Patah Hati Gagal Ketemu Bunga Sakura di Kebun Raya Cibodas

0
139
Bunga Sakura Ada Juga di Indonesia.

Ingin melihat bunga sakura? Sekarang kamu tak perlu jauh-jauh ke Jepang atau Korea untuk menikmati bunga berwarna pink yang hanya mekar di musim semi ini. Karena di Kebun Raya Cibodas, kamu juga bisa menikmati keindahan bunga sakura. Bahkan kalau di negara asalnya bunga ini mekar hanya setahun sekali, di Indonesia bunga ini bisa mekar dua kali dalam setahun.

Dari awal begitu tahu soal informasi adanya bunga sakura itu, aku sudah tak sabar ingin berkunjung ke Kebun Raya Cibodas. Bolak-balik aku juga memerhatikan media sosial mereka, karena katanya, untuk mengetahui ketika bunga sakura ini mekar akan diberitahu lewat media sosial. Katanya, sekitar bulan Agustus dan Januari bunga-bunga sakura ini mekar.

Tapi akhirnya akibat padatnya aktivitas, beberapa kali rencana untuk berkunjung ke Kebun Raya Cibodas ini tertunda. Baru menjelang akhir Januari 2018 akhirnya aku berkesempatan ke Kebun Raya Cibodas. Dengan perasaan optimis dan semangat tinggi, aku pun sudah menyiapkan beberapa ide pose foto agar nanti tampak instagramable. Enggak ada sedikit pun perasaan khawatir kalau mungkin aku akan mengalami patah hati.

Suasana di Taman Sakura.

Jumat siang itu aku begitu bersemangat untuk bisa melihat bunga sakura yang mekar di Indonesia. Dari beberapa foto yang sempat aku lihat di media sosial, aku terkagum-kagum karena ternyata jumlah pohonnya cukup banyak. Aku berangkat bertiga, dengan adikku dan ibuku. Untung saja jarak Jakarta – Cibodas tidaklah terlalu jauh. Kami masih leluasa bisa bekerja dulu setengah hari terlebih dahulu.

Meski ini pertama kalinya kami pergi sendiri ke Kebun Raya Cibodas, tapi berkat bantuan Google Maps, dengan mudah kami bisa menemukannya. Beruntung jalanan tidak terlalu ramai. Untuk menemukan Taman Sakura-nya juga tidaklah sulit. Begitu tiba ke dalam gerbang utama, sudah terpampang papan petunjuk arah yang akan menuntun kita ke arah Taman Sakura. Kami tinggal mengikuti saja petunjuk yang ada sambil menikmati udara sejuk.

Kesulitan baru dirasa justru ketika akhirnya kami tiba di Taman Sakura. Mendadak tidak ada petunjuk yang menyatakan kalau kami sudah berada di area Taman Sakura. Setelah bertanya pada petugas parkir yang membenarkan kalau kami sudah berada di kawasan Taman Sakura, kami pun memarkirkan kendaraan.

Taman Bunga Sakura di Kebun Raya Cibodas.

Ternyata Taman Sakura cukup ramai. Padahal itu bukan hari libur. Tapi ramai yang masih bisa leluasa untuk menikmati pemandangan. Bahkan aku lihat ada yang sedang piknik sampai membawa kompor kecil. Wih, niat! Tapi kayanya seru juga. Mungkin bisa jadi ide berikutnya.

Tapi aku bingung, sejauh mata memandang aku tak melihat warna pink yang menjadi ciri khas bunga sakura. Kemanakah mereka? Ada banyak pohon yang mirip dengan tanaman sakura, tapi tidak ada ada bunga-bunga yang bermekaran. Rasanya tidak sama dengan yang aku lihat di media sosial. Akibat penasaran, aku pun bertanya pada petugas parkir. Alih-alih mendapat jawaban positif tentang bunga sakura, aku terpaksa patah hati dengan jawaban, “Yah, Neng. Minggu lalu mah iya banyak banget bunganya. Mekar-mekar cantik pisan. Tapi pan kamari teh ujan anginItu bunga-bunganya pada kebawa angin. Tuh pada rontok.”

Seketika aku pun langsung paham kenapa sejauh mata memandang yang tampak hanyalah pohon-pohon tanpa bunga. Meski patah hati aku masih penasaran. Karena ternyata kalau dilihat dengan detail, masih ada kok satu-dua bunga sakura. Mungkin mereka yang survive dari hujan angin. Bisa juga yang baru tumbuh.

Bunga Sakura Ada Juga di Indonesia.

Merasa baru mendengar kalau ada sakura di Indonesia? Padahal sakura yang ada di Kebun Raya Cibodas ini sudah ditanam sejak 1971. Tapi memang Taman Sakura-nya sendiri baru dibangun pada 2007 di lahan seluas 6.647 m persegi. Sangat luas menurut aku. Lumayan untuk bisa leluasa menikmati bunga sakura bila sedang beruntung. Dari 308 jenis sakura yang ada di dunia, paling tidak 7 jenis di antaranya tumbuh di Kebun Raya Cibodas ini, yaitu jenis Prunus cerasoides, Prunus yedoensis, Prunus yamasakura, Prunus lannesiana, Prunus sp, Prunus arborea dan Prunus costata.

Aku memang patah hati bertemu dengan bunga sakura. Tapi aku berjanji, aku akan kembali lagi di saat yang tepat. Bagaimana dengan kalian? Sudah sempat menikmati keindahan bunga sakura? Sebaiknya pastikan dulu keberadaan bunga sakura ini lewat media sosial Kebun Raya Cibodas ya. Bunga ini sendiri biasanya mekar sekitar Januari-Februari dan Agustus-Sepetember.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.