setelah dilakukan pengecekan oleh petugas, tidak jauh dari pintu masuk, mata pengunjung akan langsung disuguhkan dengan hiasan dinding yang menarik dengan bacaan Soerabaya Zoo yang cocok untuk menjadi spot foto. Semakin memasuki area KBS, fasilitas yang terlihat sudah jauh lebih baik, seperti jalanan sudah di paving block seluruhnya, kantin, tempat ibadah, hiasan dinding, dan tenda tempat bersantai keluarga. Kondisi kandang hewan sudah dipercantik dengan hiasan yang terbuat dari semen dan tentunya hewan yang terlihat sehat. Selain itu, fasilitas lain yang disediakan yaitu kapal air yang digunakan untuk berkeliling. Cukup dengan membayar tiket sebesar Rp10.000/orang, sekali putaran pengunjung bisa melihat-lihat hewan yang bergelantugan di pohon.

Ular di atas dahan pohon.

Hewan yang dapat dijumpai di KBS cukup banyak ragamnya dan dibedakan menjadi beberapa area yang terdiri dari hewan ordo primata seperti orang utan, simpanse, monyet, bavian mantel, kera Jepang, dan sebagainya. Kelas mamalia seperti kuda nil, babi, rusa, unta, gajah dan sebagainya. Kelas reptilia seperti ular, buaya, penyu, dsb. Di KBS ada juga berbagai jenis burung. Selain hewan darat, Kebun Binatang Surabaya menyediakan koleksi hewan air tawar dan air laut untuk semakin menambah pengalaman para pengunjung. Khusus untuk melihat hewan air, pengunjung kembali dikenakan biaya tiket sebesar Rp15.000/orang.

Unta yang sedang bersantai di siang hari.

Berbagai jenis hewan banyak ditemui di KSB. Salah satu hewan yang menarik yaitu unta, hewan yang memiliki punuk asal Timur Tengah, yang terlihat sedang menikmati waktu di siang hari untuk bersantai. Kuda nil yang sedang berendam di tengah hari yang cukup panas dan ada ular yang sedang bersantai di ranting pohon.

Kuda nil sedang berendam.

Pengalaman melihat hewan secara langsung dengan lingkungan ramah keluarga cocok menjadi list destinasi wisata saat berada di Kota Surabaya. Terutama bagi anak-anak dapat menambah pengetahuan melalui pengenalan berbagai jenis hewan secara lansung dan diharapkan dapat menumbuhkan rasa kepedulian terhadap makhluk hidup lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.