New Normal: Liburan Ke Pergasingan, Mantap

0
120
Kabut yang sudah mulai membentuk negeri di atas awan. Terlihat tenda para travelers sudah terpasang di bawah.
Kabut yang sudah mulai membentuk negeri di atas awan. Terlihat tenda para travelers sudah terpasang di bawah.

Siapa sih yang nggak kangen dengan liburan? Tentu saat pandemi Covid-19, pasti semua menjadi kangen akan hal yang satu ini. Ya seperti yang sama-sama kita ketahui bahwa pemberlakuan new normal yang diterapkan oleh pemerintah disambut antusias oleh banyak travelers. Tak terkecuali saya sendiri. Pasalnya, setelah pemerintah per 14 Maret lalu menerapkan kebijakan lockdown massal dan parsial membuat kita semua harus tetap berada di rumah atau keep stay at home untuk mengurangi penyebaran Covid-19.

Setelah hampir empat bulan lamanya tetap berada di rumah dan membatasi ruang gerak atau aktivitas di luar membuat kita semakin merasa bosan. Iya gak sih? Nah, hal inilah yang membuat saya pribadi menjadi stuck dan bingung nggak tau mau ke mana.

Namun, kabar baik datang dari berbagai media online maupun ofline. Ya, kabar baiknya ialah Taman Wisata Gunung Rinjani yang ada di Sembalun, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur resmi dibuka pada tanggal 20 Juni kemarin. Tepatnya yakni di Bukit Pergasingan.

alaminya suasana alam di sekitar bawa kaki bukit Pergasingan, tepatnya di sekitaran Basecamp 1000 KM.
alaminya suasana alam di sekitar bawa kaki bukit Pergasingan, tepatnya di sekitaran Basecamp 1000 KM.

Tanpa menunggu sekian lama, setelah barang-barang seperti Caril, sepatu, kompor gas, makanan ringan, tenda, dan lain-lain sudah disiapkan, saya langsung tancap gas untuk berlibur ke Bukit Pergasingan.

Tujuan saya memang satu-satunya ke bukit ini. Bukit Pergasingan menjadi salah satu objek wisata yang pertama kali dibuka setelah pemberlakuan lockdown massal atau parsial oleh pemerintah. Namun, bukan berarti setiap pengunjung dapat bebas keluar masuk ke sini. Ada beberapa syarat dan ketentuan yang diberlakukan contoh; menggunakan masker bagi setiap pengunjung, membawa handsanitizer, setiap camp harus diisi dua orang, jaga jarak, dan tetap mengikuti protokol yang sudah ditetapkan guna kelancaran bersama.

Kaitannya bagi saya itu semua nggak masalah karena selain untuk kebaikan diri sendiri juga untuk orang lain. Jadi, nggak ada salahnya kita mematuhi protokol tersebut. Tetapi, alasan utama saya juga si karena pengen naik ke Bukit Pergasingan, Lombok ini.

Pengunjung yang memilih pasang tenda di sekitar area kaki bukit Pergasingan.
Pengunjung yang memilih pasang tenda di sekitar area kaki bukit Pergasingan.

Asal Cerita Tentang Bukit Pergasingan

Bukit Pergasingan terletak di ujung utara Sembalun Lawang Kecamatan Sembalun. Bisa dibilang, bukit ini merupakan bukit yang sangat cantik untuk berswafoto dari puncaknya. Bukit Pergasingan berarti bukit yang dijadikan tempat bermain “gasing” menggunakan alat tradisional berbahan kayu yang dimainkan oleh orang tua dulu, di sana. Bukit ini dijadikan tempat bermain dan beradu gasing karena nggak terlalu tinggi dan medannya juga nggak terlalu terjal. Seperti namanya, bukit per-gasing-an. Kurang lebih asal muasal penamaan bukit tersebut.

Ceritanya, bukit yang satu ini selain medannya nggak terlalu berbahaya dan terjal juga banyak sapi yang naik mencari rumput di sana. Bukit yang langsung berhadapan dengan Gunung Rinjani ini menjadi salah satu objek wisata yang pertama kali dibuka juga kemarin. Selain karena ketinggian dari bukit ini bisa dibilang rendah juga medannya yang nggak terlalu berbahaya. Oleh sebab itu, di hari pertama dibuka, bukit ini ramai dikunjungi pengunjung termasuk saya sendiri.

Sebenarnya bukit pergasingan memiliki ketinggian kurang lebih sekitar 1670 Mdpl. Bukit ini bisa ditempuh dengan mendaki sekitar 2 jam lebih.  Banyak cerita, banyak pesona yang akan kamu lihat setelah sampai di puncak bukit ini. Apabila kamu ingin mencari sebuah momen yang bagus, maka bukit ini adalah pilihan yang tepat untuk kamu kunjungi dan menghabiskan waktu kamu di sana.

Pengunjung yang sedang menikmati makanan di Basecamp 1000 KM.
Pengunjung yang sedang menikmati makanan di Basecamp 1000 KM.

Negeri di atas awan menjadi salah satu objek pemandangan yang paling ditunggu dan dicari oleh pengunjung. Suasana kabut atau awan yang membentuk seperti sebuah negeri di dalam sebuah dongeng, kemudian sunset yang menyinari pegunungan ditambah suhu dingin yang menyelimuti tubuh semakin membuat kamu berada di atas awan dan nggak ingin pulang deh.

Bukit manja nan cantik ini sangat pas sebagai tempat honeymoon bagi kamu pecinta hiking. Saya rekomendasikan tempat ini karena suasananya yang elok nan romantis. Kamu juga bakal betah berlama-lama di sana karena pemandangan yang disuguhkan.

Akses ke lokasi

Untuk bisa sampai ke lokasi, kamu nggak usah hawatir. Apabila kamu berangkat dari Kota Praya menuju Sembalun menggunakan sepeda motor, kira-kira kamu akan menghabiskan waktu perjalanan sekitar dua jam bahkan lebih. Karena jarak pasti antara Kota Praya dengan Sembalun yakni sekitar 75 km. Akses untuk bisa sampai ke lokasi bisa dibilang sangat dekat karena kondisi jalan hampir bisa dipastikan bagus alias sudah aspal semua.

Sebenarnya, banyak cara atau jalan untuk bisa sampai ke lokasi. Apabila kamu ingin mencoba hal baru seperti berangkat dari Kota Mataram atau Bangsal Lombok Utara, maka kamu cukup melewati alur ke Senaru melalui Mataram kemudian ke Lombok Utara. Tapi, kata orang sih, apabila kamu berangkat atau jalan dari sana, banyak lika-liku jalan yang akan kamu temui.

Nah, untuk kamu yang tertarik untuk berkunjung ke sini maka pilihan kamu sudah sangat tepat. Kamu nggak usah hawatir akan akomodasi setelah sampai di sana karena di sana sudah tersedia tempat penginapan. Namanya ialah Basecamp 1000 KM. Dari sini juga kamu bisa menikmati keindahan bukit-bukit yang ada di Sembalun.

Suasana valley yang ada di Basecamp 1000 KM.
Suasana valley yang ada di Basecamp 1000 KM.

Basecamp ini juga sudah menyediakan tempat penginapan berupa valley atau homestay. Biayanya sangat murah yakni Rp 200.000 per malamnya untuk kapasitas empat orang, kamu juga bisa mengisinya sendiri atau berdua. Selain dapat patungan, pihak pengelola basecamp juga sudah memperhitungkan semua hal itu. Dalam artian kamu bebas mau isi berapapun valley tersebut asalkan enggak melebihi 4 orang.

Untuk fasilitas yang disediakan berupa matras, air, tempat ngecas, tempat ngopi, tempat berswafoto dan lain-lain. Tempat parkir kendaraan juga sangat memungkinkan karena lokasinya lumayan luas.

Ketika saya tanya pemiliki basecamp tersebut, kalau kipas, wifi dan yang lain-lain nggak tersedia, Pak?

Negeri di atas awan terlihat cantik dengan balutan sunset yang kemerah-merahan.
Negeri di atas awan terlihat cantik dengan balutan sunset yang kemerah-merahan.

“Karena ini masih lumayan baru, dan namanya juga basecamp, jadi kami juga masih belum menyediakan semua itu. Kalau untuk kipas angin sendiri juga di sini saya rasa kita nggak membutuhkannya Mas ya karena suhunya yang sangat dingin”, ujar pemilik Basecamp 1000 KM saat saya tanya kemarin.

Kemudian, kelebihan dari tempat ini juga ialah dengan konsep basecamp ramah, kamu dapat dengan leluasa memesan kopi, makanan dan berswafoto di sana (yang sudah disediakan pihak pengelola). Oh iya, Basecamp 1000 KM ini berada tepat di gerbang masuk jalur Pergasingan baru kalau masuk dari depan SMA 1 Sembalun atau Tugu Bawang Putih yang ada di simpang jalan.

Gimana? Tertarik mencoba, yuk liburan ke sini. Kamu juga dapat membawa pasangan kamu dan menghabiskan waktu kamu di Basecamp 1000 KM ini sebelum beranjak ke negeri di atas awan yakni di Bukit Pergasingan, Lombok.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.