Pasar Karetan, Pusatnya Aneka Kuliner Tradisional Jawa

0
367
Jajanan tradisional yang terbuat dari ketela dan singkong.

Jika berbicara soal kuliner sepertinya Indonesia adalah surganya kuliner, karena di Indonesia ada berbagai macam kuliner tradisional yang jumlahnya sangat banyak sekali. Di Provinsi Jawa Tengah saja terdapat 100 lebih kuliner tradisional yang tersebar di 35 Kota/Kabupaten. Dan kali ini aku mau mengajak kalian untuk berburu aneka kuliner tradisional yang saat ini keberadaannya sudah mulai sulit untuk kita jumpai.

Di Pasar Karetan kita bisa menjumpai aneka kuliner tradisional khususnya kuliner tradisional Jawa. Sebuah pasar yang letaknya di pedesaan dengan hawa sejuk dan damai, tepatnya di Dusun Segrumung, Desa Meteseh, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Di Pasar Karetan ini kita bisa bernostalgia menikmati kuliner tradisional yang mungkin usianya sudah puluhan hingga ratusan tahun.

Pasar Karetan ini sangat unik karena alat transaksi yang digunakan disini yaitu Girik, jadi para pembeli harus menukarkan uangnya terlebih dahulu dengan girik. Pasar yang sangat unik ini hanya buka setiap hari Minggu mulai pukul 07.00 wib sampai pukul 12.00 WIB. Dan seluruh penjual di Pasar Karetan ini juga menggunakan pakaian tradisional Jawa. Berada di Pasar Karetan ini rasanya kembali lagi di masa Kerajaan Majapahit. Dan inilah aneka kuliner tradisional yang ada di Pasar Karetan:

Suasana di Pasar Karetan.
Kopi Lumpang

Suasana sejuk khas pedesaan membuat Pasar Karetan sangat cocok sekali dijadikan tempat untuk minum kopi. Di Pasar Karetan juga ada kopi yang unik dan sangat tradisional yaitu Kopi Lumpang. Kopi Lumpang ini menggunakan kopi asli Kendal seperti arabika Kendal dan robusta. Dinamakan Kopi Lumpang karena proses menumbuk biji kopi masih menggunakan alat tradisional lumpang yang usianya sudah puluhan tahun karena warisan dari neneknya.

Aneka Jajanan Tradisional

Yang tak kalah spesial di Pasar Karetan ada aneka jajanan tradisional yang semuanya terbuat dari singkong dan ketela, orang jaman dahulu sungguh sangat kreatif karena dari dua bahan baku bisa menghasilkan beraneka ragam jajanan tradisional seperti gethuk, cengkelek, tiwul, sawut, klepon, dan mentho. Semua jajanan tradisional ini tentunya menggunakan bahan-bahan alami sehingga sangat menyehatkan. Dan untuk topingnya biasanya dikasih parutan kelapa dan gula aren cair.

Nasi Jagung

Selanjutnya ada nasi jagung, kuliner yang satu ini dahulu kala adalah makanan pokok masyarakat Indonesia. Namun setelah berkembangnya jaman, makanan pokok masyarakat Indonesia beralih ke nasi beras. Dan saat ini keberadaan nasi jagung sudah sangat sulit untuk dijumpai. Sebenarnya nasi jagung ini juga banyak sekali keunggulannya, di antaranya harganya murah, mengenyangkan dan kadar gulanya rendah. Jadi sangat cocok untuk diet atau pun penderita diabetes. Dan di Pasar Karetan kita bisa menikmati nasi jagung dengan lauk gereh asin dan gudangan (kluban).

Gendar Pecel.
Gemblong Bakar

Selanjutnya ada Gemblong Bakar, kuliner yang satu ini juga selalu menjadi incaran para pengunjung karena rasanya yang gurih dan lezat. Gemblong ini salah satu kuliner tradisional yang terbuat dari beras ketan dan ditambah parutan kelapa lalu dikukus dan ditumbuk hingga lembut. Mungkin biasanya kita makan gembong dengan dicocol dengan areh (santan kelapa) tetapi di Pasar Karetan, gemblongnya dibakar, jadi rasanya lebih gurih dan lezat.

Wedang Rempah Mbah Kung

Di Pasar Karetan juga ada salah satu minuman tradisional yang menjadi incaran para pengunjung yaitu Wedang Rempah Mbah Kung. Minuman tradisional yang satu ini 100% menggunakan bahan rempah-rempah asli Indonesia seperti jahe, lengkuas, kunir, serai, cengkeh, kayu manis, kunyit. Dan yang paling unik yaitu gelas yang digunakan untuk minum Wedang Rempah Mbah Kung ini menggunakan gelas bambu, sehingga terasa seperti di jaman kerajaan Majapahit. Selain rasanya yang hangat dan nikmat, Wedang Rempah Mbah Kung ini juga kaya akan manfaat seperti mengobati masuk angin, perut kembung, capek-capek, memperlancar peredaran darah, dan memperlancar detak jantung.

Gemblong Bakar yang menggoda lidah.
Gendar Pecel

Salah satu kuliner tradisional yang best seller di Pasar Karetan yaitu gendar pecel. Kuliner yang satu ini selalu menjadi incaran para pengunjung karena sudah sangat jarang bisa dijumpai dan tentunya rasanya juga sangat lezat. Gendar ini merupakan kuliner yang terbuat dari nasi yang ditumbuk hingga halus kemudian ditambah bleng dan garam. Gendar ini biasanya juga sering dibuat menjadi kerupuk gendar, tetapi di Pasar Karetan kalian bisa menikmati gendar dengan dicampur pecel.

Aneka Bubur Tradisional

Kuliner tradisional selanjutnya yang tak kalah menggoda lidah yaitu bubur jenang. Di sini ada 10 macam bubur tradisional yang bisa dinikmati sesuai pesanan seperti bubur kacang hijau, bubur ketan hitam, bubur sumsum, bubur mutiara, bubur jenang, bubur sagu, bubur candil dan masih banyak lagi. Semua bahan-bahan yang digunakan juga tentunya tanpa bahan pengawet jadi dijamin aman.

Sebenarnya masih banyak lagi kuliner tradisional yang ada di Pasar Karetan yang sangat lezat dan menggoda lidah. Di antaranya soto seger, sate diwul, bakso bathok mlumahh, somay, nasi kuning, bubur ndeso, lontong opor, pecel keong, semur jengkol, tahu tempe bacem, jamu gendong, wedang ronde, gulai sapi, gudeg, nasi rawon, sambal tumpang, bubur ketan durian tahu campur, es dawet ayu, pecel segrumung, nasi gudangan, gablok pecel, gado-gado. Semua kuliner tradisional yang ada di Pasar Karetan ini harus kalian coba karena rasanya sangat luar biasa dan harganya juga murah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.