Musim Liburan, Saatnya ke Kebun Wisata Ragunan

0
4682
Kolam tempat banyak burung angsa.

Bagi warga kota Jakarta berwisata ke Kebun Binatang Ragunan sudah biasa. Satu, karena tempatnya stategis dari tempat tinggal. Dua, karena salah satu tempat wisata yang murah meriah tiketnya bagi seluruh anggota keluarga. Ada yang istimewa dari tempat wisata ini, yaitu setiap tahun semakin bagus. Sepertinya pemerintah dinas kepariwisataan Jakarta terus berbenah demi kenyamanan kebun binatang.

Banyak pintu yang bisa dilewati untuk bisa berkunjung ke KBR (Kebun Binatang Ragunan). Pintu utara untuk pengunjung dari arah Bintaro – Tangerang Selatan , pintu timur untuk pengunjung dari arah Pasar Minggu – Jakarta, pintu selatan untuk pengunjung dari arah Tanah Abang – Bekasi, dan pintu barat untuk pengunjung dari arah Pondok labu – Lebak Bulus. Kebetulan saya adalah penunjung yang masuk dari pintu barat. Dari pondok labu bisa naik angkot 61 jurusan Cinere – Pondok labu lalu turun di depan gerbang pintu barat KBR dengan tarif Rp. 3.000/orang, anak-anak gratis karena saya berangkat dengan anak usia 4 tahun.

Jackcard yang bisa diisi ulang dan bisa untuk naik Transjakarta.

Sudah lama sekali saya tidak ke sini, ada yang berubah dari KRB. Tiketnya itu lho yang berubah. Dulu masih pakai kertas yang disobek, sekarang sudah canggih. Pakai kartu, namanya JAKCARD gambar satwa yang dilindungi. Mnurut info kartu ini bisa juga digunakan untuk pembayaran tiket TRANSJAKARTA alias Busway, orang umumnya lebih mudah mengatakan busway ketimbang Transjakarta.

Di balik munculnya Jakcard ada nilai positif yang bisa diambil hikmahnya yakni pemakaian kertas dapat berkurang dengan demikian penebangan pohon untuk pembuatan kertas tidak tersia-siakan begitu saja. Sebelumnya memang miris jika melihat tiket berbentuk kertas mendarat di tangan hanya beberapa menit bahkan detik kemudian masuk ke tong sampah. Mending kalo ke tong sampah, kalau berserakan di jalan kan, mengurangi keindahan lingkungan.

Taman Marga Satwa Ragunan.

Pintu barat KRB, binatang pertama yang saya lihat adalah Jerapah, rusa dan gajah. Untuk si kecil sekalian belajar nama-nama binatang dan bentuknya secara langsung. Karena biasanya hanya melihat dari buku, gambar atau televisi. Saat mereka melihat aslinya, wah… ada semangat menggebu. Ingin melihat lebih dekat, ingin pegang-pegang, sebenarnya… mengingat savety harus dipatuhi. Antusiasme menjadi  edukasi untuk si kecil ya Bunda mengenal lebih dekat binatang-binatang dan habitatnya.

Di KRB ini sudah banyak permainan untuk anak-anak yang bisa dimanfaatkan termasuk kereta keliling ini. Tarifnya hanya Rp.7500/orang, lumayan sebelum berkeliling dengan kaki, kita bisa keliling dulu dengan kereta ini agar tahu letak-letak binatang dan tujuan selanjutnya mau kemana karena kalau main puter-puter gak hapal jalan bisa pegal-pegal. Namanya juga kebun binatang yang luasnya berhektar-hektar. Mau keliling melihat semua binatang rasanya gak mungkin yah dalam sehari. Makanya sebelum berwisata kita prepare dulu sama yang kita pakai. Enaknya itu pakai sendal jepit.

Mau istirahat? Banyak tempat istirahat yang ditawarkan di tempat ini. Ada kedai makanan bisa langsung makan siang dengan bakso plus es kelapa muda yang menggugah selera. Ada masjid bisa istirahat sekaligus beribadah, atau mau istirahat di atas tiker dekat pohon rindang yang adem dan sejuk bisa guling-guling dengan beratapkan langit sambil makan-makanan bekal yang dibawa dari rumah. Semua bisa menjadi rekomendasi tergantung isi kantong.

Mendapat kesempatan liburan panjang memang tepat jika memanfaatkannya dengan membawa si kecil ke alam terbuka seperti ini. Liburan ke mall itu bisa kapan saja. Tidak libur pun biasa ke mall. Kalau pada saat liburan ke mal lagi bagi saya selaku orang tua kayaknya rugi yah. Karena saya bisa sekalian memberikan pemahaman kepada anak bahwa alam bisa menjadi sahabat dan juga bisa menjadi bencana bagi manusia.

Bersahabatlah kepada alam caranya:
Alam adalah sahabat selama kita bersama-sama menjaganya.

–  Menanam kembali pohon agar alam tidak menjadi gundul yang membuat cuaca semakin panas.

–  Cintailah lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarang agar tidak terjadi banjir akibat saluran air tertutup sampah, buang sampah pada tempatnya sesuai dengan jenis sampah yang dibuang agar sampah yang bisa digunakan kembali dapat di daur ulang dan dapat dimanfaatkan kembali sehingga mengurangi sampah yang sulit terurai dengan tanah.

Dan ada banyak pembelajaran-pembelajaran yang lainnya yang bisa kita informasikan kepada sikecil termasuk mencintai binatang dengan tidak membunuhnya karena binatang-binatang yang berada di sini termasuk ciptaan tuhan yang juga perlu dijaga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.