Pendakian Low Budget di Gunung Merbabu

0
270
Persimpangan Sebelum Puncak.

Kegiatan mendaki gunung sekarang ini tidak hanya sekadar menjadi hobby saja, melainkan juga menjadi sebuah profesi bagi sebagian orang. Misalnya menjadi penyedia jasa open trip atau privat trip, pemandu gunung (guide), dan juga menjadi porter di gunung.

Pada artikel ini, aku akan share perjalanan #liburanmurahmeriah bersama kawan-kawanku yang melakukan pendakian low budget di Gunung Merbabu. Saat itu, aku melakukan pendakian di penghujung tahun dan sekaligus akan melakukan perayaan tahun baru bersama 4 kawan-kawanku di Gunung Merbabu. Ditambah dengan aku, anggota tim pendakian ini menjadi 5 orang.

Untuk estimasi pendakian santai di Gunung Merbabu, para pendaki biasanya menempuh waktu 3 hari 2 malam. Karena, rombonganku terkendala dengan jadwal pekerjaan dan kegiatan lainnya. Maka, kami putuskan untuk melakukan pendakian dengan estimasi 2 hari saja melalui basecamp jalur pendakian Selo. Meskipun jalur pendakian Selo ramah untuk para pendaki, tetap pastikan persiapan fisik, mental, dan juga management logistic yang benar guys. Karena, di jalur pendakian Selo ini tidak ada sumber mata airnya.

Jalur Pendakian Selo.
Sekilas Tentang Gunung Merbabu

Gunung Merbabu lokasinya terletak di antara Kabupaten Boyolali, Kabupaten Salatiga, dan Kabupaten Magelang. Gunung ini menjadi favorit para pendaki, karena pemandangan yang bagus dan juga sabananya yang indah. Taman Nasional Gunung Merbabu yang berada di Jawa Tengah ini memiliki ketinggian 3.142 meter di atas permukaan laut, sebenarnya Gunung Merbabu ini memiliki banyak puncak.

Akan tetapi, para pendaki lebih banyak mengunjungi Puncak Triangulasi, Puncak Kenteng Songo, dan Puncak Syarif. Sedangkan untuk jalur pendakian resminya dapat melalui Selo di Boyolali, Thekelan di Kopeng dan Salatiga, Cuntel di Magelang, Wekas di Magelang, dan Suwanting di Magelang.

Itinerary Pendakian Gunung Merbabu via Selo

H-1
15.30 Meeting point di Solo
16.00 Perjalanan dari Solo ke Selo
18.20 Tiba di Basecamp Pak Parman
19.15 Bayar Simaksi Taman Nasional Gunung Merbabu
20.30 Mulai Pendakian Gunung Merbabu via Selo
02.00 Tiba di Sabana 2 Gunung Merbabu (camping)
02.10 Makan malam, setelah itu tidur

H-2
07.30 Makan pagi dan persiapan untuk summit ke Puncak Gunung Merbabu
08.15 Tiba di Puncak Kenteng Songo dan Puncak Triangulasi Gunung Merbabu
09.00 Turun ke Sabana 2, kemudian packing untuk turun
09.20 Persiapan turun ke Basecamp Selo
14.30 Tiba di Basecamp kemudian makan sore
15.25 Perjalanan kembali ke Solo
17.00 Tiba di Solo dan trip selesai

Sabana di Gunung Merbabu.

Perjalanan dimulai dari Kota Surakarta atau yang sering disebut Kota Solo pada jam 16.00. Kami semua menggunakan transportasi sepeda motor pribadi untuk menuju basecamp pendakian Selo. Saran dari aku untuk kalian yang akan melakukan pendakian ke Merbabu atau Merapi dengan menggunakan kendaraan pribadi seperti sepeda motor, pastikan kondisi kendaraan kalian prima. Karena, medan jalannya menuju basecamp pendakian Selo ini sangat ekstrem. Sudah ada korban pengendara yang mengalami rem blong dan kendaraan tidak kuat untuk menanjak, hindari menggunakan motor matic.

Setelah tiba di Pasar Cepogo pada jam 17.15, kami semua memutuskan untuk berhenti sejenak sembari istirahat dan mendinginkan mesin kendaraan, sebagian anggota tim berbelanja kebutuhan logistic lainnya. Perjalanan dilanjutkan menuju Pasar Selo, di area dekat Polsek ini terdapat penyedia jasa ojek. Jika anggota tim pendakian kalian banyak, lebih baik menyewa mobil pick-up yang siap mengantar sampai basecamp pendakian Selo.

Anggota tim pendakian beranjak dari Pasar Selo dari jam 18.20, kami langsung melanjutkan perjalanan untuk menuju basecamp Pak Parman. Tempat ini merupakan tempat untuk istirahat sejenak sembari makan, sekaligus penyesuaian suhu pada tubuh (aklimatisasi), dan juga check out perlengkapan sebelum melakukan pendakian di Gunung Merbabu.

Puncak Kenteng Songo di Gunung Merbabu.
Pendakian di Gunung Merbabu via Selo

Gunung Merbabu ini berada di dalam kawasan Taman Nasional. Maka, sebelum kalian melakukan pendakian. Pastikan sudah melapor kepada petugas basecamp dan membayar SIMAKSI (Surat Izin Memasuki Kawasan Konservasi). Pendakian di Jalur Selo ini sudah support booking online dan ketua regu pendaki akan mendapatkan gelang ber-chip Radio Frekuensi Identification (RFID) yang berfungsi melacak posisi untuk meminimalisir hilangnya pendaki.

Sedangkan untuk pendakian di Jalur Selo, estimasi waktu perjalanan 6-8 jam yang dimulai dari Basecamp Selo hingga ke Puncak Merbabu. Setiap fisik pendaki berbeda-beda, sesuaikan dengan kemampuan diri dan tim pendakian. Jangan pernah tinggalkan partner pendakian kalian.

Estimasi Rute Pendakian di Gunung Merbabu

Basecamp – Pos 1 dapat ditempuh selama 2 jam.
Pos 1 – Pos 2 dapat ditempuh selama 1-2 jam.
Pos 2 – Pos 3 dapat ditempuh 40 menit.
Pos 3 – Sabana 1 dapat ditempuh selama 50 menit.
Sabana 1 – Sabana 2 dapat ditempuh 1 jam.
Sabana 2 – Puncak dapat ditempuh selama 1 jam.

Untuk mendirikan tenda di Jalur Selo dapat dilakukan di Pos 3, Sabana 1, dan Sabana 2. Aku sarankan di Sabana 2 agar lebih dekat pada saat akan summit attack dan juga vegetasinya di area ini tidak terlalu terbuka. Untuk meminimalisir kesamaran arah (disorientasi) pada saat melakukan pendakian, kalian dapat melakukan pendakian di siang hari. Bonusnya lagi, pendaki bisa menyaksikan pemandangan yang indah di sepanjang Jalur Selo ini.

Persimpangan Sebelum Puncak.
Pengeluaran Budget Traveling

Budget pengeluaran aku sendiri tidak banyak guys, tidak beda jauh dengan anggota tim kawan-kawan pendakianku. Karena sebelum melakukan perjalanan, aku selalu sudah membuat planning pengeluaran budget dan itinerary yang sudah aku buat dengan matang.

  • Pertamax PP: Rp 40.000
  • Belanja Logistic: Rp 35.000
  • SIMAKSI: Rp 15.000
  • Makan dll: Rp 25.000

Total : Rp 115.000

Selain transportasi yang mudah dan para penduduknya ramah tamah. Itulah mengapa banyak para pendaki yang lebih memilih melakukan pendakian gunung di sekitar daerah Jawa Tengah. Bawa turun sampah yang dihasilkan dari kegiatan pendakian kalian, jangan memetik bunga edelweis, dan juga jangan kotori alam dengan tindakan vandalisme.

Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat memberikan informasi untuk kalian semua yang akan melakukan pendakian di Gunung Merbabu. Silakan kalian share artikel ini agar bermanfaat untuk yang lainnya, terima kasih sudah berkenan membaca dan sampai jumpa di artikel selanjutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.