Pengalaman Berlibur ke Pulau Dayang Bunting, Malaysia

0
521
Pulau Dayang Bunting. Benar-benar terlihat seperti wanita hamil yang sedang berbaring bukan?

Daya tarik pariwisata Kepulauan Langkawi, Malaysia tidak diragukan lagi, salah satu yang paling terkenal adalah Pulau Dayang Bunting. Pulau ini adalah gugusan pulau kedua terbesar setelah Pulau Langkawi itu sendiri. Saya dan keluarga tentunya tidak ingin melewatkan keindahannya, kami mengambil day trip yang banyak dijajakan di kios agen travel pinggir jalan, perjalanan day trip Pulau Dayang Bunting dikenakan biaya kurang lebih Rp 150.000.

Perjalanan dimulai pada pukul 13:00 waktu setempat, kami berangkat menggunakan speed boat selama kurang lebih hanya 15 menit. Pulau Dayang Bunting mendapatkan namanya karena terdapat bukit yang benar-benar terlihat seperti wanita hamil! Aktivitas yang pertama kami lakukan adalah berenang di Danau Dayang Bunting.

Sesampainya di danau, saya benar-benar merasa sangat terpukau oleh pemandangannya yang mirip dengan latar sebuah film, ditambah dengan fakta bahwa danau ini berada di tengah laut! Ada beberapa aktivitas yang bisa kita lakukan di danau, seperti berenang, kayak, atau paddle board. Jika kita memilih tiket masuk pulau seharga 10 Ringgit, maka kita akan mendapatkan akses untuk semua permainan dan pelampung. Saya dan keluarga menghabiskan waktu dengan kayak di danau yang tenang, pada awalnya saya takut karena kurang berani beraktifitas di open water, tapi setelah diledek payah oleh adik sendiri, saya memaksakan diri untuk berani. Setelah pengalaman pertama saya mencoba kayak, saya menobatkan kayak sebagai salah satu aktifitas yang sangat chill maksimal. Setelah puas bermain kayak, kami menghabiskan waktu dengan  berenang di air danaunya yang sangat sejuk.

Pulau Beras Basah. Airnya biru banget~

Setelah Pulau Dayang Bunting, kami diantar ke eagle point untuk menyaksikan para elang mencari makan. Menurut saya, eagle point pada day trip kali ini merupakan yang terbaik. Banyak sekali elangnya! Menyaksikan elang mencari makan merupakan aktivitas yang cukup seru menurut saya. Saya sangat terpukau melihat mereka terbang dengan cepat dan menukik, lalu terbang jauh lagi membawa santapan pulang ke sarang. Setelah puas menonton elang, kami melanjutkan perjalanan ke Pulau Beras Basah.

Pulau Beras Basah mengingatkan saya pada Gili Air yang ada di Lombok. Hati-hati saat berkunjung ke sana, karena ada banyak monyet bebas berkeliaran. Lindungi makanan kalian sebelum dicuri oleh mereka. Pasir di Beras Basah sangat lembut, ombaknya tidak terlalu besar, air lautnya yang biru ditambah dengan pemandangan mangrove menyempurkan trip kami pada hari itu. Setelah puas main di pantai, kami langsung melanjutkan perjalanan untuk pulang.

Boat yang digunakan untuk island hopping.

Salah satu nilai tambah dari agen-agen travel di Langkawi yang menawarkan island hopping adalah jok mobilnya yang dilapisi terpal, sehingga kita boleh pulang dalam keadaan basah tanpa perlu ganti baju di toilet umum yang ada di lokasi wisata, yang mayoritasnya kurang nyaman untuk digunakan. Perjalanan dari pelabuhan menuju pusat kota tidak jauh kok, jadi aman dari masuk angin jika memutuskan untuk tidak ganti pakaian terlebih dahulu haha.

Karena tempat menginap saya dan keluarga sangat dekat dengan Pantai Cenang, kami lanjut menghabiskan sisa hari kami menikmati Pantai Cenang. Di Pantai Cenang kita dapat melakukan berbagai macam olahraga air, terdapat beberapa restoran juga dekat pantai jadi kita dapat menikmati senja dengan lebih syahdu. Tidak ada yang begitu istimewa dari Pantai Cenang, tetapi cukup menyenangkan untuk menghabiskan sore bersama keluarga. Pada malam hari biasanya akan banyak anak-anak muda setempat yang melakukan atraksi fire dancing, di pantai pun akan banyak alas untuk duduk karena akan ada lebih banyak kafe yang buka pada malam hari.

Kalau ke Langkawi pastikan Dayang Bunting masuk dalam list yang harus kalian kunjungin ya, dijamin tidak akan menyesal!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.