Pantai Marina: Hidden Paradise di Lampung Selatan

0
1663
Hamparan Pasir Putih di Pantai Marina.

Coba ingat-ingat, sepanjang kamu jalan-jalan menyusuri Nusantara, berapa banyak pantai yang membekas dalam ingatan? Berapa banyak pantai indah yang kamu ingat? Memang, wisata pantai, dan semua bentuk eksplorasinya pasti membekas dan berkesan. Pada tulisan ini, saya akan membahas sebuah pantai di Lampung Selatan yang begitu membekas dan berkesan.

Lampung Selatan, Timur, dan Barat memiliki garis pantai yang panjang. Jadi, banyak potensi wisata pantai yang bisa dieksplorasi. Saya menjelajahi cukup banyak pantai di Lampung Selatan, tapi yang saya temui adalah pantai-pantai turistik dan mainstream. Sebenarnya, ada rasa penasaran yang sangat tinggi untuk mencari pantai tersembunyi, memang hidden paradise adalah hal yang sangat menarik!

Suatu saat saya mendengar tentang pantai Marina, karena banyak traveler lokal yang membicarakan pantai ini, karena pantai ini adalah surga tersembunyi di Lampung. Saya lalu melakukan riset dan mencari lokasi pantai Marina, akhirnya saya memutuskan untuk berangkat ke Lampung Selatan untuk mencari Pantai Marina!

Perjalanan, Akses, dan Ulasan
Gunung-Gunung Batu Ciri Khas Pantai Marina.

Hari Kamis, 13 Juni 2019, saya menjelajahi Pantai Marina. Berangkat dari Lampung sekitar pukul 7 pagi, saya memulai sebuah perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan. Saya berangkat dari Bandar Lampung, lalu menyusuri trans lintas Sumatera. Truk gandeng dan kendaraan melaju cepat sekali di jalur ini, beberapa kali terjadi hal tidak wajar. Saya menggunakan sebuah sepeda motor matic 115 cc, melawan beberapa truk gandeng dan bus antar pulau. Sebuah pengalaman asik yang sedikit mengerikan!

Setelah kurang lebih 2 jam menyusuri Trans Sumatera, saya akhirnya sampai di sebuah pedesaan. Terlihat perkebunan sawit di kiri dan kanan jalan, ada juga perkebunan karet, lalu perkebunan jagung. Suasana desa transmigrasi di Lampung Selatan memang unik. Saya menyusuri jalanan desa, sampai bertemu sebuah gapura PTPN VII yang merupakan patokan menuju Pantai Marina. Lalu, saya meneruskan mengikuti alur jalan aspal, sampai akhirnya melihat sebuah plang bertuliskan Wisata Pantai Marina. Dari plang itulah, jalanan berbatu dan terjal menyambut. Kalian tidak bisa meneruskan jika memakai mobil, jalannya sempit dan berbatu. Sampai ke bibir pantai, jalanan masih terjal dan berbatu.

Kurang lebih 2.5 jam, saya sampai di bibir pantai. Lautan biru, ombak yang kencang, dan hamparan pasir putih memang indah! Kesan pertama saya kepada pantai tersembunyi ini sungguh mengagumkan! Walaupun perjalanan panjang dan cukup sulit, tapi semuanya terbayar dengan lunas. Ciri khas dari pantai ini adalah bukit dan batu batu besar yang tersebar sepanjang pantai. Bahkan, di area laut ada beberapa bukit batu. Itulah keunikan dari Pantai Marina.

Pantai Marina.

Hal yang membuat kesan adalah pantai ini sangat tersembunyi dan jauh dari kesan turistik. Pantai ini lebih cocok dijelajahi dengan perhitungan, bukan dengan niat ingin jalan-jalan santai, karena pantai ini memiliki banyak rintangan dan aksesnya yang cukup sulit. Namun kesan anti-mainstream itulah yang menjadikan nilai lebih dari Pantai Marina.

Fasilitas di pantai ini tidak seperti pantai turistik, semuanya serba terbatas. Tidak ada toilet dan fasilitas lain. Hanya ada sebuah loket tiket saja, itupun kurang terawat dan seperti ditinggalkan. Lalu, seperti saya jelaskan, akses menuju Pantai Marina cukup sulit. Walaupun sudah ada di aplikasi navigasi, tetapi treknya tidak semudah yang dibayangkan. Tapi, pantai ini menjadi salah satu rekomendasi paling utama dari pantai pantai keren yang harus dikunjungi di Lampung!

Yuk, ke surga tersembunyi di Lampung Selatan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.