Mudahnya Mengambil Uang Cash di ATM Jepang

0
702
Mesin ATM JP-Post.

Jepang merupakan salah satu negara destinasi favorit para pelancong untuk pergi berlibur. Ketika ingin pergi berlibur ke Jepang, banyak hal yang harus kamu persiapkan. Mulai dari pakaian, kebutuhan pribadi, daftar destinasi wisata, list oleh-oleh, hingga hal yang terdengar cukup sepele seperti membawa uang cash.

Perihal membawa uang cash ketika pergi berlibur ke luar negeri memang terdengar sepele, namun sebenarnya cukup penting lho. Apalagi jika kamu tidak memiliki kartu kredit. Pasalnya, jika kamu membawa uang cash terlalu banyak selain berbahaya juga bisa membuatmu terlalu boros. Namun sebaliknya jika kamu hanya membawa uang cash terlalu sedikit, kamu bisa kerepotan jika ingin berbelanja namun uang yang kamu bawa kurang. Atau kasus lainnya, seperti tidak sempat menukar uang di money changer karena waktunya mepet atau kehabisan stok uang cash.

Salah satu solusi yang bisa kamu lakukan adalah mengambil uang cash di ATM Jepang. Sayangnya, tidak semua wisatawan tahu bagaimana cara mengambil uang di ATM selama di Jepang. Padahal, caranya cukup mudah lho!

Tersebar di Seluruh Wilayah Jepang
Cek dulu ya, kartu debitmu diterima atau tidak.

Tidak sulit untuk menemukan ATM di Jepang, baik itu di wilayah perkotaan hingga pedesaan. Paling mudah sih kamu cukup cari minimarket 7-Eleven terdekat, karena setiap 7-Eleven biasanya sudah memiliki ATM Seven Bank di dalamnya. Kalau tidak ada 7-Eleven kamu juga bisa mencari ATM Bank JP Post, biasanya sih ada di cabang banknya maupun di kantor pos terdekat. Jika kamu masih kebingungan, kamu bisa mengunduh aplikasi Japan ATM Navigation yang bisa memberitahumu lokasi ATM terdekat.

Saya biasanya menggunakan ATM dari kedua bank ini. Kedua mesin ATM ini bisa menerima hampir semua kartu debit yang ada di Indonesia karena terdaftar di jaringan yang sama. Untuk memastikan kartu debitmu bisa diterima atau tidak, pastikan ada logo VISA, Mastercard, Maestro, atau Cirrus kartu debitmu.

Seperti yang kita tahu, uang di dalam rekening yang kita miliki biasanya hanya dalam mata uang rupiah. Namun tenang saja, kamu masih bisa menarik uang Yen di ATM Jepang kok, meski kamu tidak memiliki mata uang yen di dalam rekeningmu. Namun kamu harus memperhatikan rate atau nilai tukar mata uangnya. Biasanya pihak bank memberikan rate yang lebih tinggi dibandingkan jika kamu menukar uang di money changer, sehingga uang yang harus kamu tukar menjadi lebih mahal. Ditambah lagi adanya kebijakan biaya administrasi untuk penarikan uang di ATM luar negeri sebesar 25-30 ribu rupiah per satu kali penarikan. Oh ya, dalam satu hari kamu hanya bisa mengambil yang sebesar 100.000 yen ya.

Tata cara pengambilan
Tentukan jumlah uang yang inginkamu ambil beserta kelipatannya.

Proses pengambilan uang di ATM Jepang tidak sulit kok, bahkan hampir sama seperti ATM di Indonesia. Jangan khawatir jika kamu tidak mengerti Bahasa Jepang, karena setiap ATM di Jepang juga menyediakan pilihan menu dalam Bahasa Inggris. Berikut tata caranya:

  • Masukkan kartu ATM kamu dengan pita magnetik menghadap ke bawah, sama seperti di ATM di Indonesia
  • Pilih menu Bahasa Inggris
  • Pilih “withdrawal”
  • Pilih “cards issues overseas”
  • Setelah ini, kamu akan diberikan informasi bahwa pengambilan uang akan dikenakan biaya administrasi tambahan (sebesar 25-30 ribu rupiah yang saya beri tahukan tadi). Pilih “enter” untuk melanjutkan
  • Masukkan 6 digit PIN kartu debitmu di keyboard
  • Masukkan nominal yang kamu inginkan. Biasanya setiap ATM mengeluarkan uang dengan kelipatan 10.000 maupun 1.000 yen yang bisa kamu atur sendiri kelipatannya. Oh ya, setiap ATM biasanya menyediakan pengambilan maksimal 50.000 yen dalam satu transaksi.
  • Tekan “enter”
  • Tunggu sebentar, uangmu akan keluar dari mesin beserta kartu dan struknya.
  • Transaksi selesai!
Transaksi selesai!

Saldo rupiahmu akan terpotong sejumlah uang yen yang kamu ambil setelah disesuaikan dengan rate dari bank dan biaya administrasi. Sebagai contoh, jika kamu mengambil uang 10.000 yen dengan rate 135 dan biaya administrasi Rp30.000, maka uang di saldo rekeningmu akan terpotong sebesar ((10.000×135)+30.000) = Rp1.380.000.

Mudah bukan? Jika membutuhkan bantuan, di dalam ruangan ATM di Jepang sudah terdapat saluran telepon tersendiri lho, yang bisa kamu gunakan untuk menghubungi pihak bank. Semoga setelah membaca artikel ini, mengambil uang di ATM Jepang sudah tidak menjadi hal yang terdengar sulit lagi ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.