Pantai Kartini, Wisata Pantai yang Ramah Anak

0
545
Pantai Kartini.

Kalau ke Jepara, belum lengkap rasanya jika tidak mengunjungi Pantai Kartini. Selain terkenal sebagai kota ukir, Jepara juga dikenal sebagai kota kelahiran pahlawan kita, yaitu R.A. Kartini. Nah, jadi tidak heran jika sampai-sampai ada pantai yang diberi nama Pantai Kartini di Jepara. Hal ini agar jasa dari pahlawan kita R.A. Kartini akan selalu terkenang.

Pantai Kartini letaknya berada di utara daerah perkotaan Jepara. Gerbangnya bersebelahan dengan Pelabuhan Kartini, pelabuhan penyebrangan menuju Pulau Karimunjawa, pulau yang terkenal itu. Pantai ini merupakan salah satu ikon dari kota Jepara.

Sore itu, aku bersama teman-teman KKN-ku pergi ke Pantai Kartini untuk sedikit menghibur diri dan menghabiskan hari. Karena letaknya yang bersebelahan dengan gerbang pelabuhan, kami sempat tersesat, dan malah masuk ke pelabuhan. Padahal letak gerbang Pantai Kartini berada di sebelah kanan.

Gedung Kura-kura Ocean Park.

Ternyata, Pantai Kartini agak berbeda dengan pantai-pantai yang biasa kami datangi, untuk masuk ke dalam, kami harus membayar tiket yang dihitung sesuai dengan jumlah orang dan kendaraan. Tiket masuk per orang, yaitu seharga Rp 5.000 saat weekday, dan Rp 7.500 saat weekend. Sedangkan untuk kendaraannya sendiri ,yaitu parkir motor seharga Rp 2.000, mobil Rp 10.000, dan bus Rp 15.000.

Saat kami masuk, awalnya kami sedikit bingung. Ekspektasi kami terhadap pantai dengan pasir putih dan ombak yang mengejar-ngejar di bibir pantai tidak kunjung terpenuhi. Hingga kami berputar-putar dan tidak juga kami temukan.

Tempatnya cukup ramai dipenuhi dengan beberapa wahana maupun hiburan seperti warung dan jajanan. Ternyata, Pantai Kartini lebih diarahkan pada wisata hiburan, bukan wisata alam. Yah tidak apa-apa, yang penting selama sebulan lebih kami di Jepara, kami pernah menginjakan kaki di Pantai Kartini, salah satu ikon wisata kota Jepara.

Sunset di Jembatan dengan Latar Belakang Laut dan Pulau Panjang.

Kami berjalan-jalan dan bertemu dengan tulisan “Pantai Kartini” raksasa yang membelakangi laut. Terdapat juga sepertinya kolam berenang untuk anak-anak yang terdapat wahana perosotan, hanya saja entah karena sudah sore atau memang sudah tidak digunakan lagi, tidak ada yang berenang di sana.

Salah satu ikon terkenal lain dari Pantai Kartini, yaitu Kura-kura Ocean Park. Begitu masuk ke dalam kawasan Pantai Kartini, kami melihat sebuah patung kura-kura yang amat sangat besar. Wahana ini merupakan sebuah wahana edukasi taman laut yang di dalamnya terdapat aquarium raksasa. Jika masuk ke dalam, kita dapat melihat ikan-ikan dan informasi menarik lainnya mengenai keragaman kehidupan makhluk laut.

Jika ingin masuk ke dalam kura-kura, maka setiap pengunjung akan dikenakan tiket masuk seharga Rp 12.500 untuk weekday dan Rp 17.500 untuk weekend. Sayangnya, waktu kami datang, tempatnya sudah akan tutup, sehingga sudah gelap dan kami tidak masuk ke dalam.

Jembatan yang Dihubungkan Bale-bale.

Sambil menunggu matahari tenggelam, kami berjalan melewati kawasan kuliner di sana menuju jembatan permanen yang mengitari kura-kura raksasa. Berbagai macam kuliner khas laut maupun makanan standar melengkapi pilihan dari wisatawan yang datang.

Tidak hanya wisata kuliner, ada juga penyewaan motor kecil untuk anak-anak kecil dan permainan-permanian lainnya. Selain itu, ada juga orang-orang yang menawarkan jasa foto langsung cetak yang kalau tidak salah harganya adalah Rp 10.000. Jika ingin berbelanja oleh-oleh khas laut maupun khas Jepara juga ada di sana, tentunya dengan harga yang cukup wajar.

Terdapat bale-bale yang menghubungkan antar jembatan. Sore itu kami befoto-foto di atas jembatan sembari menikmati matahari yang turun menghilang dibalik garis laut, membiaskan cahayanya yang merubah warna langit menjadi merah-keindahan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.