Pantai Teluk Asmara yang Terkenal Sebagai Raja Ampat-nya Malang

0
808
Pengunjung Bermain di Pinggiran Pantai.

Ingin berkunjung ke pantai saat sedang liburan di Malang? Pergi saja ke daerah Malang Selatan, karena daerah Malang Selatan memang surganya pantai di Malang. Jika kalian pergi ke sana, kalian akan menemukan deretan pantai yang tidak ada habisnya. Selain banyak, pantai di sana juga terkenal akan panoramanya yang indah, karena merupakan pantai selatan dengan ombak yang besar sehingga di beberapa pantai terdapat larangan untuk berenang.

Setelah selesai pembangunan jalur lintas selatan, perjalanan ke Malang Selatan menjadi lebih mudah, karena jalan yang dulu masih berupa tanah berbatu kini sudah mulus teraspal. Tidak ada lagi cerita mobil kotor karena kena lumpur selama perjalanan. Perjalanan menggunakan sepeda motor juga lebih aman dan nyaman, sehingga dalam sehari kalian dapat mengunjungi satu hingga tiga pantai.

Liburan kemarin saya dan teman-teman menyempatkan diri untuk mencoba ke pantai baru di kawasan pantai selatan. Pantai yang baru dibuka tahun 2017 lalu ini merupakan pantai yang sedang hits karena landscape-nya yang seperti kawasan Raja Ampat di Irian Jaya, pantai ini bernama Pantai Teluk Asmara. Lokasinya berada di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Ada dua jalur yang bisa ditempuh bila akan ke sana, yaitu lewat kecamatan Gondanglegi dan Kepanjen. Kemarin kami berangkat melewati jalur Kepanjen dan pulangnya melewati jalur Gondanglegi, dan waktu yang dibutuhkan untuk sampai sana adalah sekitar 2 jam.

Pemandangan Pantai Teluk Asmara yang Menyerupai Kepulauan Raja Ampat.

Kami berangkat pukul 10.00 WIB dari Malang dan sampai di sana pukul 12.00 WIB. Karena sudah memasuki waktu makan siang, sebelum masuk ke area pantai, kami mampir dulu ke warung untuk makan siang. Saran saya, bawalah bekal saat ke sana karena di dalam area pantai hanya ada sedikit warung, itupun hanya menjual minuman dan makanan instan saja.

Setelah perut kenyang kami melanjutkan perjalanan masuk ke area pantai. Tiket masuknya adalah sebesar Rp 10.000 per orang, sedangkan untuk biaya parkir mobil sebesar Rp. 10.000 dan parkir sepeda motor Rp. 5.000.

Setelah memarkir mobil, kami langsung membawa barang bawaan dan berjalan menuju area pantai. Untuk sampai ke pantai, kami harus menaiki tangga dan melewati gapura BTA (Bangsong Teluk Asmara) terlebih dahulu. Setelah sampai di gapura, barulah nampak lautan dengan bukit-bukit kecil yang menyebar di tengahnya. Landscape inilah yang membuat Pantai Teluk Asmara nampak seperti Raja Ampat di Irian Jaya.

Dari gapura kami menuruni tangga hingga sampailah di hamparan pasir lembut berwarna putih. Kami sangat beruntung karena cuaca cerah sehingga langit nampak biru cerah. Pemandangan laut terlihat sangat indah, air laut yang berwarna biru tua berpadu serasi dengan buih ombak yang berwarna putih. Saat kami datang sudah banyak pengunjung yang bermain di pinggir pantai.

Gapura Bangsong Teluk Asmara (BTA).

Ada beberapa spanduk yang dipasang di pohon pinggir pantai. Spanduk tersebut berisi larangan untuk  berenang di pantai, tapi tenang kalian masih bisa kok untuk bermain air di pinggiran pantai. Setelah menggelar matras dan menaruh barang bawaan kamipun berlarian ke pinggiran pantai untuk bermain air. Airnya dingin dan menyegarkan. Menyenangkan sekali bermain bersama saling mencipratkan air dan kerja-kejaran di bibir pantai.

Di pinggir pantai terdapat banyak pohon yang tumbuh berjajar, sehingga kami bisa memasang hammock untuk tiduran dan bersantai. Bila ingin mencoba permainan yang memacu adrenalin, kalian bisa mencoba wahana flying fox dari bukit sebelah pantai. Namun, sayangnya saat kami berkunjung, tempat tersebut sedang tutup sehingga kami tidak bisa mencobanya.

Fasilitas di area pantai juga sudah lengkap, ada toilet dan kamar mandi umum, serta mushola dan gazebo untuk bersantai. Selain itu, terdapat camping ground yang sangat luas, jadi kalian juga bisa camping dan bermalam di sini. Bila kalian tidak membawa perlengkapan untuk camping, kalian bisa meminjamnya di tempat ini. Setelah turun dari gapura BTA, terdapat tempat persewaan alat-alat camping, diantaranya ada tenda, matras, dan juga tikar yang disewakan.

Jadi, jangan lupa untuk memasukan pantai ini dalam list destinasi wisata kalian nanti, ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.