Musik Sebagai Suplemen Perjalananmu Saat Traveling

0
1513
Mendengar Musik Saat Traveling (sumber: unsplash.com)

Pernah gak sih merasa perjalananmu hampa saat tidak ada ‘suara yang beraturan’ di telingamu? Begini ternyata, mengapa perangkat khusus untuk mendengarkan lagu penting sekali ada di tasmu

Sederhananya, saat kita sedang berada di perjalanan sambil mendengar musik favorit kita di pemutar musik, waktumu akan terdikstrasi oleh musik yang kita nikmati. Bayangkan, jika musik favoritmu bermain kurang lebih sekitar lima menit per lagu, lalu perjalanan yang kamu tempuh sekitar 2 jam, itu sama saja dengan kamu mendengarkan sekitar 24 lagu dalam satu kali perjalanan. Tak terasa kan?

Padahal, dikutip dari Forbes.com, lembaga riset independen, Nielsen Music 360 mengungkapkan bahwa pada tahun 2017 warga Amerika rata-rata menghabiskan waktu sekitar 4,5 jam per hari untuk mendengarkan musik. Bahkan bisa saja bagi sebagian orang, mendengarkan musik 4,5 jam perhari pun tidak cukup. Belum lagi, kini setiap orang dapat mengoleksi musik apapun yang disukai tanpa terbatas oleh album fisik yang dimiliki berkat adanya layanan online music streaming yang memudahkan setiap orang mendengarkan musik yang disukai. Namun, kolektor rilisan fisik pun tentu tak kalah puas dengan penikmat online music streaming, traveling pun terasa nyaman saat membawa walkman bersama dengan koleksi musik baik itu CD ataupun kaset pita untuk menemani perjalanan.

Maka dapat disimpulkan musik termasuk hal yang perlu diakui keberadaanya, terlebih jika itu dalam situasi traveling. Lalu, seberapa penting sih musik bagi traveling? Percaya atau tidak, musik yang kalian dengar saat traveling dapat menarik kembali memori ketika kamu sudah kembali pulang ke rumah. Contohnya, ketika kamu sedang traveling ke Ubud, Bali dan kamu sedang mendengar Island In The Sun oleh Weezer, di kemudian hari saat kamu kembali ke rumah mendengarkan lagu yang sama, kamu pasti langsung teringat indahnya pemandangan indah Ubud, Bali.

Walaupun sebenarnya foto pun bisa menjadi stimulus canggih bagi seseorang untuk bernostalgia, namun, musik memiliki stimulus yang langsung terkoneksi oleh otak, emosi, memori, dan gerak. Jika memori yang dibuat saat traveling sambil diiringi musik favorit kalian, maka reaksi bahagia yang dibuat oleh otak akan melepaskan zat dopamine, serotonin dan oxytocin ke tubuh. Memori yang akan tertarik pun bukan hanya memori gambar dan musiknya saja. Bahkan jika situasi yang kamu rekam di otak adalah mendengarkan musik di pantai, suara desiran ombaknya pun akan terekam jelas oleh telingamu.

Selain itu, mendengarkan musik yang kamu suka saat traveling punya beberapa manfaat yang mungkin samar-samar terasa olehmu. Seperti, menyehatkan jantung yang dikutip dari Harvard.edu, saat indera pendengaran menangkap ritme yang menenangkan, selain sistem pendengaran yang aktif, sistem motorik pun akan terstimulus untuk mengikuti ritme yang didengar. Seiring dengan sistem motorik yang aktif saat mendengar musik, musik juga dapat meningkatkan sistem imun. Maka, jangan terheran, saat traveling kamu memainkan musik yang disukai, badan akan ikut aktif ingin melakukan banyak kegiatan tanpa terasa lelah demi ‘menghabiskan durasi’ musik yang kamu mainkan.

Setelah dikupas habis fakta bagaimana eratny musik bagi travelingmu, maka jadikan musik sebagai supplemen baik untuk perjalanan serumu. Pertimbangkan juga gear yang kamu gunakan untuk mendengarkan musik saat traveling, seperti headset atau earplug yang kamu gunakan, lalu media yang digunakan. Umumnya, untuk sebagian orang akan menggunakan smartphone sebagai media untuk mendengarkan musik, namun jika kebutuhan musikmu tergabung dengan kebutuhan lainnya d smartphone, sebaiknya kamu gunakan perangkat lain yang khusus untuk mendengarkan musik. Karena saat mendengarkan musik, tidak menutup kemungkinan baterai smartphonemu akan terkuras habis dan kebutuhanmu yang lain justru terbengkalai saat traveling. Kini banyak vendor yang mengeluarkan perangkat untuk mendengarkan musik, sehingga kamu tidak ‘mengganggu’ kebutuhan lainnya yang berada di smartphone. Selain itu, pastikan sebelum berangkat ke destinasi travelingmu, kamu sudah menyusun playlist yang akan didengarkan. Tidak perlu sesuai dengan tujuannya, selama itu nyaman dan kamu suka dengan lagunya, traveling dan musikmu akan terasa menyenangkan. Belum lagi, lagu yang akan kamu dengar saat perjalanan atau saat traveling akan menggiring memori sesaat kamu pulang dari traveling.

 

Penulis Nadia Khalishah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.