Monumen Perjuangan 45 Banjarsari, Tempat Ngadem di Tengah Kota Solo

0
1498
Monumen Perjuangan 45 Banjarsari Solo.

Jika kalian sedang traveling ke kota Solo tak afdol rasanya jika belum mampir destinasi wisata ini. Sebuah prasasti perjuangan rakyat Solo dalam mengusir penjajah Belanda melalui serangan umum selama empat hari yang dipimpin oleh Letkol Slamet Riyadi dan temannya. Prasasti ini secara resmi bernama Monumen Perjuangan 45 Banjarsari Surakarta (Monjari).

Monumen ini terletak di Banjarsari yang dulunya kumuh tidak terawat. Waktu itu di sekitarnya banyak terdapat lapak pedagang kaki lima yang menawarkan barang second. Mulai dari onderdil sepeda motor hingga sepatu branded bekas. Semua tumplek blek disana. Kebayang kan bagiaman kumuh dan ruwetnya kawasan ini?

Papan pengumuman sekaligus peta wisata. Di baliknya tertulis sejarah Monumen ini.

Setelah Joko Widodo menjabat sebagai walikota Solo, kemudian beliau merekokasi pedagang itu ke tempat khusus di sisi selatan kota Solo. Setelah bersih, kemudian monumen ini kembali di permak sesuai fungsinya sebagai prasasti perjuangan pahlawan bangsa. Dengan penambahan beberapa fasilitas umum, maka membuatnya menjadi tempat publik yang nyaman dan aman serta hijau.

Untuk memasukinya kalian tidak akan dipungut biaya apapun, kecuali biaya parkir yang cukup murah. Setelah itu kalian dapat menikmati semua fasilitas yang ada di dalamnya selama 24 jam. Apa saja fasilitasnya? mari kita simak.

Menyediakan Wifi Gratis Dengan Kecepatan yang Bagus

Tak bisa dipungkiri, bahwa untuk saat ini semua tempat nongkrong yang asyik wajib memiliki spot wifi untuk mengakomodir kebutuhan pengunjung. Di Monjari ini, kalian dapat mengakses jaringan wifi tanpa perlu melakukan registrasi dulu karena jaringannya terbuka. Secara pribadi saya sangat senang dengan Pemkot yang menyadari kebutuhan generasi kekinian.

Meskipun gratis bukan berarti lambat lho, kecepatannya lumayan untuk nonton Youtube. Cocok untuk kalian para vlogger yang ingin mengungah video agar hemat kuota. Saran saya, bawalah kabel dan colokan sendiri, karena keterbatasan colokan listrik.

Tempat Yang Bersih Nyaman dan Rindang

Dengan penataan yang baik, Monjari memiliki banyak pohon yang besar yang menaungi area di sekitarnya. Hal ini membuatnya sejukdan rindang. Akan sangat kontras dengan suasana kota Solo yang semakin lama makin panas. Jadi tempat ini seperti halnya oase di tengah gurun. Sebagai penyejuk warga.

Tempat yang bersih dan bebas dari pedagang.

Kalian akan betah berlama-lama disini. Di beberapa sudut terdapat tempat duduk yang nyaman. Atau kalian juga bisa lesehan di bawah saja. Namun, saya sarankan jangan menggelar tikar, karena akan mengganggu pengunjung yang lain yang memiliki hak yang sama.

Tempat ini juga bersih banget. Kesadaran pengunjung akan kebersihan lingkungan perlu diapresiasi. Petugas kebersihan juga rajin untuk selalu membersihkan sampah daun yang berjatuhan. Di beberapa tempat sudah tersedia tempat sampah yang terbagi menjadi organik dan non organik. Keren.

Bebas dari Pedagang Kaki Lima Yang Mangkal

Kita sudah tahu bersama bahwa di dalam setiap objek wisata yang ramai pengunjung selalu hadir pula pedagang kaki lima yang mangkal. Terlepas dari mencari duit, kadang mereka malah menutupi dan tak sengaja merusak objek wisata untuk kebutuhannya. Hal ini membuat pemandangan di sekitar menjadi kacau balau. Sehingga tidak enak untuk sekedar ambil foto.

Namun tempat ini tidak seperti itu, pedagang tidak diperbolehkan untuk berjualan di dalam area Monumen. Hanya ada beberapa pedagang asongan hilir mudik menjajakan minuman dan makanan ringan. Hal ini tentu saja membuat pengunjung tidak merasa terganggu dengan keberadaan mereka.

Area Bermain Anak dan Remaja

Selain menjadi tempat nongkrong yang asyik. Monumen Banjarsari juga menyediakan fasilitas bermain untuk anak dan remaja secara gratis. Terdapat dua bagian utama, yang pertama adalah Taman Kita Oreo dan taman yang dibangun oleh pemkot Solo itu sendiri.

Area Permainan Untuk Anak dan Remaja.
Tempat bermain tradisional.

Kedua taman ini dimaksudkan agar anak-anak dapat mengurangi ketergantungan mereka terhadap gadget secara intens. Mereka diharapkan memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan teman sebayanya. Selain itu mereka juga dapat melatih kegiatan fisik yang berguna untuk kesehatan mereka.

Relief Yang Menggambarkan Perjuangan Masyarakat Solo

Pada sisi bangunan, terdapat relief yang menggambarkan perjuangan masyarakat Solo sejak masa mengusir penjajah hingga memasuki orde baru. Semuanya tergambarkan dengan jelas dan detail. Kalian wajib untuk memperhatikan bagian ini agar tahu bagaimana keadaan Solo kala itu.

Relief Monumen yang menggambarkan Perjuangan Rakyat Solo.

Itulah sekelumit mengenai Monumen Perjuangan 45 Banjarsari yang menyediakan fasilitas publik yang menarik. Fasilitas yang dapat digunakan oleh masyarakat sekitar secara bebas sebagai tempat publik untuk berinteraksi dengan warga yang lain.

Untuk menuju kesana tidaklah terlalu sulit, karena berada di tengah kota. Dekat dengan RRI Surakarta dan Pasar legi. Oh iya, jalan di seputar Monumen itu jalur satu arah saja, jadi jangan sampai salah arah ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.