Pantai Parangtritis dan Keindahan Sunsetnya yang Tak Pernah Pudar

0
292
Senja di Pantai Parangtritis.

Kurang lengkap jika mengunjungi Kota Yogyakarta tidak sekalian pergi ke destinasi favorit, yaitu Pantai Parangtritis. Beralamat di Jl. Parangtritis Km. 28, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Tidak terlalu jauh dari pusat Kota Yogyakarta dan untuk menuju kesini, akses sangat mudah. Pantai ini memang pantai yang begitu legendaris. Terutama dengan cerita mitos yang menyelimutinya dan sangat erat melekat, yakni mitos mengenai Nyi Roro Kidul berasal.

Mitos yang Beredar di Masyarakat

Konon, menurut cerita yang beredar di masyarakat, nama Pantai Parangtritis berasal diciptakan oleh seseorang dari Majapahit yang bernama Dipokusumo. Ia sedang melakukan semedi di kawasan pantai ini. Saat sedang semedi, Dipokusumo melihat sebuah tetesan air (tritis) dari celah batu karang (parang). Oleh karena itu, pantai ini dinamakan pantai Parangtritis. Warga Yogyakarta juga meyakini garis imajiner yang terbentuk dari Gunung Merapi, Keraton Yogyakarta, dan Pantai Parangtritis. Garis imajiner tersebut saling berkaitan.

Satu lagi mitos tentang Pantai Parangtritis yang beredar, yakni kalau mengabadikan gambar dengan kamera apapun foto Parangtritis akan tetap terlihat bagus dari sudut manapun. Oleh sebab itu, tak heran jika Pantai Parangtritis dianggap sebagai surganya para pecinta fotografi. Dan mungkin benar, pantai ini akan terlihat sangat indah saat matahari tenggelam.

Anak Kecil dan Sunset Parangtritis.

Pantai Parangtritis memang terkenal memiliki banyak mitos yang membuat pantai ini dianggap sakral. Hal tersebut bisa dilihat dari banyaknya ritual adat yang dilakukan  oleh warga sekitar setiap malam Selasa dan Jumat Kliwon.  Selain itu, Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat setiap tahun juga rutin mengadakan ritual di Pantai Parangtritis. Ritual itu biasa disebut dengan  Labuhan. Puncak ritual pada tanggal 1 Suro saat perayaan Idul Fitri dan Idul Adha tiba.

Indahnya Sunset Pantai Parangtritis

Kapan waktu yang tepat untuk mengunjungi Pantai Parangtritis? Ternyata, banyak orang yang menyarankan saat yang tepat berkunjung ke pantai ini adalah ketika sore hari menjelang matahari terbenam. Karena pada saat itu, pemandangan di Pantai Parangtritis ini akan terlihat eksotis dan sangat indah. Saya pun mengikuti saran tersebut dan mengunjungi pantai ini menjelang sore hari. Benar saja, sunset di pantai ini sungguh menakjubkan.

Garis pantainya yang panjang, pasirnya yang hitam dan lembut, ditambah deburan ombak yang memukau sungguh membuat pantai ini tetap menjadi destinasi favorit bagi para wisatawan. Terlebih jika teman traveler mengunjungi di saat ada para atlet Paralayang sedang berlatih Hal ini menjadi pemandangan yang tak kalah seru!

Matahari tenggelam.

Bagi teman traveler yang menyukai kegiatan pemicu adrenalin, bisa mencoba ATV (All Teran Vechille) untuk berkeliling pantai ini. Dijamin makin seru karena pantai ini luas jadi kalian bisa lebih leluasa berjalan-jalan menggunakan ATV. Buat teman traveler yang tidak suka tantangan seperti ini, kalian juga bisa berkeliling kawasan pantai dengan menggunakan bendi. Sama-sama seru kok dan bisa ditumpangi oleh dua orang sekaligus. Kamu juga bisa berfoto bareng bendi yang kamu sewa.

Setelah lelah bermain di pantai, teman traveler juga bisa menikmati kesegaran es kelapa muda di warung-warung pinggir pantai. Selain itu juga ada jagung bakar di area pantai dengan berbagai varian rasa. Mulai dari balado, BBQ, dan pedas manis. Selain itu, ada juga fasilitas homestay di area pantai khusus bagi kalian yang ingin mengeksplorasi Pantai Parangtritis lebih lama lagi.

Nah itu dia sekilas tentang Pantai Parangtritis, mitos yang beredar di masyarakat, dan keindahan sunsetnya. Gimana, kalian berminat mengunjungi pantai ini lagi?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.