Pantai Barchan: Parangtritis Versi Hening

0
169
Para pengunjung berfoto di bibir pantai.

Siapa yang tak mengenal Pantai Parangtritis? Pantai yang terletak di Bantul, Yogyakarta ini memiliki hal-hal yang menarik masyarakat untuk selalu mengunjunginya. Rasanya belum sah jika ke Yogyakarta tapi tidak singgah di Pantai Parangtriris. Oleh sebab itu, setiap hari pantai ini selalu ramai dengan pengunjung yang datang dari berbagai daerah.

Namun di balik ramainya Pantai Parangtritis, terdapat sebuah pantai disampingnya dengan pemandangan yang hampir sama tapi lebih sepi. Pantai Barchan namanya. Pantai ini diapit oleh Pantai Parangtritis dan Pantai Cemoro Sewu. Dua pantai yang mengapitnya tergolong sangat ramai dengan wisatawan setiap harinya, berbeda dengan Pantai Barchan. Pantai ini memiliki pemandangan yang hampir sama dengan kedua pantai tersebut, akan tetapi memiliki suasana yang sangat berbeda. Jika berkunjung ke Gumuk Pasir Yogyakarta, tak elok rasanya jika tak mampir ke pantai ini karena lokasinya yang sangat berdekatan.

Pantai Barchan berada di deretan pantai-pantai selatan yang sejalur dengan Pantai Parangtritis. Kebanyakan orang tentu sedikit asing dengan nama pantai ini. Terlihat dari tingkat pengunjung pantai yang masih tergolong sedikit. Namun, karena belum terlalu banyak orang yang mengetahui inilah yang mendorong saya untuk mengunjungi Pantai Barchan.

Menikmati suasana hening di bawah pohon dekat bibir pantai.

Seperti deretan pantai selatan yang lain, untuk mengunjungi Pantai Barchan, para pengunjung hanya perlu membayar tiket di portal retribusi. Selebihnya untuk masuk, kita tinggal membayar biaya parkir kendaraan sebesar Rp 3.000 untuk kendaraan bermotor. Lahan parkir di pantai ini tergolong luas. Sebuah warung kecil berdiri di sisi kiri lahan parkir untuk menjual makanan dan minuman.

Mulai memasuki area Pantai Barchan, kita akan disuguhkan dengan lapangan pasir yang cukup luas. Di kanan dan kiri tumbuh pohon-pohon tinggi, suasana sejuk pun mulai terasa. Semakin mendekat, bibir pantai mulai nampak. Pohon-pohon masih banyak ditemui di pinggiran bibir pantai, menghiasai keelokan ombak yang mulai terlihat desirannya. Angin pantai terasa lebih menenangkan di pantai ini. Sedikit pengunjung yang kemari menciptakan suasana hening dan damai. Pasir pantai yang tersinari oleh cahaya matahari memunculkan kesan estetik tersendiri dari pantai selatan yang terkenal dengan pasir hitam.

Beberapa keluarga menghabiskan waktu dengan bermain air di bibir Pantai Barchan. Ada pula yang memilih duduk di pinggiran pantai untuk menikmati ombak yang terus menerjang daratan ditemani dengan angin yang terus berhembus. Beberapa anak kecil berhamburan saling berkejaran dengan gelak tawa yang merekah dari wajah mereka. Para fotografer dengan kamera mereka nampak serius untuk menangkap landskap dan panorama pantai yang akan membuat siapapun terpana. Bagi saya sendiri, tempat ini sangat cocok untuk melepas penat dan menghindarkan diri dari riuhnya suasana kota.

Pepohonan menyambut kedatangan para pengunjung.

Keindahan panorama lautnya pun tidak kalah memesona dengan pantai terkenal seperti Pantai Parangtritis. Bahkan dari pantai ini, keramaian pengunjung di Pantai Parangtritis dapat terlihat karena lokasinya yang tidak terlalu jauh. Beberapa kali mobil jeep wisata pantai melewati kawasan ini. Singgah, mengabadikan momen dengan berfoto, kemudian kembali pergi. Di Pantai Barchan suara bising dan hiruk pikuk keramaian. Hanya suara ombak yang memenuhi pendengaran dibanding suara orang-orang.

Siapa pun akan selalu betah berlama-lama di sini, termasuk saya. Terasa suasana sejuk dan tenang yang jarang ditemukan di deretan pantai selatan lain. Suasana yang pas untuk melamun, dengan ayunan dipinggir pantai yang sangat cocok digunakan untuk menghabiskan waktu hingga matahari tenggelam. Dapat dikatakan bahwa Pantai Barchan merupakan Parangtritis versi hening. Menarik bukan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.